Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Bulu Payung Belum ada Listrik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
  • print Cetak

Jaringan Melintas di Atas Rumah


SIPIROK-
Sangat ironis. Sejak Indonesia merdeka sampai saat ini, warga Dusun Bulu Payung, Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel belum menikmati listrik PLN. Padahal jaringan listrik PLN melintas di atas dan pekarangan rumah warga.
Tidak itu saja yang membuat miris, permukiman 17 Kepala Keluarga (KK) di dusun ini juga sebenarnya berada di jalur jalinsum Sipirok-Taput yang ramai lalu-lintas. Selama ini, warga hanya mengandalkan lampu teplok ataupun lilin di malam hari. Sebagian warga memang mendapatkan listrik dari genset, tapi biaya operasionalnya terlalu mahal.
Yang lebih mempriahtinkan, anak-anak warga yang masa sekolah terpaksa belajar di malam hari dengan penerangan seadanya berupa lampu teplok, dan lilin.
Kepala Desa Luat Lombang, Muara Siregar membenarkan, warganya sangat mendambakan kehadiran listrik di rumahnya. Apalagi di antara mereka sudah ada yang menetap 30-an tahun di dusun tersebut.
“Warga sudah pernah saya kumpulkan dan 14 di antara mereka sudah bersedia mendaftarkan diri. Namun, ketika itu baru 9 KK yang secara ekonomi menyanggupi. Lantas saya bicarakan langsung dengan Kepala PLN Ranting Sipirok pada Juni dan Juli tahun 2011 lalu, tapi belum ada kejelasan hingga saat ini,” ucap Muara Siregar kepada METRO, Senin (23/1).
Pantauan METRO Senin (23/1), beberapa rumah yang berdiri di sekitar jembatan Sihoru-Horu Dusun Bulu Payung memang belum dialiri listrik, sehingga warga cenderung menggunakan teplok untuk penerangan di malam hari. Sedangkan di beberapa kedai hanya menggunakan listrik genset. Jika diamati, jarak dari titik terakhir pelanggan PLN di Bulu Payung menuju Jembatan Sihoru-Horu sekitar 700 meter, namun jarak antar rumah di Sihoru Horu cukup jauh, rata-rata sekitar 50 hingga 100 meter.
Manager PT PLN Ranting Sipirok, Achmad Mulidainy ketika dikonfirmasi METRO melalui telepon selulernya mengatakan, usulan warga sudah masuk ke PLN Cabang Psp dan tinggal menunggu pemasangan saja.
“Usulan itu sudah masuk ke cabang, dan kita sifatnya tinggal menunggu jadwal pemasangan saja pak,” kata Achmad, Senin (23/1). (ran/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pastikan Besok Pengumuman Hasil Tes CPNS

    Pastikan Besok Pengumuman Hasil Tes CPNS

    • calendar_month Senin, 23 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Azwar Abubakar memastikan, pengumuman hasil tes CPNS tidak molor lagi. Besok, (Selasa, 24/12), para peserta tes bisa melihat pengumuman di situs resmi Kemenpan-RB, Badan Kepegawaian Negara (BKN), rencananya juga diumumkan di JPNN.com. Azwar menjelaskan, dirinya memang sudah menerima laporan adanya sejumlah daerah yang menolak mengumumkan […]

  • Siabu dan Malintang Butuh Mobil Pemadam Kebakaran

    Siabu dan Malintang Butuh Mobil Pemadam Kebakaran

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Dalam 10 tahun ini, sudah sering terjadi peristiwa kebakaran di wilayah Kecamatan Siabu. Salah satunya, di Kelurahan Siabu I yang menghabiskan satu unit rumah. Selain itu, kebakaran juga pernah melalap dua unit rumah di Desa Sihepeng, satu unit rumah di Desa Hutapuli, satu unit rumah di Desa Tangga Bosi. Terakhir, […]

  • Bunga Bangkai Mekar di Sipirok

    Bunga Bangkai Mekar di Sipirok

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK, (MO)  – Hutan hujan tropis di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang merupakan kawasan Cagar Alam Dolok Sibualbuali, menyimpan potensi flora dan fauna yang luar biasa. Salah satunya jenis bunga raksasa yang biasa disebut Bunga Bangkai atau Atturbung, belum lama ini ditemukan tumbuh di kawasan itu. “Kami menemukan Bunga Bangkai itu di daerah […]

  • Pelanggaran HAM Di Sumut Didominasi Oknum Polri

    Pelanggaran HAM Di Sumut Didominasi Oknum Polri

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan – Pelaku pelanggaran hak asasi manusia di Sumatera Utara masih didominasi kalangan oknum polisi dengan 249 kasus dari Januari hingga Novenber 2010. Sekretaris Eksekutif Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Sumatera (Bakumsu) Benget Silitonga di Medan, Kamis, mengatakan, pelanggaran HAM yang dilakukan oknum aparat kepolisian masih belum berkurang setiap tahunnya. Dia menjelaskan, tercatat pada […]

  • Sekapursirih dari Pementasan “Multatuli” : Humanisme Douwes Dekker dan Sejarah Jalur Ekonomi Kopi

    Sekapursirih dari Pementasan “Multatuli” : Humanisme Douwes Dekker dan Sejarah Jalur Ekonomi Kopi

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Pementasan drama “Multatuli” produksi Jeges Art di Taman Raja Batu, Panyabungan, Senin (31/7) sungguh sangat luar biasa. Plot cerita mengalir dengan sempurna, dialog-dialog yang menyentuh serta adegan-adegan yang berkarakter kuat. Askolani Nasution, sang sutradara, begitu berhasil membangun dimensi emosi yang sangat kuat pada setiap adegan. Pun, para pemain sangatlah pula piawai memerankan peran masing-masing. […]

  • Kereta Api Pasar Malam Terguling, Lima Anak Luka

    Kereta Api Pasar Malam Terguling, Lima Anak Luka

    • calendar_month Minggu, 3 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, (MO) – Lima anak mengalami luka ringan dan memar setelah gerbong kereta api mainan di pasar malam, Jalan Bilal Ujung, Brayan Darat, Medan, Sumatera Utara, yang mereka naiki terguling, Sabtu (02/02/2013) sekitar pukul 21.00 WIB. Informasi yang diperoleh, saat kejadian ada lima anak dan satu orang dewasa, Anto, yang ikut dalam wahana tersebut. Setelah […]

expand_less