Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

CPNS Dimonopoli Keluarga Pejabat?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
  • print Cetak


Tarutung, Dari 203 orang CPNS yang diterima di Pemkab Tapanuli Utara Formasi Tahun 2010, yang diumumkan lulus hanya sebanyak 184 orang. Hal itu tertera pada pengumuman bupati yang dipampangkan di Kantor BKD Taput.

Pengumuman Nomor 800/5272/BKD/II/2010 tentang penetapan nomor ujian serta yang dinyatakan lulus seleksi CPNS Daerah Tapanuli Utara TA 2010 tersebut, ditandatangani Bupati Taput Torang Lumbantobing Tanggal 22 Desember 2010.

Pantauan wartawan, Rabu (22/12/2010), di sekitar Kantor BKD Taput, pengumuman ditempel pukul 13.00 WIB. Beberapa jam kemudian, informasi dari para pelamar disebut-sebut bahwa CPNS yang lulus dimonopoli keluarga dan orang dekat pejabat Pemkab Taput.

Misalnya, tiga orang keluraga Wakil Bupati Taput lulus atas nama Maria Silaban Nomor peserta 137110131 jurusan Bahasa Inggris, Ruth Juh Lumbantobing nomor peserta 258150022 jurusan Pranata Laboratorium DIII Analis Kesehatan dan Marlon Lumbantoruan nomor peserta 319180045 jurusan pengawas benih tanaman (agronomi).

“Harapan kami kepada pihak Universitas Indonesia sebagai pengawas dan pemeriksa ujian, agar melihat kembali hasil pengumuman CPNS di Tapanuli Utara, karena diduga ada permainan pejabat atas kelulusan CPNS sebanyak 184 orang. Bahkan diimbau kepada KPK agar meminta hasil ujian dari pihak UI hasil seleksi CPNS dari Taput,” ujar salah seorang pelamar yang tidak lulus.

Sementara Kepala BKD Taput Rudolf Manalu saat dihubungi, mengatakan dari 203 CPNS yang diterima di Taput hanya 184 orang yang diumumkan lulus. “Kita mengumumkan itu karena sebagian jurusan tidak ada yang melamar. Dalam waktu dekat, kita akan melaporkannya ke BKN,” ujarnya.

Saat ditanya, bahwa CPNS yang lulus dimonopoli kelurga para pejabat, dia membantah. Disebutkan, hasil penilaian pihak UI itu benar-benar murni. “Silakan para pelamar mengatakan demikian, yang penting kita murni menjalankan tugas sebagai penitia,” ujarnya. (BS-027)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Mutasi di PU Madina Masuk ke Poldasu, Sejumlah Pejabat Terseret

    Kasus Mutasi di PU Madina Masuk ke Poldasu, Sejumlah Pejabat Terseret

    • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Kasus mutasi jabatan Kabid Pengairan Dinas PU Mandailing Natal, Sumatera Utara, Ahmad Rizal kian melebar. Surat Panggilan dari bupati Mandailing Natal kepada Ahmad Rizal terindikasi bertanggal mundur alias palsu. Dan saat ini telah diadukan ke Polda Sumatera Utara. Pengaduan dilakukan Wakil Bupati Mandailing Natal, Jakfar Sukhairi Nasution ke Polda Sumut pada […]

  • Wabup Atika: Saya Masih Harus Belajar dan Butuh Doa Masyarakat

    Wabup Atika: Saya Masih Harus Belajar dan Butuh Doa Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 18 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengaku masih harus belajar banyak hal dan butuh doa masyarakat agar istiqamah dalam mengemban amanah memimpin Madina. Hal itu Atika utarakan pada laman facebook-nya Atika Azmi Utammi pada Kamis (18/11) malam. “Saya sadar masih banyak yang perlu saya pelajari dalam mengambil langkah […]

  • Polisi Gerebek Gudang Pengoplosan Pupuk Bersubsidi di Simalungun

    Polisi Gerebek Gudang Pengoplosan Pupuk Bersubsidi di Simalungun

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Kepolisian Daerah (Polda) Sumut menggerebek sebuah gudang pengoplosan pupuk subsidi,di Desa Nagujur Huta Bayu, Kabupaten Simalungun, Selasa 16 Agustus 2011 dini hari. Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan tiga orang yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka.Ketiga tersangka yakni, Rahmadani dan Isnandar Mawi, keduanya sebagai pekerja, serta Doni Sibarani selaku sopir truk. Sedangkan, pemilik gudang, diketahui bernama […]

  • KPK Tahan Mantan Dirut PLN

    KPK Tahan Mantan Dirut PLN

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengambil langkah tegas terkait pengembangan penyidikan kasus korupsi dalam pengadaan Roll Out Costumer Information System- Rencana Induk Sistem Informasi (CIS-RISI) pada PT PLN (Persero) distribusi Jakarta Raya dan Tangerang. Setelah lebih dari setahun menetapkan Mantan Dirut PT PLN Eddie Widiono sebagai tersangka, lembaga antikorupsi tersebut melakukan penahanan terhadap yang […]

  • Tidak Memiliki SIUP, Pemkab Madina Segel Indomaret

    Tidak Memiliki SIUP, Pemkab Madina Segel Indomaret

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Pemkab Mandailing Natal (Madina) melakukan penyegelan terhadap toko Indomart di Jl.Willem Iskander, depan bank BNI, Sipolu-polu, Panyabungan. Penyegelan dilakukan tim gabungan Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) dan Satpol PP, Jumat (31/01/2014) akibat PT.Indomart belum mengantongi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP). Sebelum penyegelan, Pemkab Madina melalui KPPT telah melayangkan surat teguran […]

  • Ahli Waris Penemu Padi Siganteng Dapat Deposito 60 Juta

    Ahli Waris Penemu Padi Siganteng Dapat Deposito 60 Juta

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Siabu (Mandailing Online) – Plt Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution menyatakan Pemkab Madina sudah berencana memberikan dana pendidikan dalam bentuk deposito sebesar 60 juta rupiah untuk ahli waris penemu varietas padi Siganteng. Uang itu akan dikucurkan dari APBD 2015 dan didepositokan atas nama Siganteng di salah sautu bank di Panyabungan. Dan deposito ini […]

expand_less