Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Iskandar Hasibuan Diteror

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 28 Nov 2012
  • print Cetak

MADINA, (MO) – Kerap menyerukan agar seluruh masyarakat Mandailing Natal (Madina) sama-sama menjaga kondusifitas dan stabilitas sosial serta tidak terprovokasi, Ketua Komisi 1 DPRD Madina, Iskandar Hasibuan malah dihujani pesan singkat bernada “teror” dan ancaman. Namun Iskandar menegaskan tidak akan gentar.

Sebab menurut dia apa yang dia sampaikan adalah suatu hal yang normatif demi menjaga stabilitas masyarakat dan terlaksananya program pembangunan pemerintahan di bawah kepemimpinan Hidayat-Dahlan. “Tidak ada niat apapun kecuali kita ingin Madina ini kodusif dan masyarakat tidak terpengaruh atas isu-isu yang tidak berdasar.

Sebab menurut dia apa yang dia sampaikan adalah suatu hal yang normatif demi menjaga stabilitas masyarakat dan terlaksananya program pembangunan pemerintahan di bawah kepemimpinan Hidayat-Dahlan. “Tidak ada niat apapun kecuali kita ingin Madina ini kodusif dan masyarakat tidak terpengaruh atas isu-isu yang tidak berdasar.

Sebab saya khawatir akibat tindakan provokasi ini terus berlanjut, maka akan menghambat kinerja pemerintahan yang korban kan masyarakat kita sendiri, hanya itu saja. Tetapi beberapa hari ini sudah ada puluhan pesan (sms) saya terima, semuanya bernada ancaman dan teror dari orang-orang tak bertanggungjawab.
Buktinya pengirim pesan selalu nomor yang berbeda dan ketika ditelepon tidak ada yang mau bertanggung jawab,” terang Iskandar Hasibuan yang suka bicara blak-blakan itu kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (27/11). Dijelaskannya, seruan yang dia sampaikan di media beberapa hari terakhir ini tidak bermaksud untuk menyinggung atau menuduh siapa provokator itu.

Imbauan itu mengajak masyarakat agar berpikir realistis dan tidak terpengaruh atas tindakan-tindakan yang bisa mempengaruhi program pembangunan di Madina. Kendati demikian, Iskandar menegaskan tidak akan takut dan gentar untuk menyuarakan ajakan menjaga kondusifitas di Madina. Sebab menurut dia, sebaik apapun yang diperbuat dan disampaikan, pasti ada yang pro dan kontra.

”Apalagi yang menyangkut kepentingan komunitas atau kelompok. Artinya, sebaik apapun yang dilakukan, pasti ada kontraversi. Dan saya selaku wakil rakyat tidak akan membiarkan masyarakat saya terprovokasi, apalagi melakukan tindakan-tindakan yang merugikan dirinya sendiri. Dan apabila ada yang tidak suka dengan apa yang saya sampaikan, saya siap berargumentasi. Namun apabila aksi teror dan ancaman ini terus berlanjut, saya siap membawanya ke jalur hukum,” tegasnya.

Mengenai situasi politik di Madina paska sejumlah kelompok masyarakat mendatangi wakil bupati Dahlan Hasan Nasution, menurut Iskandar itu hal yang biasa dan sudah merupakan proses demokrasi, dimana rakyat mengadu kepada pemimpinnya. ”Semuanya sudah ada ketentuan dan mekanismenya, jika tidak atas kepemimpinan Hidayat-Dahlan, silahkan sampaikan secara terbuka biar bisa dibicarakan bersama. Yang kita kesalkan adalah adanya “intrik” yang bisa merusak kondusifitas masyarakat dan tatanan pemerintahan,” tambahnya. (idw)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerkosaan Inses di Mandailing Natal dan Tinjauan Hukum Pidana

    Pemerkosaan Inses di Mandailing Natal dan Tinjauan Hukum Pidana

    • calendar_month Jumat, 25 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Rabiah Al-Husna Nasution dan Khofifah Indah Al-Husna Mahasiswa Program Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan Program Studi PAI Kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi yang terjadi dewasa ini telah membawa perubahan pada pola perilaku manusia di dalam masyarakat. Pola perilaku ini ada yang membawa pada kebaikan dan ada yang membawa pada perilaku yang menyimpang dari norma yang […]

  • “Adakah Karakter Pancasila?” (2-selesai)

    “Adakah Karakter Pancasila?” (2-selesai)

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dr Adian Husaini KONSEP TAUHID Seharusnya, bangsa Indonesia mau belajar dari kegagalan Orde Baru dalam upaya penempatan Pancasila sebagai pedoman amal. Upaya pemerintah Orde Baru untuk menempatkan Pancasila menjadi landasan moral dilakukan melalui sosialisasi dan indoktrinasi Pendidikan Moral Pancasila (PMP) dan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4). Tahun 1978, Partai Persatuan Pembangunan menolak pengesahan […]

  • Dahlan Dilantik Sebagai Plt Bupati Madina

    Dahlan Dilantik Sebagai Plt Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina Dahlan Nasution, resmi dilantik sebagai Plt Bupati Madina, menyusul Hidayat Batubara menjadi terdakwa di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan. Prosesi pelantikan Dahlan berlangsung di salah satu ruangan, rumah dinas Gubernur Sumut. Sebelumnya, direncanakan penyerahan SK Plt Dahlan, oleh Gatot Pujo Nugroho, berlangsung di lantai 10 kantor […]

  • Ini Persyaratan Bandar Udara Mandailing Natal Untuk Bisa Operasional

    Ini Persyaratan Bandar Udara Mandailing Natal Untuk Bisa Operasional

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Agus mengatakan Bandar Udara Mandailing Natal secepatnya diupayakan bisa dioperasionalkan setelah selesai pembangunan tentunya dengan memenuhi persyaratan seperti prosedur pengoperasian Bandar Udara Baru (tahapan verifikasi, commisioning, fasilitas sisi udara dan sisi darat, penyusunan dokumen operasi seperti Aerodrome Manual (AM), Sertifikasi Bandara (SBU), Publikasi Aerodrome Information Public (AIP), Aerodrome Emergency Plan (AEP) […]

  • Camat dan Kepdes se Ranto Baek: Selamat Pelantikan Sukhairi Atika

    Camat dan Kepdes se Ranto Baek: Selamat Pelantikan Sukhairi Atika

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar
  • Pemda Madina Pasilitasi 110 Pasangan Isbad Nikah

    Pemda Madina Pasilitasi 110 Pasangan Isbad Nikah

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal ( Madina ) Melalui Badan Kesejahteraan Masyarakat( Kesra) bersinergi dengan Pengadilan Agama Madina mempasilitasi 110 pasangan untuk isbad nikah. Mereka yang mengucapkan ikrar nikah itu adalah pasangan suami istri yang sudah sah menikah secara agama, namun belum memiliki buku nikah. Ada dua tahap kegiatan isbat massal ini, tahap […]

expand_less