Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Mau Tahu Kenapa Demokrat `Goyang` Sultan?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 20 Des 2010
  • print Cetak


MEDAN – Partai Demokrat memiliki alasan kuat mengusung mekanisme pemilihan melalui DPRD untuk posisi Gubernur DI Yogyakarta.

Bukan semata-mata menjadi penyokong pemerintahan SBY-Boediono, Partai Demokrat mendukung pemilihan untuk gubernur DI Yogyakarta lantaran keberadaan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia Denny JA. Berbekal hasil survei LSI, masyarakat Yogyakarta menghendaki pemilihan sebesar 67 persen.

“Survei dari LSI Denny JA, hasilnya itu 67 persen mendukung pemilihan,” kata Wakil Sekjen Partai Demokrat Angelina Sondakh di gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (14/12/2010).

Menurutnya, hasil survei yang dilakoni Denny JA di kemudian hari justru berbanding terbalik dengan survei surat kabar harian Kompas. Jejak pendapat Kompas yang dilakukan sejak tahun 2008 hingga 2010, masyarakat menghendaki penetapan mencapai 53,5 hingga 79,9 persen. “Ini menjadi bahan kita,” ujarnya.

Dia mengemukakan, jejak pendapat dua lembaga tersebut menjadi bahan pembicaraan pada rapat DPD Yogyakarta.

“Sikap kemarin sudah jelas, kita tetap menyerap aspirasi, dan kita menghargai sultan, dan keistimewaan DIY. Namun karena kita negara hukum, apapun yang diputuskan kita akan patuh pada Undang-Undang,” tuturnya seraya memilih menanti draf pemerintah soal RUU Keistimewaan Yogyakarta.

“Intinya, kita membahas RUU Keistimewaan Yogyakarta, ketika kita menerima draft dari pemerintah. Kalau banyak berasumsi, saya rasa itu akan bias,” imbuhnya.

Angelina menyatakan, Partai Demokrat berencana untuk kembali membuat jajak pendapat masyarakat Yogyakarta. “Kami mesti membuat survei lagi untuk melihat aspirasi masyarakat,” sergahnya.(*)
Sumber : TribunNews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rela Antri Belasan Jam

    Rela Antri Belasan Jam

    • calendar_month Jumat, 7 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Langkanya minyak tanah di Mandailing Natal masyarakat rela antri belasan jam untuk mendapatkan jatah lima liter minyak tanah. Hal ini terpaksa dilakukan warga karena sulitnya memperoleh minyak tanah dalam satu bulan terakhir. Dalam satu bulan terakhir minyak tanah bersubsidi langka di Madina akibat adanya program pemerintah memberlakukan konversi minyak tanah ke gas yang rencananya […]

  • Butuh Inovasi Baru, Sektor Peternakan Belum Digarap Maksimal

    Butuh Inovasi Baru, Sektor Peternakan Belum Digarap Maksimal

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Atika Azmi Utammi Nasution mengatakan untuk mencapai kemakmuran dibutuhkan inovasi dan keberanian melirik sektor baru yang potensial mendorong peningkatan ekonomi. Hal itu ditulisakan Atika Azmi dalam akun Instagram @atikaazmiutammi pada Selasa (8/10/2024) dikutip Kamis (10/10/2024). Dalam foto penyerta unggahan itu, dia memaparkan […]

  • Air Panas Putusan Masih Dituju Wisataan Lokal

    Air Panas Putusan Masih Dituju Wisataan Lokal

    • calendar_month Minggu, 2 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Pemandian air panas alam yang berada di pinggang Gunung Sorik Marapi jalur Panyabungan-Natal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih menjadi tujuan wisatawan lokal. Selain mandi air panas yang bersumber dari perut Sorik Marapi, pengunjung juga akan meninkmati panorama alam yang eksotis serta menatap hamparan kota Panyabungan secara bebas. Lokasi air panas di titik […]

  • Kabag Keuangan Langkat Ditahan

    Kabag Keuangan Langkat Ditahan

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Kepala Bagian (Kabag) Keuangan Pemkab Langkat Taufik, secara resmi ditahan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara, sebagai tersangka kasus korupsi pematangan lahan di Taman Wisata Bukti Lawang senilai Rp 1,7 miliar, Selasa (21/12/2010) sore, usai diperiksa selama 7 jam di Kantor Kejatisu. Kajatisu Sution Usman Adji mengatakan, setelah pihaknya menetapkan Taufik sebagai tersangka dalam […]

  • Kaum Muda Kotasiantar Rapatkan Barisan Siap Menangkan Saipullah

    Kaum Muda Kotasiantar Rapatkan Barisan Siap Menangkan Saipullah

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemuda di Kelurahan Kotasiantar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) siap berjuang memenangkan pasangan calon bupati dan wakil bupati Madina nomor urut 2, H. Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi di Pilkada Madina 2024 di kelurahan itu. Dukungan kuat pada Saipullah-Atika (SAHATA) ini datang dari mantan Ketua PNNB Kotasiantar, Ahmad Rizal […]

  • Siapa Bilang “Sekda Planga Plongo” dan “Bupati Keong”? (bagian 2 dari 3 tulisan)

    Siapa Bilang “Sekda Planga Plongo” dan “Bupati Keong”? (bagian 2 dari 3 tulisan)

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    AGENDA PARKIR, BIROKRASI LELET Oleh: Tim Peci Manajemen Dari Disposisi Bupati ke Meja yang Tak Kunjung Bergerak Jabatan Sekretaris Daerah sering kali dipahami sebagai jabatan administratif. Padahal, sesungguhnya tidak. Jika, Sekda adalah ruang mesin pemerintahan, maka Bupati yang menentukan arahnya. Selajutnya, Sekda mestinya segera memastikan arah itu berubah menjadi gerakan. Ukuran keberhasilan seorang Sekda bukan […]

expand_less