Kamis, 13 Agu 2026
light_mode

Salahkah Kami Mencintainya?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 13 Nov 2020
  • print Cetak

Oleh : Imah Suganda Pattai
Mahasiswi Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

 

Tepat pada tanggal 10 November 2020, Indonesia kembali kedatangan putra terbaik bangsa. Seorang sosok yang memiliki jiwa kesatria, sosok yang mampu membangkitkan ghiroh setiap Muslim yang mencintainya. Yaa, selama 3 setengah tahun sosok ini harus hijrah ke Mekkah dengan begitu ummat harus menahan rindu yang teramat dalam.

Beliau adalah imam besar Habib Rizieq Sihab (HRS) , beliau adalah salah satu cucu rasulullah SAW. Saat kepulangannya, bandara Soekarno Hatta tiba-tiba berubah menjadi lautan manusia, ribuan bahkan jutaan orang menyambut kepulangan beliau. Pekikan takbir terus dikumandangkan, bendera Rasulullah pun terus dikibarkan.

Apakah ini pertanda kerinduan ummat terhadap sosok yang mampu menjaga marwah islam secara kaffah?

Namun, euphoria yang dirasakan oleh orang yang mencintai beliau berbanding terbalik dengan apa yang dirasakan oleh segelintir orang yang membenci beliau. Mereka menganggap kepulangan beliau memberi dampak negatif yang akan menghancurkan mereka. Sehingga segala upaya dilakukan untuk mencegah kepulangan imam besar ummat islam ini.

Dalam akun YouTube Muhibbin Ulama yang sudah ditonton lebih dari 4 rbu kali, HRS menjelaskan tentang upaya-upaya yang mereka lakukan dalam pencegahan kepulangannya. Mulai dari pembuatan akun sampai dibatalkannya tiket putri beliau. “Tapi ketika Allah sudah berkendak, apapun upaya yang mereka lakukan saya tetap bisa pulang ke Indonesia” ucap IB HRS dalam kanal YouTube Muhibbin Ulama.

Dan juga bersamaan dengan kepulangan HRS ada sebuah video yang beredar di media social. Video itu berisi tentang seorang prajurit TNI yang mengekspresikan kecintaannya terhadap HRS, dan dalam video tersebut prajurit TNI itu mengatakan dengan nada tegas “kami bersamamu Habib Rizieq”. Tapi sangat disayangkan, kecintaannya terhadap ulamanya sendiri dianggap penguasa melanggar disiplin militer, sehingga prajurit tersebut dikenai sanksi.

Dilansir dari CNNIndonesia, Kependam Jaya Kolonel Inf. Refki Efrianda Edwar mengatakan anggota yang ada dalam video itu adalah Asyari Tri Yudha. Anggota Kompi A Yunzikon II Kodam Jaya.

Refki menjelaskan, Asyari berangkat dari satuannya di Matraman, Jakarta Pusat menggunakan truk militer NPS. Asyari duduk di bagian belakang truk bersama rekan-rekannya. Kemudian, sekitar pukul 10.00 WIB saat truk melintas di Jalan Jatinegara, Jakarta Timur, Asyari membuat sebuah rekaman video.

Selanjutnya Refki menjelaskan tindakan Asyari itu bertentangan dengan hukum, yakni Pasal 8 Huruf a Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2014 tentang Hukum Disiplin Militer. Adapun pasal itu berbunyi : segala pembuatan yang bertentangan dengan perintah kedinasan, peraturan kedinasan atau perbuatan yang tidak sesuai dengan tata tertib militer. “Dan akan dijatuhi sanksi sesuai dengan tingkat kesalahannya” ucap Refki.

Lalu, bagaimana cara umat Islam mengunggapkan rasa cinta mereka kepada ulama ??

Jika di media social saja pemberitaan tentang kepulangan HRS membuat banyak akun-akun diancam untuk di-banned, umat Islam juga diberi sanksi. Lalu bagaimana dan apa yang harus umat lakukan??

Salahkah kami mencintai ulama kami??

Salahkah kami mencintai cucu Rasulullah??

Kami berharap dengan mencintai cucu Rasulullah, kami akan diberi syafaat di akhir yaumul kelak. Tidak ada yang kami harapkan selain syafaat rasulullah, apakah kalian tidak punya harapan sebagaimana harapan kami??

Salahkah kami mencintainya??

Tentu tidak. Di dalam islam mencintai seorang ulama salah satu akhlak mulia karena Allah telah menganggat derajat para ulama dan pengemban ilmu. Maka orang-orang beriman juga harus memuliakan orang yang telah dimuliakan Allah. Allah Ta’ãlã berfirman:

يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan (ulama) beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan.” (Q.S. Al Mujãdilah/58: 11).

