Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Irigasi Sering Rusak, Belasan Petani Gagal Panen

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 27 Apr 2016
  • print Cetak
Rumpun padi di Desa Muara Siambak sedikit menghasilkan bulir akibat kerusakan irigasi

Rumpun padi di Desa Muara Siambak sedikit menghasilkan bulir akibat kerusakan irigasi

KOTANOPAN (Mandailing Online) – Irigasi sering rusak, belasan petani di Desa Muara Siambak, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal gagal panen.

tepatnya di desa Muara Siambak dan Muara Pungkut Kab. Mandailing Natal gagal Panen. Kondisi ini tentunya membuat petani pasrah di tengah himpitan ekonomi saat ini.

Informasi yang di himpun dari sejumlah petani, irigasi bondar Bariba Tamiang  yang berhulu di Kelurahan Tamiang sejak mulai masa tanam selalu rusak dihantam arus sungai Batang Gadis jika meluap.

“Irigasinya rusak, bayangkan saja sejak padi ini ditanam tiga bulan lalu, baru satu kali dapat air, setelah itu tidak pernah lagi,” ungkap Husin Lubis seorang oetani di Desa Muara Siambak, kemarin.

Akibatnya kondisi padi tidak dapat berkembang. Tinggi tanaman padi hanya sekitar 30 cm, sedangkan bulir padi tidak ada yang muncul. Padahal, biaya yang dikeluarkan para petani untuk membantu perbaikan irigasi dengan cara gotong royong mencapai Rp. 600 ribu per petani. Namun kerusakan hulu irigasi selalu terjadi jika Batang Gadis meluap.

“Kalau irigasi ini bagus, biasanya pendapatan kami mencapi 70 kaleng setiap panen. Namun panen kali ini pendapatannya hanya 5 kaleng (1 kaleng setara dengan sekitar 12 Kg gabah). Jadi ini murni gagal panen akibat ketiadaan air”, ujarnya.

Hasil panen 5 kaleng ini tentunya tidak mampu lagi menutupi biaya perbaikan irigasi yang telah dikeluarkan. Konon pula menutubi biaya produksi sawah, untuk kebutuhan rumah tangga pun tak terharapkan. Belum lagi untuk biaya sewa tanah areal persawahan kepada si pemilik.

“Padahal, panen ini satu-satunya harapan kita untuk stok belanja satu panen kedepan dan untuk biaya menyekolah anak-anak,”tambah Husin.

Hal yang sama juga dialami petani Asrul Sani Lubis. Diungkapkannya, hasil panennya biasanya mencapai 200 kaleng, tetapi di panen ini hanya 10 kaleng.

“Iya, dapatnya cuma 10 kaleng, berarti hilang 90 kaleng. Kami hanya bisa pasrah, habis bagai mana lagi, irigasinya rusak terus saat musim tanam tiba. Perbaikan telah dicoba beberapa kali, namun selalu rusak dihantam banjir,” ucapnya.

Sejauh ini tak diketahui secara pasti luas areal persawahan yang gagal panen. Hanya saja berdasar catatan, terjumlah sekitar 15 petani yang mengalaminya.

Peliput : Lokot Husda Lubis

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Siap Berdialog Tentang Batas TNBG

    Warga Siap Berdialog Tentang Batas TNBG

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga desa-desa di ring Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) siap berdialog dengan pemerintah soal tapal batas TNBG yang hingga kini masih rancu. Tapal batas TNBG yang belum difinalkan telah mengganggu aktivitas penduduk berkebun. Forum Keluarga Besar Batang Natal (FKBBN) Mara Halim Nasution kepada wartawan, Minggu (7/7/2013) di Panyabungan menyatakan warga siap […]

  • RI-Malaysia, bagai air dan minyak

    RI-Malaysia, bagai air dan minyak

    • calendar_month Sabtu, 1 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Indonesia bakal bertemu musuh bebuyutan Malaysia dalam babak penyisihan Grup B Piala AFF 2012, Sabtu (1/12). Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla optimis timnas mampu membungkam Harimau Malaya. “Saya memprediksi Indonesia menang. Ya, minimal seperti kemarin melawan Singapura 1-0,” kata JK saat ditemui di Kongres Dewan Masjid Indonesia (DMI), hari ini. “Kalau bisa […]

  • Tarif CPNS Langkat Rp160 Juta

    Tarif CPNS Langkat Rp160 Juta

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Di Tebing Tinggi, 15 Formasi Masih Kosong LANGKAT-Jumlah pelamar CPNS tahun 2010 baru mencapai 5.210, menurun hingga 50 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai angka 12.089 orang. Beredar isu, hal ini dikarenakan pelamar banyak yang kurang percaya dengan panitia seleksi CPNS Pemkab Langkat. Kabarnya, kuota CPBS tahun ini sudah diisi anak-anak pejabat dan ’orang kaya’ […]

  • Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Didukung

    Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Didukung

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Salah satu tokoh Mandailing Natal yang berdomisili di Jakarta, Asman Akhir Nasution mengatakan, Senin (23/3/2015) bahwa acara Forum Grup Diskusi tentang Geothermal (Panas Bumi) yang diselengarakan di Panyabungan pada 17 Maret lalu, merupakan sebuah langkah yang positif. Apalagi, menurutnya, acara yang diprakarsai oleh Bupati Mandailing Natal, H. Dahlan Nasution itu […]

  • Film biola Namabugang Berkarakter Mandailing

    Film biola Namabugang Berkarakter Mandailing

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 10Komentar

    Sebuah film yang berkarakter Mandailing “Biola Namabugang” terinspirasi dari banyaknya sumber hayati di Kabupaten Mandailing Natal. Askolani Nasution Sutradara Film ini mengharapkan Pemda Mandailing Natal dapat membuat terobosan-terobosan serta menggali potensi keragamana hayati yang ada di Kabupaten Mandailing Natal.(MO)

  • Seputar Anggota DPRD Tiduri Pegawai Honor

    Seputar Anggota DPRD Tiduri Pegawai Honor

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Djafar: Saya Difitnah & Diperas MADINA; Anggota DPRD Mandailing Natal, Djafar Siddiq Nasution (40), mengaku telah difitnah terkait adanya pengakuan Widuri (nama samaran), pegawai honor di Pemkab Madina yang mengaku telah ditidurinya. Selain itu, politisi dari PAN ini juga menyebutkan ada unsur pemerasan terkait hal tersebut. “Kita akan menuntut balik atas pencemaran nama baik dan […]

expand_less