Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Pandemi dan Momentum Kebangkitan Herbal Indonesia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2020
  • print Cetak

Oleh : Rio Ardi
Mahasiswa Magister Kehutanan
Universitas Sumatera Utara

 

Sudah lebih dua bulan sejak pemerintah Indonesia menyatakan Indonesia darurat corona. Dampaknya langsung terasa.

Berbagai perlengkapan medis seperti masker kesehatan, hand sanitizer langka di pasaran. Masker Kesehatan, jika ditemukanpun harganya melonjak menjadi tiga kali lipat dibanding harga normal. Hand sanitizer juga demikian mendadak hilang di pasaran.

Tidak hanya perlengkapan medis, kondisi serupa juga berdampak langkanya beberapa obat-obatan di apotek dan dipusat perbelanjaan.

Satu minggu pasca corona masuk ke Indonesia beberapa obat seperti obat malaria seperti klorokuin dan suplemen kesehatan seperti vitamin C langka di pasaran.

Penulis mencoba menelusuri di berbagai apotek dan toko swalayan, obat dan suplemen tersebut tidak ditemukan dan jikapun ada harganya sangat mahal.

Tidak hanya obat-obatan dan perlengkapan kesehatan, bahan-bahan untuk obat herbal tradisonal harganya melambung tinggi pada saat pandemi ini. Salah satu contohnya adalah jahe merah dimana harga sebelum pandemi adalah Rp 20.000 hingga Rp 40.000 per Kg, tetapi di masa pandemi harganya mencapai Rp 100.000 per Kg.

Tidak hanya jahe merah, bahan-bahan obat herbal tradisional lainnya seperti kunyit, lengkuas, bawang putih juga mengalami kenaikan walaupun kenaikannya tidak seperti jahe merah. Kondisi ini tentu merugikan berbagai lapisan masyarakat, tidak hanya masyarakat yang selama ini mengkonsumsi obat herbal tetapi juga masyarakat yang ingin beralih dari obat modern ke obat-obat herbal tradisional.

Dikutip dari LIPI, Indonesia memiliki sekitar 7.500 tanaman yang dapat digunakan untuk tanaman obat. Jumlah itu baru yang di data oleh LIPI, masih banyak lagi tumbuhan obat yang tersedia di hutan Indonesia yang belum terpublikasi.

Jika dihubungkan dengan pandemi, pandemi ini seharusnya menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperkenalkan obat-obat herbal tradisional yang ada di Indonesia di tengah kelangkaan dan efek jangka panjang yang ditimbulkan oleh obat-obat kimia.

Walaupun belum teruji sebagai obat untuk mengatasi virus corona, obat herbal tradisional kaya khasiat dan memiliki banyak manfaat, seperti meningkatkan daya tahan tubuh terhadap suatu penyakit (imunitas).

Beberapa tanaman herbal yang terbukti mampu meningkatkan imunitas di tengah pandemi yang sering kita jumpai disekitar kita antara lain:

1. Kunyit (Curcuma longa)
2. Temulawak (Curcuma zanthorrhiza)
3. Jahe Merah (Zingiber officinale)
4. Daun kelor (Moringa oleifera)
5. Brotowali (Tinospora cordifolia)
6. Pasak bumi (Eurycoma longifolia)
7. Bawang Putih (Allium sativum)
8. Mengkudu (Morinda citrifolia)
9. Pegagan (Cantella asiatica)
10. Meniran (Phyllanthus niruri)

Di tengah usaha pemerintah dalam memerangi pandemi ini sangat elok rasanya pemerintah juga menjaga rantai pasok obat herbal tradisional supaya harganya tetap terjaga dan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia untuk meningkatkan imunitas di saat pandemi ini.

Jika ini bisa dilakukan oleh pemerintah bukan tidak mungkin jika pandemic corona ini berakhir masyarakat Indonesia banyak yang lebih memilih obat herbal tradisional Indonesia di masa yang akan datang.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anas Urbaningrum: Demokrat Sumut Harus Tetap Terbaik

    Anas Urbaningrum: Demokrat Sumut Harus Tetap Terbaik

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Parapat, Partai Demokrat Sumut harus tetap menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia. Untuk itu seluruh kader agar tetap menjaga komitmen dan kebersamaan untuk membesarkan partai dalam upaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Disamping itu kader Partai Demokrat, baik itu provinsi dan kabupaten/kota harus berperan sebagai partai pendukung pemerintah, meskipun kepala daerahnya […]

  • Tokoh Muda Linggabayu Apresiasi Kinerja Polres Madina

    Tokoh Muda Linggabayu Apresiasi Kinerja Polres Madina

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LINGGABAYU (Mandailing Online) – Tokoh muda Linggabayu Denni Zulfikar Nasution mengapresiasi kinerja Polres Madina yang berhasil menangkap AS (31 tahun), bandar narkoba yang sering beroperasi di Desa Lobung, Kecamatan Linggabayu pada Senin (4/10) lalu. “Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pak Kapolres Madina, Pak Kapolsek Linggabayu serta seluruh jajaran, Plt. Kades dan seluruh lapisan masyarakat yang telah […]

  • Perdagangan Orang Jadi Potret Buram, Aturan TPPO Mandul

    Perdagangan Orang Jadi Potret Buram, Aturan TPPO Mandul

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Saridah Aktivis Muslimah Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Sukabumi menyebutkan ada 11 warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan disekap di Myanmar. Ketua SBMI Sukabumi Jejen Nurjanah sebagaimana dilansir Antara edisi Rabu 11/9/024 di Sukabumi, awalnya mereka dijanjikan bekerja jadi tenaga admin/administrasi atau pelayan investasi berbentuk mata […]

  • Sodomi 12 Remaja, Pelaku Bisa Dihukum 15 Tahun

    Sodomi 12 Remaja, Pelaku Bisa Dihukum 15 Tahun

    • calendar_month Minggu, 29 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LUBUKPAKAM- Eston Purba (35), warga Kecamatan Namorambe yang berprofesi sebagai sopir angkot bisa dihukum 15 tahun penjara akibat perbuatannya. Perlakuan sadis yang menurut pengakuan pelaku hanya sebagai kesenangan saja itu bisa dijerat Pasal 81 dan 82.Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Ketua Pokja Pengaduan dan Fasilitas Pelayanan Komisi Perlindungan Anak Daerah […]

  • Kantor KPU & Panwas Dijaga Ketat

    Kantor KPU & Panwas Dijaga Ketat

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hasil Olah TKP: Rumah Dilempar Bensin lalu Dibakar MADINA- Polres Mandailing Natal, hingga kemarin (4/2), belum menetapkan tersangka pelaku pembakaran rumah Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina Jefri Antoni SH. Namun, dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi memperkirakan pelaku lebih dari satu orang. Terkait pembakaran rumah Jefri tersebut, Polres menempatkan empat personel di kantor […]

  • Temui Bupati, Wakil Bupati hingga Ketua DPRD, IPK Madina Siap Bersinergi

    Temui Bupati, Wakil Bupati hingga Ketua DPRD, IPK Madina Siap Bersinergi

    • calendar_month Selasa, 27 Sep 2022
    • account_circle Sahrul Ramadhan Harahap
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mandataris kepengurusan Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Madina periode 2022-2027, menemui bupati, wakil bupati hingga ketua DPRD Madina. Pertemuan dengan Bupati HM Jafar Sukhairi dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution berlangsung di Lopo Mandheling Coffee, Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Senin (26/9/2022) pagi. Sedangkan, dengan […]

expand_less