Minggu, 3 Mei 2026
light_mode

Warga Hutarimbaru Tolak Tirta Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 22 Apr 2016
  • print Cetak
Ketua Komisi III DPRD Madina Erwin Nasution bersama tokoh Desa Hutarimbaru meninjau lokasi sumber air bersih

Ketua Komisi III DPRD Madina Erwin Nasution bersama tokoh Desa Hutarimbaru meninjau lokasi sumber air bersih

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Desa Hutarimbaru Kecamatan Kotanopan menolak Aek Garingging sebagai sumber pengambilan air untuk perusahaan daerah air bersih Tirta Madina.

Alasan warga, jangankan untuk Tirta Madina, untuk kepentingan pengairan areal persawahan petani saja debit air Aek Garingging masih kurang, apalagi jika musim kemarau.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Hutarimbaru, M. Darwin menjelaskan bahwa penolakan tersebut  merupakan hasil keputuasan musyawarah tokoh-tokoh masyarakat dan ratusan warga desa.

Alasan penolakan Desa Hutarimbaru ini serupa dengan alasan penolakan yang dilakukan warga Desa Gunung Tua Kecamatan Panyabungan sekitar tahun 2000 lalu, yakni debit air Sungai Rantopuran akan berkurang untuk kepentingan persawahan di kawasan itu jika air dari Rura Siharimau diambil. Namun, sekarang Tirta Madina sudah memipakan air dari Rura Siharimau, dan debit air ke sawah petani tak berkurang.

Terkait penolakan Hutarimbaru ini, pihak Komisi III DPRD Madina mekakukan peninjauan, Rabu (20/4) dipimpin Ketua Komisi III, Erwin Efendi Nasution SH diikuti anggota Arsidin Batubara, H. Bahri Efendi, Hamsyah Lubis dan H Maraganti.

Selain melakukan dialog dengan warga, Komisi III sempat melakukan kunjungan ke lokasi pengambilan air minum dan melakukan pertemuan dengan masyarakat desa Hutarimbaru.

Selain kekhawatiran berkiurangnya debit air, warga juga mengaku selama ini  merasa dibodoh-bodohi  oleh Tirta Madina, karena hingga saat ini perjanjian antara pihak Tirta Madina dengan warga soal jaringan air untuk keperluan masjid belum direalisasikan pihak Tirta Madina.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Madina, Erwin Efendi Nasution, SH  kepada Mandailing online, Jum’at (22/4)  mengatakan pihaknya dalam waktu dekat ini akan memanggil Tirta Madina untuk  dimintai penjelasan penolakan warga Hutarimbaru itu. Komisi III juga akan terus berupaya menjembatani aspirasi yang disampaikan oleh warga masyarakat desa Hutarimbaru.

Peliput : Holik Nasution

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Bayi Ditemukan Dalam Keranjang

    Satu Bayi Ditemukan Dalam Keranjang

    • calendar_month Kamis, 29 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seorang bayi ditemukan di keranjang tergeletak di RSU Panyabungan, Kamis pagi (29/9). Bayi yang diperkirakan berumur 8 hari itu diduga diletakkan ibu yang melahirkannya agar diadopsi orang lain. Informasi yang di peroleh wartawan, penemu bayi pertama adalah salah seorang keluarga pasien RSU Panyabungan, sekitar pukul 5.45 wib, melihat bayi di dalam […]

  • Bupati Madina Digugat 1,6 Miliar

    Bupati Madina Digugat 1,6 Miliar

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Sebuah Lembaga Pelatihan Persiapan Olimpiade Pendidikan dan Lomba Prestasi menggugat Bupati Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Dinas Pendidikan Madina dan Manager Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Gugatan ini terkait wanprestasi dari Pelaksanaan Test IQ di Madina yang dilaksanakan setahun lalu. Humas Pengadilan Negeri Madina, Qisthi Widyastuti, SH mengatakan untuk lanjutan sidang akan […]

  • Video: Warga Hutapuli Kembali Tolak PT Sorikmas Mining

    Video: Warga Hutapuli Kembali Tolak PT Sorikmas Mining

    • calendar_month Selasa, 7 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Pertemuan antara warga Desa Hutapuli dengan pihak PT Sorikmas Mining belum menemukan titik terang. Warga tetap menolak kehadiran perusahaan yang bergerak di bidang tambang emas tersebut karena khawatir dengan dampak buruk aktivitas perusahaan.

  • Dampak Aktifitas Kapal Keruk, Lahan Sawit Warga Kampung Sawah Abrasi, Warga Minta Polisi Bertindak

    Dampak Aktifitas Kapal Keruk, Lahan Sawit Warga Kampung Sawah Abrasi, Warga Minta Polisi Bertindak

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    NATAL ( Mandailing Online )- Aktifitas Kapal keruk berkapasitas 25 meter kubik milik CV Parak Tele yang beroperasi di sungai batang natal wilayah Desa Kampung Sawah, Kecamatan Natal, Mandailing Natal( Madina ) diduga telah menimbulkan abrasi lahan kebun sawit warga. Kapala Keruk itu sendiri beraktifitas mengambil galian C jenis pasir. Ariansyah Inari pada Mandailing Online […]

  • Sampai Oktober Target PAD Madina baru 73,8%. Bapenda : Dinas Pariwisata dan Tenaga Kerja Masih Nihil

    Sampai Oktober Target PAD Madina baru 73,8%. Bapenda : Dinas Pariwisata dan Tenaga Kerja Masih Nihil

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Data dari Badan Pendapatan Daerah ( Bapenda ) Pemkab Madina. Terhitung sampai bulan oktober target pendapatan asli daerah (PAD) baru 73,8% atau Rp.98 miliar dari target Rp.134 miliar. “Untuk target PAD Tahun 2024 di seluruh sektor itu senilai 134M, dan capaian yang telah terselesaikan di peroleh dari berbagai sumber hingga 31 […]

  • Kemauan Politik Untuk Kopi Mandailing

    Kemauan Politik Untuk Kopi Mandailing

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Ratusan sudah nama “Mandheling Coffee” diproduksi puluhan negara dan menjadi salah satu bubuk kopi bergengsi di dunia internasional. Nomenclatur “Mandheling Coffee” pada merek dagang kopi di pasar internasional telah menobatkan nama Mandailing sangat terkenal di dunia. Tetapi, kopi Mandailing justru saat ini nyaris tak terlihat di tanah Mandailing. Kebun-kebun kopi rakyat di Mandailing surut […]

expand_less