Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

DPP PPP Berhentikan Ketua DPC Madina dan Tapteng

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
  • print Cetak

Medan, Dewan Pimpinan Pusat Partai Perastuan Pembangunan (DPP PPP), memberhentikan pimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

“Secara resmi DPP PPP telah memberhentikan pimpinan DPC PPP di Madina dan Tapteng,” kata Ketua DPW PPP Provinsi Sumatera Utara H Fadly Nurzal, S.Ag kepada wartawan, Rabu (3/10).

Disebutkan Fadly, untuk menjaga eksistensi PPP di dua kabupaten itu, DPW PPP juga telah mengambil sikap menindaklanjuti keputusan DPP tersebut. ” Kita telah mengangkat Ir Andi Jaya Matondang MMT sebagai Ketua DPC PPP Tapteng dan Drs H Yulizar Parlagutan Lubis sebagai Ketua DPC PPP Madina,” ujarnya.

Fadly menjelaskan, ada tiga tugas utama yang harus dilaksanakan Andi Jaya dan Yulizar. Yakni mengamankan pelaksanaan kosolidasi partai secara internal. Kedua mengamankan kebijakan partai terkait Pemilukada yang akan dilansungkan di dua kabupaten tersebut. Ketiga tetap menjaga konsolidasi partai dengan seluruh simpul dan kelompok strategis di masyarakat, inklud di dalam konsolidasi kepada seluruh pimpinan umat Islam.

Dikatakan Fadly, saat ini PPP sedang melakukan proses konsolidasi kepengurusan ditingkat Pimpinan Ranting dan Pimpinan Anak Cabang (PAC). Hal itu sesuai dengan hasil Mukernas II di Medan dan petunjuk pelaksanaan (Juklak) DPP PPP No.1888 tentang pelaksanaan konsolidasi kepengurusan di tingkat Ranting dan PAC.

“Jadi ketua DPC dan Sekretaris DPC yang diangkat bertanggungjawab penuh untuk mengamankan dan melaksanakan konsolidasi internal tersebut,” tegasnya.

Kemudian, di dua kabupaten itu saat ini sedang terjadi suksesi demokrasi dengan dilaksanakannya Pemilukada. Di Madina, kata Fadly, sedang menunggu proses pelaksanaan pemilukada ulang, setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan hasil pemilukada pertama diputuskan di ulang. Kemudian di Tapteng saat ini sedang berlangsung proses tahapan pemilukada.

Terkait konsolidasi pada umat, Fadly mengatakan, saat ini PPP adalah satu-satunya partai yang tetap istiqomah menggunakan azas Islam. Untuk itu, pimpinan, fungsionaris dan kader PPP tidak boleh putus hubungan silaturahmi dengan siapapun dan apapun alasannya. Atas dasar itu pula, ketua Tapteng dan Madina sebagai peminpin yang diberi amanah dan tanggungjawab harus mampu membangun komunikasi dengan seluruh kelompok strategis di tengah-tengah umat.

Dibagian lain, Yulizar Parlagutan Lubis ketika ditanya tanggapannya seputar pengangkatannya sebagi ketua DPC PPP Madina, mengatakan siap melaksanakan amanah dan tanggungjawab yang diberikan pimpinan. “Saya bersama Sekretaris Ahmadan Harahap, S.Ag siap melaksanakan tugas dan tanggungjawab tersebut,” ucapnya.

Di tempat terpisah, Andy Jaya Matondang mengatakan hal senada. Dikatakannya sebagai kader yang baik, amanah dan tanggungjawab yang diberikan pimpinan wajib dilaksanakan. “Ketika kita diberi kepercayaan dan tanggungjawab, maka hukumnya wajib melaksanakannya,” ucapnya. (sug)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madina Raih 5 Besar Program TB Paru Se-Sumut

    Madina Raih 5 Besar Program TB Paru Se-Sumut

    • calendar_month Kamis, 6 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Tahun 2012 ini Madina mampu menempati posisi 5 besar terbaik di Sumatera Utara dalam hal program penanganan penyakit TB Paru, sesuai surat Dinas Kesehatan Provinsi Nomor: 440.443/588/V/2012, tanggal 7 Juni 2012. Raihan itu berdasar hasil cakupan program TB (tuberculosis) Paru dari Januari hingga Desember 2011. Program TB paru sendiri sudah mulai diusung […]

  • Senja di Pantai Natal

    Senja di Pantai Natal

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        BERANJAK –Seekor kerbau beranjak menuju daratan melintasi garis edar matahari dalam keremangan senja di pantai Panggautan, Natal, Kabupaten Mandailing Natal. Sejumlah titik pantai di Natal memiliki panorama alam yang eksotis dan indah, hanya saja belum dijamah untuk objek wisata.   Peliput: Holik Nasution Editor    : Dahlan Batubara

  • dr. Rajamin Sebut Banyak Pekerja Fiktif di RSU Husni Thamrin Natal, Terima Gaji Tak Masuk Kerja

    dr. Rajamin Sebut Banyak Pekerja Fiktif di RSU Husni Thamrin Natal, Terima Gaji Tak Masuk Kerja

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – Mandailing Online: Terkait statmen Direktur RSU Husni Thamrin di Kecamatan Natal, Mandailing Natal ( Madina) dr. Muhammad Rajamin Nasution yang mengatakan ada proyek fiktif di RSU Husni Thanrin. Sabtu Sore 13/7 pada Mandailing Online ia menjelaskan, tujuan pernyataan proyek fiktif itu sebenarnya bukan proyek fisik atau belanja rutin. “Maksud saya prokyek fiktif itu […]

  • Padi Varietas IF16, Menghasilkan 12 Ton/Ha

    Padi Varietas IF16, Menghasilkan 12 Ton/Ha

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Petani di Mandailing Natal (Madina) bisa bergembira. Saat ini sudah ada varietas padi yang mampu menghasilkan gabah 12 ton per hektar. Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI) yang memperkenalkan varietas padi unggul IF (Indonesian Farmers) 16. AB2TI adalah asosiasi yang didirikan petani. Selain disebut tahan hama penyakit seperti wereng batang cokelat, penggerak […]

  • Fahrizal Efendi dan Upaya Pengembangan Pesantren Abinnur Al-Islami

    Fahrizal Efendi dan Upaya Pengembangan Pesantren Abinnur Al-Islami

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Pondok Pesantren Abinnur Al-Islami merupakan asset penting bagi umat muslim di Mandailing Natal. Asset penting karena pesantren ini sejak berdiri pada tahun 2006 telah fokus untuk melahirkan santri-santri hafizul Qur’an. Pesantren yang berlokasi di Kelurahan Mompang Jae, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara ini juga fokus dalam kitab klasik, yakni kitab […]

  • Malaysia Belajar Tangani Napi ke Indonesia

    Malaysia Belajar Tangani Napi ke Indonesia

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Penyebutan penjara di Indonesia dengan “pemasyarakatan” menarik perhatian pihak Maktab Penjara Kerajaan Malaysias. Mereka juga salut melaihat keterampilan warga binaan LP Klas I Tanjung Gusta Medan, khususnya dalam budidaya jangkrik. Komandan Maktab Penjara Kerajaan Malaysia Nawawi Bin Hamid dalam kunjungannya sekaligus studi banding 54 taruna Maktab Penjara Kerajaan Malaysia atau Akademi Pemasyarakatan ke di […]

expand_less