Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Pandemi dan Momentum Kebangkitan Herbal Indonesia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2020
  • print Cetak

Oleh : Rio Ardi
Mahasiswa Magister Kehutanan
Universitas Sumatera Utara

 

Sudah lebih dua bulan sejak pemerintah Indonesia menyatakan Indonesia darurat corona. Dampaknya langsung terasa.

Berbagai perlengkapan medis seperti masker kesehatan, hand sanitizer langka di pasaran. Masker Kesehatan, jika ditemukanpun harganya melonjak menjadi tiga kali lipat dibanding harga normal. Hand sanitizer juga demikian mendadak hilang di pasaran.

Tidak hanya perlengkapan medis, kondisi serupa juga berdampak langkanya beberapa obat-obatan di apotek dan dipusat perbelanjaan.

Satu minggu pasca corona masuk ke Indonesia beberapa obat seperti obat malaria seperti klorokuin dan suplemen kesehatan seperti vitamin C langka di pasaran.

Penulis mencoba menelusuri di berbagai apotek dan toko swalayan, obat dan suplemen tersebut tidak ditemukan dan jikapun ada harganya sangat mahal.

Tidak hanya obat-obatan dan perlengkapan kesehatan, bahan-bahan untuk obat herbal tradisonal harganya melambung tinggi pada saat pandemi ini. Salah satu contohnya adalah jahe merah dimana harga sebelum pandemi adalah Rp 20.000 hingga Rp 40.000 per Kg, tetapi di masa pandemi harganya mencapai Rp 100.000 per Kg.

Tidak hanya jahe merah, bahan-bahan obat herbal tradisional lainnya seperti kunyit, lengkuas, bawang putih juga mengalami kenaikan walaupun kenaikannya tidak seperti jahe merah. Kondisi ini tentu merugikan berbagai lapisan masyarakat, tidak hanya masyarakat yang selama ini mengkonsumsi obat herbal tetapi juga masyarakat yang ingin beralih dari obat modern ke obat-obat herbal tradisional.

Dikutip dari LIPI, Indonesia memiliki sekitar 7.500 tanaman yang dapat digunakan untuk tanaman obat. Jumlah itu baru yang di data oleh LIPI, masih banyak lagi tumbuhan obat yang tersedia di hutan Indonesia yang belum terpublikasi.

Jika dihubungkan dengan pandemi, pandemi ini seharusnya menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperkenalkan obat-obat herbal tradisional yang ada di Indonesia di tengah kelangkaan dan efek jangka panjang yang ditimbulkan oleh obat-obat kimia.

Walaupun belum teruji sebagai obat untuk mengatasi virus corona, obat herbal tradisional kaya khasiat dan memiliki banyak manfaat, seperti meningkatkan daya tahan tubuh terhadap suatu penyakit (imunitas).

Beberapa tanaman herbal yang terbukti mampu meningkatkan imunitas di tengah pandemi yang sering kita jumpai disekitar kita antara lain:

1. Kunyit (Curcuma longa)
2. Temulawak (Curcuma zanthorrhiza)
3. Jahe Merah (Zingiber officinale)
4. Daun kelor (Moringa oleifera)
5. Brotowali (Tinospora cordifolia)
6. Pasak bumi (Eurycoma longifolia)
7. Bawang Putih (Allium sativum)
8. Mengkudu (Morinda citrifolia)
9. Pegagan (Cantella asiatica)
10. Meniran (Phyllanthus niruri)

Di tengah usaha pemerintah dalam memerangi pandemi ini sangat elok rasanya pemerintah juga menjaga rantai pasok obat herbal tradisional supaya harganya tetap terjaga dan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia untuk meningkatkan imunitas di saat pandemi ini.

Jika ini bisa dilakukan oleh pemerintah bukan tidak mungkin jika pandemic corona ini berakhir masyarakat Indonesia banyak yang lebih memilih obat herbal tradisional Indonesia di masa yang akan datang.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bertemu, Delegasi Riau-Sumut Selalu Ribut

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Upaya mencari kesepakatan terkait sengketa tapal batas antara Sumut dengan Riau, lumayan panas. Setiap kali dipertemukan, delegasi kedua pihak selalu ribut. Ini untuk sengketa batas antara Labuhanbatu Selatan dengan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dan antara Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, dengan Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sumut. Nah, daripada ribut terus jika dipertemukan, untuk […]

  • Patogar se Madina Pilih Harun-Ichwan untuk Pilkada Madina

    Patogar se Madina Pilih Harun-Ichwan untuk Pilkada Madina

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ) – Parsadaan Toga Siregar (Patogar) se Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengelar acara pengajian rutin bulanan dan mengundang Calon Bupati nomor urut 01 Harun Mustafa Nasution. Acara pengajian yang berlangsung di Pandopo Rumah Sakit Umum Permata Madina itu dihadiri ratusan warga marga Siregar dan Anak Boru, Bere dan Kahanggi dari seluruh […]

  • KMM Peduli Kembali Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Longsor di Lima Desa dan Tiga Kecamatan

    KMM Peduli Kembali Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Longsor di Lima Desa dan Tiga Kecamatan

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Koperasi Konsumen Mitra Manindo (KMM) Peduli kemarin hari Kamis kembali menyerahkan bantuan sembako untuk ratusan keluarga yang terdampak banjir dan longsor di lima desa dan tiga kecamatan di Kabupaten Madina provinsi Sumut. Sebelum menyalurkan bantuan, KMM Peduli terlebih dalu melakukan koordinasi dengan aparat pemerintah di kecamatan maupun aparat desa. Penyerahan di […]

  • Oji Ganding Terkendala Surat Permohonan Izin

    Oji Ganding Terkendala Surat Permohonan Izin

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejauh ini belum ada kepastian pihak mana yang harus mengajukan izin keluar bagi Ali Makmur Nasution alias Oji Ganding dari dalam penjara Sipapaga Panyabungan agar Oji Ganding dapat keluar penjara satu hari mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah menjadi anggota DPRD Madina, Selasa (2/9/2014) di gedung DPRD Madina. Sebab hingga malam ini, […]

  • Hipnotis marak di Madina

    Hipnotis marak di Madina

    • calendar_month Sabtu, 2 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Masyarakat Mandailing Natal diminta untuk lebih berhati-hati, apalagi jangan membawa uang berlebihan serta barang berharga lainnya ke pasar tradional, sebab belakangan ini aksi penipuan bermodus hipnotis mulai marak di Madina. Menurut data yang dihimpun, dari Polsek Kotanopan dan Polres Madina dalam seminggu ini sudah dua kali terjadi penipuan bermodus hipnotis. Pertama terjadi di […]

  • Visi Misi Yusuf Nasution – Imron Lubis

    Visi Misi Yusuf Nasution – Imron Lubis

    • calendar_month Sabtu, 28 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    VISI Visi dan Misi ini dibuat sebagai pedoman dalam penetapan arah kebijakan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah serta pelayananan kepada masyarakat selama lima tahun kedepan. Adapun visi pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal Tahun 2016 – 2021         Drs. M. Yusuf Nasution, M.Si dan H. Imron Lubis, S.Pd, M.M adalah : “ TERWUJUDNYA […]

expand_less