Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Tak Ada Rambin, Warga Bergelayut di Tali Kawat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 25 Apr 2016
  • print Cetak
Seorang pria harus bergantung pada seutas tali kawat menyeberang Sungai Batang Gadis  di Desa Muara Siambak Kecamatan Kotanopan.

Seorang pria harus bergantung pada seutas tali kawat menyeberang Sungai Batang Gadis di Desa Muara Siambak Kecamatan Kotanopan.

KOTANOPAN (Mandailing Online) – Tak ada jembatan, tak ada rambin alias titi gantung, warga terpaksa bergelayut di kawat menyeberangi sungai agar sampai ke areal persawahannya.

Itu terjadi di Desa Muara Siambak Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal. Selama ini, warga sangat mengharapkan pembangunan titi gantung, tetapi belum pernah terealisasi. Warga terpaksa memasang kawat di atas sungai Batang Gadis yang berarus keras dan dalam.

Hal ini dilakukan agar sampai ke tempat usahanya, sawah dan kebun. Sebab rata-rata sawah atau kebun warga di daerah ini berada di seberang Sungai Batang Gadis.

Asrul Sani (50) salah seorang warga yang sering lewat bergantungan di kawat tersebut mengatakan kemarin, pemasangan  kawat ini adalah inisatif dirinya. Kebetulan areal persawahan dan kebunnya ada di seberang sungai Batang Gadis. Setiap hari ia selalu lewat melalui sungai ini. Namun beberapa bulan terakhir dirinya sering terkendala disebabkan seringnya banjir sungai ini.

Lantas, ia pun berpikir bagaimana caranya agar bisa sampai ke seberang Sungai Batang Gadis. Ide muncul. Kawat dibentangkan di atas sungai kemudian di pasang riol. Setelah dicoba, ternyata riolnya tempat pengikatan tali tidak bisa jalan. Akhirnya ia memutuskan bergantungan saja di kawat yang dientangkan tersebut.

Menurut pengakuannya, tidak semua warga mampu bergelayut di kawat ini, utamanya perempuan. Kaum perempuan lebih memilih tidak ke sawah atau ke kebun jika sungai sedang meluap.

Asrul Sani berharap agar Pemkab Madina secepatnya membangun rambin di kawasan ini. Sebab setiap kali terjadi banjir warga terkendala untuk menyeberangi sungai.

Kepala Desa Muara Siambak, Zulkifli Matondang  yang dihubungi membenarkan bahwa sebagian warga bergelayut di tali jika sungai Batang Gadis meluap.

Peliput : Lokot Husda Lubis

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atika dan PKS Bantu Korban Ledakan Tabung LPG

    Atika dan PKS Bantu Korban Ledakan Tabung LPG

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersama calon wakil bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution memberikan bantuan kepada keluarga korban ledakan tabung gas LPG. Bantuan jenis uang tunai itu diserahkan di ruang perawatan RSU Panyabungan, Selasa (30/6/2020) oleh Atika Azmi Utammi dan Ketua DPD PKS Madina, Ustad Wahiddin Arjun. Korban ledakan itu satu […]

  • Delapan Mahasiswa asal Sumut Diwisuda di Universitas Al-Ahgaf Yaman

    Delapan Mahasiswa asal Sumut Diwisuda di Universitas Al-Ahgaf Yaman

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TARIM, YAMAN  (Mandailing Online) – Sebanyak delapan mahasiswa asal Sumatera Utara (Sumut) menyelesaikan S-1 di Universitas Al-Ahgaf, Tarim, Hadramaut, Yaman. Mereka diwisuda di Auditorium Mahsun, tepatnya sekitar 500 meter dari gedung Fakultas Syariah Universitas Al-Ahgaf, Kamis (29/5/2025). Wisuda ini membanggakan Sumatera Utara, Indonesia karena para mahasiswa yang berkuliah di Timur Tengah berhasil menyelesaikan studi jenjang […]

  • Poda Nalimado Angkang Ulang Poda Naonom

    Poda Nalimado Angkang Ulang Poda Naonom

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Anggo ajar poda ni ompungta naparjolo sunduti poda nalimado inda poda naonom namartamba maso sannarion dei, baen pinbtar-pintar ni halak sangape baen akal-akalna itambai dongan poda nalimai manjadi poda naonom. Antusanni poda napaonom naipe paias caku nidonganmu, inda nacocok boto anggo songoni bope songonima nasalalu tarjadi zaman sannarion. Poda nalimai ma songoni ita tiopi arana […]

  • Ini Pemicu Ricuh Hitung Suara Pilkades di Desa Huta Damai Panyabungan Utara

    Ini Pemicu Ricuh Hitung Suara Pilkades di Desa Huta Damai Panyabungan Utara

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ): Tadi malam, aksi protes antara pendukung calon Kepala Desa di Desa Huta Damai, Kecamatan Panyabungan Utara, Mandailing Natal sempat terjadi ricuh, pendukung pasangan nonor urut 3 atas nama Agus Marlampos protes hasil penghitungan suara panitia Pilkades Desa itu, pasalnya hasil perhitungan suara yang dimenangkan Cakades petahana Albert Paulus Sihombing nomor urut […]

  • Wakil Bupati Apresiasi Ibadah Qurban Mandailing Malaysia di Tanah Leluhur

    Wakil Bupati Apresiasi Ibadah Qurban Mandailing Malaysia di Tanah Leluhur

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandaiing Online) – Wakli Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution mengapresiasi pelaksanaan ibadah qurban Idul Adha etnis Mandailing Malaysia di tanah leluhur, Mandailing. “Saya mengucapkan terimakasih kepada saudara-saudara halak Mandailing Malaysia atas pelaksanaan ibadah qurban di tanah leluhur ini,” katanya kepada wartawan, Selasa (15/10/2013) di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara. Pelaksanaan ibadan qurban […]

  • Tarif Kereta Api Medan-Tanjungbalai Naik Rp10 Ribu

    Tarif Kereta Api Medan-Tanjungbalai Naik Rp10 Ribu

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Medan, – Manajemen PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara memastikan bakal menaikkan tarif kereta api kelas ekonomi terhitung 1 April menyusul terjadinya fluktuasi harga bahan bakar minyak, nilai tukar rupiah dan termasuk biaya operasional. “Rencana kenaikan tarif kereta api itu sudah diumumkan dan disosialisasikan sejak awal Maret. Jadi tidak ada alasan menunda […]

expand_less