Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

PP Gabema Madina Beberkan Dampak Negatif Geothermal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Ketua Pimpinan Pusat Keluarga Besar Mahasiswa Mandailing Natal (PP Gabema Madina) Agussalam Nasution mengatakan, sebetulnya banyak sekali dampak negatif dari kehadiran geothermal, diantaranya pengeboran sumur geothermal menghasilkan berbagai macam limbah.

Hal itu disampaikan Agussalam di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Jumat (25/03/2011).

Dijelaskannya, dalam eksplorasi geothermal jumlah limbah yang paling besar dihasilkan adalah drill cutting (serpih bor) yang menurut PP No 18 jo 85 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), drill cutting yang dihasilkan termasuk dalam limbah B3 yang wajib untuk dikelola.

Selain itu pembangunan geothermal juga akan mengakibatkan terjadinya ancaman hujan asam yang akan merugikan masyarakat, terganggunya stabilitas tanah sehingga bisa menimbulkan bahaya erosi dan amblesan (subsidence) akibat pengeboran (drilling) dan lalu lalangnya kendaraan pengangkut alat- alat berat (trailler).

Dampak lainnya juga adalah menyusut dan menurunnya debit maupun kualitas sumber mata air tanah maupun sungai-sungai di sekitar area pembangunan yang akan menyebabkan gangguan pada kehidupan biota perairan dan menurunkan kemampuan tanah untuk menahan air.

Selain itu kehadiran geothermal juga bisa berakibat terganggunya kelimpahan dan keanekaragaman jenis biota air karena diperkirakan akan tercemar zat-zat kimia SO2, C02, CO, NO2 dan H2S yang mana zat-zat ini juga bisa menyebebakan menurunnya kualitas kesehatan masyarakat sekitar karena udara akan tercemar gas H2S yang dihasilkan PLTP pada tahap uji coba sumur pemboran.

“Jadi kalau dikatakan geothermal itu ramah lingkungan, tunggu dulu. Jangan langsung percaya,” tegas Agussalam yang pernah menjadi penyuluh lingkungan pada Yayasan Hayati Indonesia. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diguyur Hujan Lebat Satu Jam, Panyabungan Kebanjiran

    Diguyur Hujan Lebat Satu Jam, Panyabungan Kebanjiran

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hujan deras dan angin kencang mengguyur kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal sejak sore pukul 03: 00 Wib, panyabungan Kota dilanda banjir. Tak ayal kemacetan parah terjadi di sepanjang jalan Willem Iskander Madina. Pantauan Berita di depan Gedung sekolah arap Albarkah Kelurahan Sipolu- polu kecamatan panyabungan kota, air menggenangi semua sekolah Albarkah dan murid sekolah langsung […]

  • Di Tengah Reses, Zubaidah Kasih Kejutan kepada Pengurus MDTA dan Pengajian Ibu-Ibu

    Di Tengah Reses, Zubaidah Kasih Kejutan kepada Pengurus MDTA dan Pengajian Ibu-Ibu

    • calendar_month Minggu, 29 Agt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    RUMBIO (Mandailing Online) – Mandailing Natal dikenal dengan jargon Negeri Beradat Taat Beribadat, tapi perhatian terhadap MDTA dan Ibu-ibu belum maksimal. Terutama kesejahteraan guru MDTA. Padahal keduanya adalah pondasi membangun generasi beriman dan beradat. Hal itu menjadi perhatian dan aspirasi yang disampaikan masyarakat di wilayah Kecamatan Panyabungan ketika mengikuti Reses III Anggota DPRD Tahun Sidang […]

  • Pertanian Tersisihkan di Perkotaan: Antara Makan Atau Tempat Tinggal?

    Pertanian Tersisihkan di Perkotaan: Antara Makan Atau Tempat Tinggal?

    • calendar_month Senin, 2 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Syaiful Bahri Mahasiswa Pascasarjana IPB Program Studi Agribisnis Sensus penduduk Indonesia pada tahun 2010 menunjukkan angka 237.641.326 jiwa dan di tahun 2018 diproyeksikan jumlah penduduk mencapai 265.015.300 jiwa (www.bps.go.id). Pertumbuhan penduduk Indonesia cenderung meningkat tiap tahunnya, terlihat dari data sensus penduduk tahun 1971 sampai 2010 dan data proyeksi jumlah penduduk Indonesia berdasarkan BPS […]

  • Kopri Pc PMII Madina Pertanyakan SIPP PN Madina yang Lumpuh, Wakil Ketua PN : SIPP Mengalami Masalah sejak April

    Kopri Pc PMII Madina Pertanyakan SIPP PN Madina yang Lumpuh, Wakil Ketua PN : SIPP Mengalami Masalah sejak April

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Natal) – Pengurus Cabang Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri Kabupaten Mandailing Natal (Kopri Pc. PMII Madina) Audensi dengan Pengadilan Negeri Mandailing Natal (Madina) sebab tidak berfungsinya sejumlah fitur penting dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) dengan nomor surat 002.KOPRI-PC-XV.U-01.01.D.-1.06.2025. Kata Devi Rahmasari Ketua Kopri PC PMII Madina. Dalam isi surat tertulis tersebut. […]

  • Pastap Butuh Perbaikan Jembatan Agar Angkutan Kopi Mandailing Lancar

    Pastap Butuh Perbaikan Jembatan Agar Angkutan Kopi Mandailing Lancar

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) –  Desa Pastap Jae dan Pastap Julu Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal mengeluhkan jembatan yang tak mampu dilewati truk. Penduduk di dua desa ini banyak berbudidaya kopi Mandailing serta kemiri, kakao dan karet. Kendala jembatan itu menyebabkan pemasaran komoditas ke luar kawasan terkendala. Tokoh Masyarakat, Jamontir kepada  Mandailing Online,  baru-baru ini di Pastap […]

  • Bupati Madina Pertahankan Pejabat Korup

    Bupati Madina Pertahankan Pejabat Korup

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Janji-janji Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution memberantas korupsi mulai memperlihatkan sebagai janji kosong. “Buktinya, hingga kini Kadis Kelautan dan Perikanan masih aman menjabat padahal sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Mawardi Borotan, warga Panyabungan kepada Mandailing Online, Selasa (14/7). Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Zamaluddin Nasution sudah hampir setahun ditetapkan sebagai […]

expand_less