Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Sejumlah Penambang Batang Natal Kabarnya Ditangkap Polisi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2020
  • print Cetak

Satu unit beko beraktivitas tak jauh dari bantaran Sungai Batang Natal

MADINA (Mandailing Online) – Dalam sepekan ini personil polisi mengatasnamakan Polda Sumut dikabarkan menangkap sejumlah penambang emas ilegal Kecamatan Batang Natal, Madina.

Media Metro Tabagsel (grup Sumut Pos/JPNN) melansir berita penangkapan itu yang terjadi pada Selasa (11/8/2020) lalu.

Sejumlah pekerja tambang dikabarkan ditagkap dan 2 unit excavator (beko) diamankan, Selasa (11/8).

Namun, penangkapan ini sempat mendapatkan penolakan dari beberapa pekerja karena polisi hanya menertibkan sepihak atau tidak menertibkan semua penambang ilegal yang berada di lokasi itu.

Kasat Reskrim Polres Madina, Azwar ketika dikonfirmasi Metro Tabagsel membenarkan adanya peristiwa penangkapan tersebut.

“Krimsus Polda yang tangkap, ” kata Azwar, via seluler.

Untuk kronologinya, Kasat Reskrim menegaskan pihaknya tidak ada dilibatkan dalam penangkapan itu.

“Orang Polda yang nangkap, Polres tidak diikutkan, jadi saya gak tau, ” sebutnya.

Untuk memastikan informasi itu, Metro Tabagsel mencoba konfirmasi langsung kepada Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sumatera Utara Kombes Pol Rony Samtana melalui telepon selularnya, namun belum ada tanggapan. Pun demikian dengan pesan singkat maupun melalui WhatsApp pribadinya, Mantan Kapolres Tapsel itu tidak merespon. Meskipun pesan itu diketahui dibaca olehnya.

Terpisah, Kamis (13/8), Tim Harian Metro Tabagsel memastikan informasi penangkapan itu kepada Camat Batang Natal, Ali Syahbana. Namun, ia kaget dengan informasi penangkapan tersebut lantaran sedang berada di luar kota.

“Ada penangkapan!, saya sedang di Medan. Saya belum dapat informasi, ” katanya.

Terkait penangkapan dan penertiban itu, ia sangat sepakat agar segera ditertibkan seluruh kegiatan tambang yang tidak memiliki izin (tambang ilegal, red). Karena penambangan ilegal itu sangat berdampak terhadap lingkungan.

“Tentu (setuju penertiban tambang, red). Kalau soal penangkapan ini nanti saya pastikan dulu,” jelasnya.

Sementara itu, Lurah Muarasoma, Rahmad Zulhaidi mengatakan tidak mengetahui seperti apa penangkapan tersebut. Hanya saja, ia membenarkan warga yang ditangkap berdomisili di Muarasoma.

“Tidak tau saya, kalau lokasi kejadiannya di Desa Ampung Siala dan Jambur Baru, bukan disini. Memang, orangnya (orang yang ditangkap, red) ada orang sini, ” tuturnya.

Hingga kini, belum ada pihak terkait yang memberikan keterangan resmi terkait informasi penangkapan tambang ilegal tersebut.

Tambang emas tanpa izin telah berlangsung dalam dua tahun terakhir di sepajang pinggiran Sungai Batang Natal, Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal (Madina).

Jumlah excavator pun kian bertambah dalam sebulan terakhir mengeruk bantaran sungai. Informasi yang beredar, hingga pekan lalu jumlah exsvator telah mencapai sekitar 230 unit.

Excavator itu bekerja nyaris siang malam mengeruk material pasir kerikil yang mangandung butiran butiran emas.

Sumber : Metro Tabagsel
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Ucapkan Belasungkawa

    Bupati Madina Ucapkan Belasungkawa

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LINGGABAYU (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Ja’far Sukhairi Nasution menyampaikan ucapan belasungkawa atas peristiwa tewasnya 12 orang tertimbun longsor di lokasi tambang emas Desa Banjar Limabung, Kecamatan Lingga Bayu pada, Kamis (28/4/2022) sore. Sukhairi menyebut, 12 orang ibu rumah tangga tersebut meninggal saat mencari nafkah untuk membantu menghidupi rumah tangga. Atas nama Pemkab Madina, […]

  • Atika Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan 

    Atika Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan 

    • calendar_month Jumat, 1 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammu Nasution menyerahkah santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada tiga warga di Madina. Tiga warga tersebut masing-masing mendapat 42 juta rupiah. “Ini dipergunakan secara baik ya, jangan untuk beli hp atau kereta (sepeda motor). Kalo untuk buka usaha boleh, dimanfaatkan yang baik,” […]

  • Pernyataan Sikap Panitia Bupati Cup 1, Turnamen Mobile Legends Dibatalkan

    Pernyataan Sikap Panitia Bupati Cup 1, Turnamen Mobile Legends Dibatalkan

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Turnamen Mobile Legends Bupati Cup dibatalkan. Dan pihak panitia juga menyatakan permintaan maaf kepada bupati dan wakil bupati Madina. Pembatalan ini menujukkan bahwa pihak panitia telah menunjukkan sikap kesatria sejati. “Kami selaku panitia penyelenggara Bupati Cup 1 – Tournament Mobile Legends dengan ini kami meminta maaf kepada Bapak Bupati dan ibu […]

  • Salman Rais Mundur dari Jabatan Ketua BMI Madina

    Salman Rais Mundur dari Jabatan Ketua BMI Madina

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Muhammad Salman Rais, S.Sos menyatakan mengundurkan diri dari anggota sekaligus ketua DPC Banteng Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Mandailing Natal. “Surat tersebut telah saya sampaikan langsung ke sekretariat DPC PDIP Kabupaten Mandailing Natal, Jl. Willeam Iskander, Dalan Lidang, Panyabungan,” katanya, Kamis (4/10/2024) di Panyabungan. “Alasan saya mengundurkan diri adalah saat ini saya […]

  • Pejabat Dinkes Harus Minta Maaf Kepada Rakyat Madina

    Pejabat Dinkes Harus Minta Maaf Kepada Rakyat Madina

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pejabat di Dinas Kesehatan didesak meminta maaf kepada seluruh rakyat Madina terkait kesalahan input data covid-19 penyebab Madina masuk PKPM Level 4. Desakan itu dicuatkan ustad Sahminan Rangkuti, Rabu (18/9/2021). Jangan gara-gara oknum tertentu di Dinas Kesehatan Mandailing Natal (Madina), rakyat jadi korban menanggung rugi yang sangat besar. “Mau salah input […]

  • KPU Sumut Klarifikasi Pengaduan Seleksi Komisioner Kabupaten/Kota

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara mengklarifikasi pengaduan terkait dugaan kecurangan proses seleksi calon komisioner di kabupaten/kota. Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut Yulhasni di Medan, Rabu (16/10) mengatakan, berdasarkan pengaduan yang disampaikan, pihaknya meminta klarifikasi tersebut terhadap enam tim seleksi calon anggota KPU kabupaten/kota. Keenam tim seleksi yang dipanggil untuk […]

expand_less