Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Dana Perjalanan Dinas di Kesbangpol Madina capai 841 Jutaan Termasuk Kunker ke IKN

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
  • print Cetak

Kantor Badan Kesbangpol Pemkab Madina ( fikri )

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tahun 2025 ini dana perjalanan dinas di badan kesatuan bangsa dan politik ( kesbangpol ) pemkab madina mencapai Rp.841.284.000 termasuk kunjungan kerja ke Ibukota Nusantara ( IKN ) di Provinsi Kalimantan Timur.

Dari data yang didapat Mandailing Online diantara Rp. 841.284.000 itu ada biaya uang harian perjalanan dinas ke Kalimantan Timur. Total pagu Senilai Rp. 43.430.000. Lalu biaya uang harian Perjalanan Dinas ke D.K.I Jakarta dengan angaran Rp. 53.530.000. Seterusnya biaya taksi Perjalanan Dinas Luar Daerah di DKI Jakarta senilai Rp. 10.240.000.

Kepala Badan Kesbangpol DR.Kapsan Usman Nasution melalui Bendaharanya membenarkan alokasi anggaran tersebut.

” sejatinya paket perjalanan dinas tersebut telah include (termasuk) dengan uang harian, tiket pesawat, makan dan minum, biaya hotel dan lainnya,” kata Bendahara Kesbangpol Senin 2/6/2025.

Lebih spesifik ia menjelaskan, realisasi perjalanan dinas ke Kalimantan Timur merupakan kunjungan kerja ke kantor Ibukota Nusantara (IKN). Sub dari total pagu ada uang harian, untuk hotel, tiket pesawat dan lainnya.

Dana lainnya juga Ia benarkan, yakni biaya uang harian perjalanan Dinas ke D.K.I Jakarta Rp. 53.530.000. Uang perjalanan dinas itu untuk 5 sampai 7 orang.

Sumber dana keseluruhan perjalanan dinas  sepanjang tahun 2025 di Kesbangpol senilai Rp. 841.284.000 itu bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun tahun 2025.

Dijelaskan dalam data itu realisasi digunakan untuk berbagai kegiatan. Seperti dilakukan untuk kepentingan dinas, Administrasi Umum Perangkat Daerah, menghadiri rapat, melakukan kunjungan kerja, serta lainnya.

Selain perjalanan dinas ke IKN dan DKI jakarta ada juga dana perjalanan dinas dalam kota untuk kegiatan Administrasi Umum Perangkat Daerah senilai Rp. 59.550.000. Tak hanya itu ada juga biaya uang harian perjalanan dinas lain, yakni ke Sumatera Barat senilai Rp.45.600.000. sumber dana APBD. Serta berbagai kegiatan lainnya.

Pekan lalu seperti diberitakan ada juga alokasi anggaran senilai Rp.1000.000.000 untuk pengadaan mobiler yang diposkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemkab Madina. Setelah ditelusuri karena janggal ternyata anggaran 1 miliar itu hibah untuk TNI dalam hal ini Kodim sesuai pernyataan Kaban Kesbangpol Kapsan Usman Nasution.( fikri )

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siabu Hingga Barumun Diyakini Pusat Peradaban Mandailing Abad 9 Masehi

    Siabu Hingga Barumun Diyakini Pusat Peradaban Mandailing Abad 9 Masehi

    • calendar_month Kamis, 3 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Kawasan Siabu hingga Barumun diyakini sebagai pusat peradaban Mandailing di abad 9-11 masehi, jauh sebelum priodeisasi marga-marga. Hipotesa itu dikuatkan oleh banyaknya temuan-temuan artefak, situs dan material candi mulai dari arah Siabu menuju arah Barumun di Padang Lawas yang dilakukan Timpanum Novem Multimedia. Temuan terakhir terjadi pada Rabu (2/3/2016) oleh tim […]

  • 5 Pengedar dan 18 Bal Ganja Kering Ditangkap

    5 Pengedar dan 18 Bal Ganja Kering Ditangkap

    • calendar_month Jumat, 10 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lima pengedar ganja antar provinsi ditangkap bersama 18 bal atau seberat 15.000 gram ganja kering. Penangkapan terjadi di dua lokasi. Penangkapan pertama terkadi pada Kamis (9/6) sekira pukul 20.00 WIB di jalan persawitan PT PSU, Jalan Lidang, Kecamatan Linggabayu. Dua tersangka dibekuk, masing-pmasing berinisial DKT (39) dan ESC (27) warga Lubuk […]

  • Etnis Mandailing Di Malaysia

    Etnis Mandailing Di Malaysia

    • calendar_month Sabtu, 8 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Catatan: Dahlan Batubara Dua kali saya bertemu dengan Prof. Artori Husein, dosen di Universitas Sain, Malaysia. Dia bermarga Lubis dari buyut yang merantau dari tanah Mandailing ke kawasan Rantau Parapat, lalu kakeknya lah yang merantau ke semenanjung Malaka. Kali pertama pada April 2012 dimana saya mewawancarai beliau dalam satu acara interaktif di radio Start FM, […]

  • ARSIP: MENJAGA KEHIDUPAN MANUSIA

    ARSIP: MENJAGA KEHIDUPAN MANUSIA

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    ARTIKEL (Mandailing Online) – Beberapa tahun yang silam, Kabupaten Pringsewu di Lampung mendadak heboh. Seorang pemuda berkebangsaan Belanda bertemu dengan ibu kandungnya yang berwarga negara Indonesia setelah berjuang mencari informasi terkait ibunya selama bertahun tahun. Pertemuan yang mengharukan seluruh perasaan warga dari kedua bangsa, meluluhlantakkan segala emosi dan perasaan sebagai manusia biasa. Setelah berpisah kurang […]

  • Kapolda Sumut Tarik Kapolresta Siantar

    Kapolda Sumut Tarik Kapolresta Siantar

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Oegroseno memutasi jabatan Kapolres Pematang Siantar dari AKBP Fatori yang diduga melakukan penganiayaan terhadap salah seorang wartawan televisi swasta di daerah itu. Dalam serah terima jabatan yang dilakukan di Aula Kamtibmas Polda Sumut di Medan, Senin, 6 Desember 2010 jabatan Kapolres Pematang Siantar diserahkan kepada AKBP Alberd Sianipar […]

  • Pondok Santri di Pesantrn Musthofawiyah Purba Baru

    Pondok Santri di Pesantrn Musthofawiyah Purba Baru

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pondok santri Musthofawiyah purba baru Kabupaten Mandailing Natal yang merupakan pondok yang mempunyai ciri khas sebdiri bila dibandingkan dengan pesantren-pesantren lain di Indonesia. Dipondok inilah para santri-santri tinggal untuk memperdalam ilmu agamanya di Pesantren Musthafawiyah yang didirikan oleh H. Musthafa Husein Nasution. (MOL/HOL)

expand_less