Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Kemauan Politik Untuk Kopi Mandailing

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2015
  • print Cetak

 

Ratusan sudah nama “Mandheling Coffee” diproduksi puluhan negara dan menjadi salah satu bubuk kopi bergengsi di dunia internasional. Nomenclatur “Mandheling Coffee” pada merek dagang kopi di pasar internasional telah menobatkan nama Mandailing sangat terkenal di dunia.

Tetapi, kopi Mandailing justru saat ini nyaris tak terlihat di tanah Mandailing. Kebun-kebun kopi rakyat di Mandailing surut seiring keluarnya Belanda dari Indonesia. 

Tidak demikian di tanah Toba kawasan Siborong-borong hingga Lintong Nihuta, atau Gayo di  Aceh Tengah. Daerah-daerah itu hingga kini masih eksis berbudidaya kopi, sehingga biji kopi mereka setelah di tangan eksportir, sebagiannya menjelma menjadi kopi Mandailing. 

Apa yang salah? Tak ada. Kita hanya terlalu lama tak bergerak dan tidur.Mandheling Coffee adalah peluang maha besar. Tanah Mandailing juga adalah tanah kopi. Yang diperlukan hanya mendorong rakyat untuk kembali bertanam kopi dan mendorong swasta melirik peluang ini.

Dorongan untuk menghidupkan kembali kejayaan kopi Mandailing yang pernah diraih pada era kolonial Belanda. Selain kaitannya dengan upaya pertumbuhan ekonomi daerah, juga agar kopi yang bermerek dagang Mandheling Coffee betul-betul berbahan baku dari tanah aslinya, tanah Mandailing.

Kita sangat salut dengan upaya Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Madina yang sudah menyelesaikan grand desaign pengembangan Kawasan Agroforestry Kopi Mandailing di Ulu Pungkut.

Sebuah desain yang berdimensi luas. Ada gagasan pemberdayaan masyarakat lokal, ada sisi agrowisata, ada nuansa kearifan lokal bagi pelestarian hutan, dan tentu peluang bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Tentu ini langkah awal. Juga bukan basa basi selama seluruh pihak turut menyingsingkan lengan bersama-sama mengeroyok merealisasikan gagasan ini.

HIPMI Madina sudah kepincut pada gagasan ini, karena selain akan banyak menyerap tenaga kerja juga keuntungan untuk daerah. Wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara akan masuk ke Madina.

“Label kopi Mandailing luar biasa terkenalnya di ratusan negara. Jika kita memiliki satu kecamatan yang memiliki kebun kopi yang tertata dan didesain sedemikian rupa, maka wistawan lokal dan internasional pasti datang,” kata Sekretaris HIPMI Madina, Dia Ulhaq.

Masalahnya sekarang, adakah kemauan politik dari DPRD dan terutama bupati? Ini penting mengingat aplikasi gagasan ini membutuhkan dana yang besar dan membutuhkan keterlibatan secara lintas sektoral.

Kita yakin, apabila kemampuan anggaran daerah terbatas untuk merealisasikan agroforestry ini, keterlibatan pihak swasta bisa menjadi solusi. Atau perusahaan daerah jika kelak berdiri, tak mustahil saham-saham swasta pasti masuk bagi proyek agroforestry ini.

Tentu semua sepakat bahwa kopi Mandailing termasuk salah satu potensi yang akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah jika dikembangkan sebagaimana Asisten Residen Mandailng Angkola, Phillipus Godon membuka dan mengembangkan kebun kopi rakyat di tanah Mandailing era 1840-an. Mari. (Dahlan Batubara)

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekonomi Syariah Itu Memanusiakan Manusia

    Ekonomi Syariah Itu Memanusiakan Manusia

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Indah Mustika Tanjung, S.Kom Karyawan swasta, tinggal di Sibolga PT Bank Syariah Indonesia Tbk berencana melakukan kolaborasi dan sinergi dengan lembaga riset dan perguruan tinggi. Tujuannya untuk pengembangan ekonomi syariah.( https://finance.detik.com) Melihat bagaimana hari ini ekonomi indonesia mulai melirik sistem ekonomi syariah yang membuat BSI menjadi Top 10 BANK syariah global berdasarkan kapitalis […]

  • Pejabat Madina Siap-siap Dimutasi

    Pejabat Madina Siap-siap Dimutasi

    • calendar_month Sabtu, 18 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Menunggu dilaksanakannya Pemilukada ulang di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kementrian Dalam Negeri mengeluarkan putusan mengangkat pejabat bupati. Kepala Dinas Perkebunan Sumut Aspan Sofian Batubara ditunjuk mengisi jabatan tersebut. Ia dilantik Gubernur Sumut Syamsul Arifin di Aula Martabe Kantor Gubernur, Jl Diponegoro, Medan, Jumat (17/09/2010). Masa jabatan Aspan nantinya terbilang singkat. Besar kemungkinan tak sampai hitungan […]

  • Bupati Menciptakan Kesempatan Rakyat Berusaha

    Bupati Menciptakan Kesempatan Rakyat Berusaha

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati adalah sebuah jabatan yang diberikan amanah dan kewenangan mengatur sumber daya negara untuk digunakan sebesar-besarnya dalam menyusun kebijakan publik dan mendekatkan urusan pemerintahan kepada rakyat. Itu diungkap Irwansyah Nasution,SP pengamat Mandailing Natal (Madina) kepada Mandailing Online via aplikasi WhatsApp, Kamis (1/8/2024). Belau adalah Alumni Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Oleh […]

  • Kepsek SDN Tambang bolos ngajar

    Kepsek SDN Tambang bolos ngajar

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Mandailing Natal, Musaddad Daulay, diminta menindak tegas oknum Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri 142632 Tambangan Jae, Kecamatan Tambangan, berinisial M yang tidak disiplin dan telah bertahun-tahun tidak mempedulikan kelangsungan proses belajar di sekolah itu. “Kadisdik harus segera menindaklanjuti keluhan para orangtua murid tersebut. Tindakan tegas sudah pantas diberikan kepada […]

  • Brigjend TNI Sofwat Nasution Silaturrahim dengan Wartawan

    Brigjend TNI Sofwat Nasution Silaturrahim dengan Wartawan

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal calon bupati Madina, Brigjend TNI (Purn) Sofwat Nasution melakukan silaturrahim dengan kalangan wartawan di Panyabungan, Rabu (17/7/2019). Silaturrahim yang berlangsung di rumah makan Paranginan, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) itu membincangkan berbagai sisi Kabupaten Madina serta pemilihan kepala daerah yang sudah dekat.. Sekitar 20 wartawan dari berbagai media massa […]

  • KSAD: Status Waspada jika Selisih Hasil Pilpres Kurang dari Lima Persen

    KSAD: Status Waspada jika Selisih Hasil Pilpres Kurang dari Lima Persen

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TNI menyebut status waspada jika selisih suara hasil pemilihan presiden (pilpres) 9 Juli besok antara pasangan Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK hanya di bawah lima persen. "Kalau selisih nya dibawah lima persen kita waspada, kalau di atas lima persen aman," jelas Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Budiman usai menggelar teleconference bersama KPU, Bawaslu dan 17 Pangdam […]

expand_less