Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Bupati Madina Jadi Pembicara di Seminar Kopi di Jakarta

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 8 Agt 2018
  • print Cetak

Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution memaparkan potensi kopi Mandailing di seminar “Strategi Kebijakan dan Program Pengembangan Kopi Indonesia Untuk Merespon Kebutuhan Agro Industri Kopi Global” di Jakarta, Rabu 8/8/2018. (foto : Sobir Lubis)

JAKARTA (Mandailing Online) : Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution tampil sebagai salah satu pembicara di Seminar “Strategi Kebijakan dan Program Pengembangan Kopi Indonesia Untuk Merespon Kebutuhan Agro Industri Kopi Global” di Jakarta.

Seminar ini diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) di Hotel Borobudur, Rabu (8/8/2018).

Di kesempatan itu, bupati memaparkan potensi Kopi Mandailing yang sangat digandrungi pasar ekspor dengan nama Mandheling Coffee. Hanya saja, petani kopi di Mandailing Natal masih mengalami banyak kendala dalam mengembangkan usahanya yang membutuhkan dukungan pemerintah dan dunia usaha.  

Sementara itu, Menteri Perekonomian RI, Darmin Nasution dikesempatan yang sama menyatakan bahwa perkembangan konsumsi kopi nasional yang cukup pesat dalam 5 tahun terakhir. Yaitu 8,8% per tahun, tidak diimbangi dengan pertumbuhan produksi yang cenderung stagnan bahkan negatif, rata-rata -0,3% per tahun.

Darmin Nasution menegaskan jangan sampai Indonesia nantinya akan mengimpor kopi untuk kebutuhan konsumsi.

“Apabila kita tidak mengantisipasi dan mengatasi masalah ini, tidak menutup kemungkinan 2-3 tahun ini, Indonesia dapat menjadi importir kopi. Dengan begitu, diperlukan sebuah langkah strategis dan prospektif perkopian nasional,” ujarnya.

Darmin juga menegaskan bahwa hal yang perlu menjadi fokus pembahasan adalah kecilnya luasan kebun kopi yang digarap oleh petani. Saat ini, kebun kopi yang dikelola setiap keluarga petani masih relatif kecil, yakni mencapai 0,71 hektare per keluarga untuk jenis robusta dan 0,6 hektare per keluarga untuk jenis arabika. Padahal, luasan kebun yang ideal untuk setiap keluarga petani adalah 2,7 hektare setiap keluarga.

Persoalan lainnya adalah produktivitas kopi petani cenderung lebih rendah dari potensi, yakni 0,53 ton per hektare dari total potensi 2 ton per hektare untuk kopi robusta dan 0,55 ton per hektare dari total potensi 1,5 ton untuk kopi arabika.

Kombinasi dua permasalahan ini akhirnya berimplikasi pada kemampuan finansial petani untuk modal memperluas kebun, melakukan intensifikasi dan peremajaan menjadi sangat terbatas.

“Pesan yang ingin saya sampaikan adalah pemerintah perlu hadir dalam menyelesaikan persoalan di atas, seperti manajemen bibit kopi untuk para petani dan lain-lain, didukung dengan melibatkan riset perkebunan yang kuat,” jelas dia.

Berdasarkan data coffee market report International Coffee Organization (ICO) per Juni 2018, komoditas kopi global mengalami defisit dalam beberapa tahun terakhir, sebesar 1,36 juta karung pada 2017.

Dengan begitu, keberadaan Indonesia sebagai negara produsen utama kopi dunia yang memiliki varian jenis kopi yang beragam, dapat memerankan posisi strategis di level nasional maupun global.

Saat ini, Indonesia setidaknya memiliki 21 jenis kopi yang dikategorikan sebagai coffee speciality yang mendapatkan sertifikasi Indikasi Geografi (IG) dari Kemenkumham RI sebagai produk berkualitas dan spesifik.

 

Peliput : Dahlan Batubara

Sumber tambahan : Detik.com

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Insurance Catat Laba Rp467 Miliar hingga Kuartal III 2025, Kinerja Tetap Solid di Tengah Tekanan Industri

    BRI Insurance Catat Laba Rp467 Miliar hingga Kuartal III 2025, Kinerja Tetap Solid di Tengah Tekanan Industri

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Jakarta -Mandailing Online : PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) mencatat kinerja positif hingga akhir Kuartal III 2025 dengan membukukan premi bruto sebesar Rp3,12 triliun dan laba bersih Rp467 miliar. Di tengah dinamika ekonomi dan penerapan regulasi akuntansi baru, perseroan tetap mampu menjaga profit margin sebesar 15% dan hasil underwriting 31,23%, menunjukkan efisiensi operasional yang […]

  • DCS Dapil 4 GOLKAR Madina

    DCS Dapil 4 GOLKAR Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 4 GOLKAR Madina

  • Warga Negara Cina Terbunuh di Camp Tambang PT.M3

    Warga Negara Cina Terbunuh di Camp Tambang PT.M3

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seorang karyawan PT. Madina Madani Mining (PT.M3) berwarga Negara Cina tewas terbunuh di camp tambang itu yang berlokasi di Tapus, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Kapolres Madina, AKBP Mardiaz Kusin melalui Kasat Reskrim, AKP. Wira Prayatna kepada wartawan, Rabu (10/9) membenarkan kejadian itu. Peristiwa tewasnya Wong Qing terjadi […]

  • Bupati Hadiri Puncak Perayaan Hari Bhayangkara ke-76 di Mako Polres Madina

    Bupati Hadiri Puncak Perayaan Hari Bhayangkara ke-76 di Mako Polres Madina

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution menghadiri puncak perayaan Hari Bhayangkara ke-76 di halaman Mako Polres, Selasa (5/7) pagi. Turut hadir, Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis SH, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Plus, Alim Ulama beserta Pimpinan OPD Pemkab Madina. Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution mengucapkan selamat HUT […]

  • Yayasan Mataniari Genjot Program Investasi Kehutanan Berbasis Masyarakat

    Yayasan Mataniari Genjot Program Investasi Kehutanan Berbasis Masyarakat

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Yayasan Mataniari Sian Madina yang berbasis di Mandailing Natal (Madina) terus bergerak mengkampanyekan sekaligus menggenjot Program Investasi Kehutanan Berbasis Masyarakat. Program ini merupakan upaya Yayasan Mataniari melestarikan hutan dalam sumbangsihnya bagi mitigasi emisi karbon global yang juga sekaligus memperkuat posisi kesejahteraan masyarakat yang bermukim di zona penyagga hutan. Sebab, hutan adalah asset sumber daya […]

  • 256.125 Pelajar SMP Sumut Ikut UN

    256.125 Pelajar SMP Sumut Ikut UN

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN- Sebanyak 256.125 pelajar dari 3.522  SMP dan madrasah di Sumut mengikuti Ujian Nasional, Senin (5/5/2014). “Saya berharap  terjadi peningkatan persentase kelulusan pada UN tahun ini,” kata Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho. Peserta UN SMP tahun ini terdiri atas SMP umum 199.416 siswa, SMP Terbuka 925, madrasah tsnawiah 52.602, SMP Luar Biasa 203 dan paket […]

expand_less