Namun, pada kenyataan di zaman sekarang justru cinta kepada ulama justru dianggap radikal, dianggap perbuatan yang lebih sadis dari seorang pembunuh, lebih merugikan dari seorang koruptor.

Padahal mencintai dan memuliakan orang shalih dan para ulama adalah salah satu sarana taqarrub, mendekatkan diri kepada Allah. Allah Ta’ãlã berfirman: “Sesungguhnya penolong kalian hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk (kepada Allah). Dan barang siapa mengambil Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman menjadi penolongnya, maka sesungguhnya pengikut (agama) Allah itulah yang pasti menang”. (Q.S. Al Mãidah/5: 55-56).

Wallahu’alam Bishowab.***

Penulis tinggal di Sibolga

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Deliserdang Minta Gubsu Tindak Bupati

    DPRD Deliserdang Minta Gubsu Tindak Bupati

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LPj APBD Deliserdang Tahun Anggaran 2010 Terancam Dibatalkan LUBUK PAKAM- Rancangan peraturan daerah Kabupaten Deliserdang tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Ta 2010 terancam dibatalkan oleh Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho. Soalnya, hingga kemarin, Rabu (24/8), belum ada penyempurnaan yang dilakukan Bupati Deliserdang bersama DPRD Ranperda. Padahal, melalui surat keputusan Gubernur Sumatera Utara No 188.44/828/KRTS/ Ta 2011 […]

  • Dinas PUPR Madina Perbaiki Jalan Berlubang di Roburan Dolok

    Dinas PUPR Madina Perbaiki Jalan Berlubang di Roburan Dolok

    • calendar_month Kamis, 21 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    ROBURAN DOLOK( Mandailing Online ) Dinas PUPR Mandailing Natal ( Madina ) perbaiki jalan Kabupaten yang amblas di Desa Roburan Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan Kamis 21/9/2023. Perbaikan jalan ini sendiri merupakan aspirasi masyarakat langsung yang merasa kondiai jalan sudah membahayakan pengguna jalan. Plt Kepala Dinas PUPR Madina Elpiyanti Harahap pada Mandailing Online mengaku, berlobang nya […]

  • Seni Etnik Mandailing Juara I di Culture Fest of North Sumatra 2024

    Seni Etnik Mandailing Juara I di Culture Fest of North Sumatra 2024

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Kolaborasi Gordang Sambilan, Gondang dan Tor-tor Mandailing meraih juara I di Culture Fest of North Sumatra 2024. Culture Fest of North Sumatra 2024 diselenggarakan Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara tanggal 6 hingga 7 Mei 2024 di halaman UPT Musium Negeri Sumut, Medan. Grup yang menyabet juara I […]

  • Gubsu Terkesan Hanya Butuh Tepuk Tangan

    Gubsu Terkesan Hanya Butuh Tepuk Tangan

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Fraksi Partai Golkar DPRD Mandailing Natal (Madina) meminta Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi untuk tidak bertindak seperti anak TK dan terkesan hanya butuh tepuk tangan. “Gubsu jangan seperti anak TK yang tidak bisa dikritik dan hanya butuh tepuk tangan,” ujar Ketua Fraksi Arsidin Batubara ketika dimintai keterangan terkait statemen Gubsu […]

  • Polisi Lakukan Autopsi Pada Jasad Evi Yang Ditemukan Mengambang di Aliran Sungai Pintu Air

    Polisi Lakukan Autopsi Pada Jasad Evi Yang Ditemukan Mengambang di Aliran Sungai Pintu Air

    • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): guna memastikan penyebab kematian Evi (19) warga Desa Sidojadi, Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang ditemukan jasadnya mengambang di sungai aek pintu air siang tadi Jum’at 25/4/2024. Polres Madina membawa jasad korban ke RSU Bhayangkara di Medan. Ipda Bagus Seto Plh Kasi Humasy Polres Madina yang […]

  • Paket Proyek PU Didominasi Jalan dan Jembatan

    Paket Proyek PU Didominasi Jalan dan Jembatan

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sedotan dana untuk proyek fisik yang sedang ditenderkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Mandailing Natal (Madina) tahun ini didominasi sektor jalan dan jembatan. Rincian anggaran DAK dan DAU sebanyak 41 paket, meliputi program peningkatan jalan dan jembatan Rp.19,2 milyar, program pembangunan jalan jembatan Rp.3,2 milyar, pengembangan pengelolaan jaringan irigasi, rawa dan jaringan […]

expand_less