Senin, 7 Sep 2026
light_mode

Hakim Minta Bupati Madina Hadiri Sidang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Nov 2019
  • print Cetak

Sidang kasus Taman Raja Batu di PN Medan, Senin (18/11/2019).

 

MEDAN (Mandailing Online) – Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution batal hadir di persidangan Pengadilan Negeri Medan, Senin (18/11/2019).

Padahal bupati direncana akan memberikan kesaksian di persidangan, terkait kasus korupsi pembangunan Taman Raja Batu di Mandailing Natal (Madina).

“Memang secara lisan hakim ada memerintahkan bupati dihadirkan. Tapi belum ada kabar sampai sekarang,” kata Tim jaksa penuntut Polim Siregar kepada wartawan.

Ia mengatakan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Madina sudah melayangkan surat pemanggilan bupati untuk memberikan keterangan di PN Medan.

“Surat panggilannya sudah dilayangkan, kalau dia nanti datang kami sidangkan. Tapi sampai saat ini kita belum tahu. Kita tunggu ajalah dulu sampai jam 4,” ujar Polim Siregar.

Akibatnya dalam persidangan yang berlangsung sekira pukul 15.30, di ruang Kartika itu, Majelis Hakim diketuai Irwan Effendi kembali memerintahkan JPU agar memanggil Bupati Madina.

“Saudara JPU, kami meminta agar kembali memanggil bupati untuk didengar keterangannya sebagai saksi pada persidangan pekan mendatang,” kata hakim sesaat sebelum menutup sidang.

Dalam sidang lanjutan itu, jaksa hanya menghadirkan keterangan satu orang saksi dari Politeknik USU yakni Koster Silaen, yang merupakan ahli yang melakukan audit terhadap proyek pengerjaan Taman Raja Batu dan Tapian Siri-siri.

Terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri Madina ,Taufiq Djalal membenarkan, memang hari ini Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution, seyogianya akan memberikan kesaksian di PN Medan.

“Memang iya. Tapi, ada surat beliau (bupati) untuk penjadwalan ulang karena beliau sibuk ada kegiatan lain,” kata Djalal saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Ia juga membenarkan, Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution, akan memberikan kesaksian untuk tiga terdakwa dalam kasus ini yakni, mantan Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kab. Madina Rahmadsyah Lubis, serta dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Edy Djunaedi dan Khairul Akhyar Rangkuti.

Dikatakannya, bupati tidak bisa datang dikarenakan sedang ada kegiatan yang sudah terjadwal yang harus dihadiri di Kab. Madina. “Dia sedang ada kegiatan. Kegiatannya pembukaan festival budaya. Makanya dia tidak bisa hadir,” ujarnya.

Disinggung kapan waktu penjadwalan ulang bupati, Kajari mengatakan, hal itu tergantung jaksa penuntut yang menangani perkara itu.

Sumber : Sentralberita
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Azwar Abubakar: Jangan Percaya Pungli Dan Calo, Masuk PNS Tergantung Hasil Tes

    Azwar Abubakar: Jangan Percaya Pungli Dan Calo, Masuk PNS Tergantung Hasil Tes

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tidak ada pungutan liar dan calo. “Masyarakat nggak usah percaya dengan calo yang mengaku bisa masukkan jadi PNS,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Azwar Abubakar kepada Rakyat Merdeka, Senin (26/8). Menurutnya, semua yang masuk menjadi PNS harus melalui kemampuan kompetensi. “Kami ingin PNS yang […]

  • Paslon Harun- Ichwan Nomor Urut 1 di Pilkada Madina

    Paslon Harun- Ichwan Nomor Urut 1 di Pilkada Madina

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kabupaten Mandailing Natal hari ini 23/9/2024 laksanakan Pleno Terbuka Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Madina 2024. Selain Pleno Terbuka Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon, KPU Madina juga melaksanakan deklarasi Pilkada Damai Tahun 2024. Hadir pertama di Gedung Serbaguna Amru Daulay Panyabungan […]

  • Masyarakat Desa Harus Nikmati Pembangunan

    Masyarakat Desa Harus Nikmati Pembangunan

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN  TIMUR (Mandailing Online) –  Pemerataan pembanguna perlu dilaksanakan, khususnya di daerah pedesaan agar masyarakat desa juga dapat menikmati pembangunan. Itu dikatakan Anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) Syahriawan “Kocu” Nasution dari Partai Bulan Bintang di hadapan masyarakat Desa Tebing Tinggi Panyabungan Timur dalam rangkaian Reses di daerah pemilihan Madina I, Jum’at (4/9) lalu. “ […]

  • Kejatisu : Bupati Madina Jaji Penuhi Panggilan 14 Oktober

    Kejatisu : Bupati Madina Jaji Penuhi Panggilan 14 Oktober

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        MEDAN (Mandailing Online) – Meski sudah 3 kali dipanggil tak datang, pihak Kejatisu tidak akan melakukan jemput paksa kepada bupati Madina. Pihak Kejaksaan Tinggu Sumatera Utara (Kejatisu) menyatakan bahwa bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution telah mengirim surat balasan ke Kejatisu yang berisi bahwa bupati Madina akan memenuhi panggilan Kejatisu pada tanggal 14 Oktober 2019. […]

  • Dinas PUPR Madina Perbaiki Jalan Berlubang di Roburan Dolok

    Dinas PUPR Madina Perbaiki Jalan Berlubang di Roburan Dolok

    • calendar_month Kamis, 21 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    ROBURAN DOLOK( Mandailing Online ) Dinas PUPR Mandailing Natal ( Madina ) perbaiki jalan Kabupaten yang amblas di Desa Roburan Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan Kamis 21/9/2023. Perbaikan jalan ini sendiri merupakan aspirasi masyarakat langsung yang merasa kondiai jalan sudah membahayakan pengguna jalan. Plt Kepala Dinas PUPR Madina Elpiyanti Harahap pada Mandailing Online mengaku, berlobang nya […]

  • Ketua PC GMPI Madina: Tragedi Geothermal Tindak Pidana Korporasi

    Ketua PC GMPI Madina: Tragedi Geothermal Tindak Pidana Korporasi

    • calendar_month Jumat, 12 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Proses hukum atas tragedi paparan racun dari sumur milik PT. SMGP menewaskan 5 warga Sibanggor Julu, dinilai lamban oleh berbagai kalangan. Hal ini menbuat masyarakat bertanya-tanya ada apa sebenarnya yngg terjadi di kepolisian yang begitu sulit untuk menetapkan tersangka kasus ini. “Mengingat kejadian ini sudah berlalu satu bulan lebih, namun daftar […]

expand_less