Jumat, 29 Mei 2026
light_mode

Kemauan Politik Untuk Kopi Mandailing

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2015
  • print Cetak

 

Ratusan sudah nama “Mandheling Coffee” diproduksi puluhan negara dan menjadi salah satu bubuk kopi bergengsi di dunia internasional. Nomenclatur “Mandheling Coffee” pada merek dagang kopi di pasar internasional telah menobatkan nama Mandailing sangat terkenal di dunia.

Tetapi, kopi Mandailing justru saat ini nyaris tak terlihat di tanah Mandailing. Kebun-kebun kopi rakyat di Mandailing surut seiring keluarnya Belanda dari Indonesia. 

Tidak demikian di tanah Toba kawasan Siborong-borong hingga Lintong Nihuta, atau Gayo di  Aceh Tengah. Daerah-daerah itu hingga kini masih eksis berbudidaya kopi, sehingga biji kopi mereka setelah di tangan eksportir, sebagiannya menjelma menjadi kopi Mandailing. 

Apa yang salah? Tak ada. Kita hanya terlalu lama tak bergerak dan tidur.Mandheling Coffee adalah peluang maha besar. Tanah Mandailing juga adalah tanah kopi. Yang diperlukan hanya mendorong rakyat untuk kembali bertanam kopi dan mendorong swasta melirik peluang ini.

Dorongan untuk menghidupkan kembali kejayaan kopi Mandailing yang pernah diraih pada era kolonial Belanda. Selain kaitannya dengan upaya pertumbuhan ekonomi daerah, juga agar kopi yang bermerek dagang Mandheling Coffee betul-betul berbahan baku dari tanah aslinya, tanah Mandailing.

Kita sangat salut dengan upaya Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Madina yang sudah menyelesaikan grand desaign pengembangan Kawasan Agroforestry Kopi Mandailing di Ulu Pungkut.

Sebuah desain yang berdimensi luas. Ada gagasan pemberdayaan masyarakat lokal, ada sisi agrowisata, ada nuansa kearifan lokal bagi pelestarian hutan, dan tentu peluang bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Tentu ini langkah awal. Juga bukan basa basi selama seluruh pihak turut menyingsingkan lengan bersama-sama mengeroyok merealisasikan gagasan ini.

HIPMI Madina sudah kepincut pada gagasan ini, karena selain akan banyak menyerap tenaga kerja juga keuntungan untuk daerah. Wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara akan masuk ke Madina.

“Label kopi Mandailing luar biasa terkenalnya di ratusan negara. Jika kita memiliki satu kecamatan yang memiliki kebun kopi yang tertata dan didesain sedemikian rupa, maka wistawan lokal dan internasional pasti datang,” kata Sekretaris HIPMI Madina, Dia Ulhaq.

Masalahnya sekarang, adakah kemauan politik dari DPRD dan terutama bupati? Ini penting mengingat aplikasi gagasan ini membutuhkan dana yang besar dan membutuhkan keterlibatan secara lintas sektoral.

Kita yakin, apabila kemampuan anggaran daerah terbatas untuk merealisasikan agroforestry ini, keterlibatan pihak swasta bisa menjadi solusi. Atau perusahaan daerah jika kelak berdiri, tak mustahil saham-saham swasta pasti masuk bagi proyek agroforestry ini.

Tentu semua sepakat bahwa kopi Mandailing termasuk salah satu potensi yang akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah jika dikembangkan sebagaimana Asisten Residen Mandailng Angkola, Phillipus Godon membuka dan mengembangkan kebun kopi rakyat di tanah Mandailing era 1840-an. Mari. (Dahlan Batubara)

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 252 Anggota Koperasi Kuala Tunak Tabuyung Hadiri RAT, Pertanggungjawaban Diterima

    252 Anggota Koperasi Kuala Tunak Tabuyung Hadiri RAT, Pertanggungjawaban Diterima

    • calendar_month Minggu, 25 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    TABUYUNG ( Mandailing Online) : Rapat Anggota Tahunan (RAT) merupakan kewajiban setiap koperasi, karena merupakan wujud dari pertanggung jawaban pengurus dan pengawas kepada anggota atas kinerjanya. Dalam menjalankan kewajiban tersebut, Koperasi Kuala Tunak yang ada di Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) Jum’at 23/8/2024 melaksanakan RAT. Ketua Koperasi Kuala Tunak […]

  • Madina Zona Merah, Tak Bermasker Push Up 10 Kali

    Madina Zona Merah, Tak Bermasker Push Up 10 Kali

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut ditetapkan zona merah Covid-19. Pemda Madina pun menerbitkan regulasi pencegahan dan penanggulangan sebaran virus corona, termasuk sanksi bagi warga yang tak bermasker di tempat umum. Salah satu sanksi yang diterapkan adalah hukuman push up 10 kali. Aturan itu ditegaskan melalui Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 30 Tahun […]

  • Rekaman Suara "Osama" Ancam Prancis Pemerintah Prancis menanggapi ancaman ini dengan sangat serius.

    Rekaman Suara "Osama" Ancam Prancis Pemerintah Prancis menanggapi ancaman ini dengan sangat serius.

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Stasiun televisi berita Al-Jazeera, Rabu 27 Oktober 2010, menyiarkan rekaman seseorang, yang diduga adalah suara Osama bin Laden, pemimpin jaringan teroris al-Qaeda. Dalam rekaman tersebut, bin Laden memperingatkan pemerintah Prancis menarik tentaranya dari Afghanistan dan mencabut larangan pemakaian burqa. “Jika kalian ingin menindas kami dan berpikir bahwa kalian berhak melarang wanita mengenakan burqa, berarti kami […]

  • Film Si Bisuk Naoto Sudah Beredar

    Film Si Bisuk Naoto Sudah Beredar

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Film Mandailing “Si Bisuk Naoto” sudah beredar di Mandailing Natal, Tapanuli Selatan dan Sidempuan pasca lebaran ini. Bagi para peminat sudah bisa mendapatkannya di toko-toko kaset terdekat. Film ini bercerita tentang gadis desa diperankan Nila Sari yang jatuh cinta kepada Si Bisuk Naoto diperankan Jul Fikar, pemuda lugu dengan sedikit […]

  • Truk Terguling di Jembatan Manyabar

    Truk Terguling di Jembatan Manyabar

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu unit truk colt diesel terguling di dek abutmen jembatan Manyabar, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal, Senin (23/1/2016). Truk yang membawa material krikil itu terguling yang diduga akibat tidak ada besi penahan pada bangunan dek, sementara ketinggian badan jalan cukup tinggi sehingga kondisinya curam. Tidak ada korban jiwa di peristiwa itu. Sejumlah […]

  • Kasus Taman Raja Batu, Kejatisu Didesak Selidiki Bupati Madina

    Kasus Taman Raja Batu, Kejatisu Didesak Selidiki Bupati Madina

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) : Mahasiswa kembali berunjukrasa di Kejatisu meminta penyelidikan atas dugaan keterlibatan bupati Madina dalam kasus Taman Raja Batu. Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Tapanuli bagian Selatan (Ima Tabagsel) juga meminta Kejatisu menetapkan pejabat di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Madina serta pejabat di Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) sebagai tersangka dalam kasus […]

expand_less