Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Iskandar Hasibuan Diteror

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 28 Nov 2012
  • print Cetak

MADINA, (MO) – Kerap menyerukan agar seluruh masyarakat Mandailing Natal (Madina) sama-sama menjaga kondusifitas dan stabilitas sosial serta tidak terprovokasi, Ketua Komisi 1 DPRD Madina, Iskandar Hasibuan malah dihujani pesan singkat bernada “teror” dan ancaman. Namun Iskandar menegaskan tidak akan gentar.

Sebab menurut dia apa yang dia sampaikan adalah suatu hal yang normatif demi menjaga stabilitas masyarakat dan terlaksananya program pembangunan pemerintahan di bawah kepemimpinan Hidayat-Dahlan. “Tidak ada niat apapun kecuali kita ingin Madina ini kodusif dan masyarakat tidak terpengaruh atas isu-isu yang tidak berdasar.

Sebab menurut dia apa yang dia sampaikan adalah suatu hal yang normatif demi menjaga stabilitas masyarakat dan terlaksananya program pembangunan pemerintahan di bawah kepemimpinan Hidayat-Dahlan. “Tidak ada niat apapun kecuali kita ingin Madina ini kodusif dan masyarakat tidak terpengaruh atas isu-isu yang tidak berdasar.

Sebab saya khawatir akibat tindakan provokasi ini terus berlanjut, maka akan menghambat kinerja pemerintahan yang korban kan masyarakat kita sendiri, hanya itu saja. Tetapi beberapa hari ini sudah ada puluhan pesan (sms) saya terima, semuanya bernada ancaman dan teror dari orang-orang tak bertanggungjawab.
Buktinya pengirim pesan selalu nomor yang berbeda dan ketika ditelepon tidak ada yang mau bertanggung jawab,” terang Iskandar Hasibuan yang suka bicara blak-blakan itu kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (27/11). Dijelaskannya, seruan yang dia sampaikan di media beberapa hari terakhir ini tidak bermaksud untuk menyinggung atau menuduh siapa provokator itu.

Imbauan itu mengajak masyarakat agar berpikir realistis dan tidak terpengaruh atas tindakan-tindakan yang bisa mempengaruhi program pembangunan di Madina. Kendati demikian, Iskandar menegaskan tidak akan takut dan gentar untuk menyuarakan ajakan menjaga kondusifitas di Madina. Sebab menurut dia, sebaik apapun yang diperbuat dan disampaikan, pasti ada yang pro dan kontra.

”Apalagi yang menyangkut kepentingan komunitas atau kelompok. Artinya, sebaik apapun yang dilakukan, pasti ada kontraversi. Dan saya selaku wakil rakyat tidak akan membiarkan masyarakat saya terprovokasi, apalagi melakukan tindakan-tindakan yang merugikan dirinya sendiri. Dan apabila ada yang tidak suka dengan apa yang saya sampaikan, saya siap berargumentasi. Namun apabila aksi teror dan ancaman ini terus berlanjut, saya siap membawanya ke jalur hukum,” tegasnya.

Mengenai situasi politik di Madina paska sejumlah kelompok masyarakat mendatangi wakil bupati Dahlan Hasan Nasution, menurut Iskandar itu hal yang biasa dan sudah merupakan proses demokrasi, dimana rakyat mengadu kepada pemimpinnya. ”Semuanya sudah ada ketentuan dan mekanismenya, jika tidak atas kepemimpinan Hidayat-Dahlan, silahkan sampaikan secara terbuka biar bisa dibicarakan bersama. Yang kita kesalkan adalah adanya “intrik” yang bisa merusak kondusifitas masyarakat dan tatanan pemerintahan,” tambahnya. (idw)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • LIRa Duga Proyek Drainase Bermasalah

    LIRa Duga Proyek Drainase Bermasalah

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK-Proyek pembuatan saluran air (drainase) di sepanjang jalan provinsi Kelurahan Arse Nauli, Arse, Tapsel menimbulkan banyak tanda tanya di tengah-tengah masyarakat. Pasalnya, pengerjaan proyek yang sudah berjalan 2 minggu tidak memiliki plank. Karena ketiadaan plank proyek tersebut, jenis kegiatan, penanggung jawab, jumlah dana, pelaksana proyek, sumber dana, volume kegiatan dan lain sebagainya tidak jelas. Pasalnya, […]

  • Tiga Kecamatan di Madina Rentan Rawan Pangan

    Tiga Kecamatan di Madina Rentan Rawan Pangan

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Tiga kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) rentan rawan pangan, yaitu Kecamatan Panyabungan Timur, Muara Batang Gadis dan Muara Sipongi. Hal itu sesuai dengan hasil survei Badan Ketahanan Pangan Propinsi Sumatra Utara dan Badan Ketahanan Pangan Madina. Demikian disampaikan Kepala Badan Ketahanan Pangan Madina, Taufik Zulhendra Ritonga, kepada MedanBisnis, di ruang kerjanya, usai mengikuti […]

  • Kasus Dugaan Korupsi TPAPD

    Kasus Dugaan Korupsi TPAPD

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pengacara Ajukan Eksepsi, Sidang Ditunda SIDIMPUAN-; Sidang dugaan korupsi Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) Pemkab Tapanuli Selatan tahun 2005 sebesar Rp1.590.944.500 yang seyogianya digelar Kamis (28/10), ditunda hingga Kamis (4/11) mendatang. Penundaan sidang dengan terdakwa mantan Pemegang Kas Sekretariat Kantor Bupati Tapsel, Amrin Tambunan ini dikarenakan pengacara terdakwa mengajukan eksepsi kepada majelis hakim. Sidang […]

  • ISIS Ancam Serang Piala Dunia 2022 di Qatar

    ISIS Ancam Serang Piala Dunia 2022 di Qatar

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    BAGHDAD, KOMPAS.com — Piala Dunia 2014 belum usai. Namun, kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) sudah menebar ancaman untuk Piala Dunia 2022 yang akan digelar di Qatar. ISIS memperingatkan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) jika turnamen empat tahunan itu tetap digelar di Qatar, ISIS akan beraksi dengan menembakkan rudal jarak jauh Scud ke Qatar. Ancaman […]

  • Bupati Tapsel : Kepala Desa Harus Merangkul Lawan Politik

    Bupati Tapsel : Kepala Desa Harus Merangkul Lawan Politik

    • calendar_month Selasa, 15 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPANULI SELATAN (Mandailing Online) – Bupati Tapanuli Selatan, H. Syahrul M Pasaribu mengharapkan kepada kepala desa untuk merangkul lawan palitik. Itu ditekannya usai melantik 67 kepala desa, Senin (14/5/2018) di Sipirok. Para kepala desa terpilih itu hasil Pemilihan Kepala Desa Serentak pada tanggal 23 April 2018 lalu. Syahrul mengingatkan bahwa proses berpolitik di desa sudah […]

  • 'Saudara Tua' kembali melirik Indonesia

    'Saudara Tua' kembali melirik Indonesia

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ahmad Djauhar Saudara Tua itu kembali merangkul Saudara Muda dengan pelbagai janji dan keseriusan untuk memajukan ekonomi negeri yang pernah dijajahnya. Komitmen bagi megaproyek baru senilai US$52,9 miliar sekitar Rp500 triliun menjadi bukti keseriusan Pemerintah Jepang, sang Saudara Tua, untuk mendukung penuh pengembangan koridor ekonomi baru di sepanjang Pesisir Timur Sumatra (East Sumatra-ES) hingga […]

expand_less