Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Atika : Varietas Siganteng Harus Dimuliakan Untuk Mendongkrak Penghasilan Petani

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 5 Des 2020
  • print Cetak

Atika Azmi Utammi Nasution

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan Sukhairi-Atika akan melakukan pemuliaan bibit padi varietas Siganteng sebagai salah satu upaya nyata meningkatkan intensifikasi persawahan di Mandailing Natal (Madina).

Varietas Siganteng adalah varietas yang ditemukan petani bernama Imran (almarhum) di Desa Huraba, Siabu, Madina beberapa tahun lalu. Varietas ini mampu memproduksi 9 hingga 11 ton per Ha. Nyaris menyamai varietas IF16 yang dikembangkan Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI).

Kedua varietas itu sama-sama ditemukan petani, namun kurang memperoleh apresiasi dari pemerintah. Padahal kedua varietas ini mampu memproduksi gabah jauh melampaui varietas keluaran perusahaan-perusahaan benis di Indonesia.

“Jika ada varitas unggul, kenapa tak dikembangkan. Ini peluang, sayangnya pemda Madina kurang respek, terbukti sulit kita dengar penangkaran Siganteng,” ujar Calon Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Urammi Nasution, B.AppFin,MFin menjawab wartawan, Sabtu (5/12/2020) di Panyabungan.

Pasagan Sukhairi-Atika (SUKA) memiliki komitmen yang kuat mengembangkan sektor pertanian di Madina, karena mayoritas mata pencaharian penduduk bergerak di sektor pertanian (sawah, kebun, tambak ikan, nelayan dan ternak).

Dan itu tertuang di dalam misi Sukhairi-Atika pada poin 1 yakni “Meningkatkan ekonomi di bidang agrikultur, industri dan pariwisata berlandaskan kearifan lokal guna terwujudnya kebijakan yang inklusif (menyeluruh) dan berkelanjutan.

Atika menyebut, memfokuskan varietas unggul pada budidaya padi merupakan keniscayaan agar produksi petani bisa meningkat.

Tentunya, selain benih, perhatian pada infrastruktur pertanian ke sentra-sentra persawahan, tambak ikan hingga kebun-kebun penduduk harus menjadi fokus pemerintah daerah dalam mendukung aktivitas semua petani di Madina. Termasuk juga dari sisi alsintan dan saprodi harus mudah diperoleh petani.

“Mayoritas mata pencaharian penduduk ada di sektor pertanian meliputi persawahan, tambak ikan, perkebunan, ternak. Namun tidak menjadi fokus penting dalam struktur kebijakan selama ini,” ujar Atika lulusan Master finance dari University of New South Wales, Australia ini.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Hari Terlantar di Jakarta, 15 Mahasiswa Sumut Tiba

    Dua Hari Terlantar di Jakarta, 15 Mahasiswa Sumut Tiba

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Setelah beberapa hari tidak bisa berkomunikasi akibat krisis politik di Mesir, akhirnya Hafizah Siregar berhasil dievakuasi pemerintah dan dikembalikan ke Medan, Jumat (4/2). Setelah diwawancarai wartawan, mahasiswi fakultas Agama Islam itu langsung pulang keluarganya pulang ke rumah di Jalan Genteng Ujung Gang Keluarga No 9 Delitua, Deli Serdang. Diapari Siregar (46) orangtua dari Hafizah Siregar […]

  • Pemberhentian Kepsek SD Sirangkap Sesuai Peraturan

    Pemberhentian Kepsek SD Sirangkap Sesuai Peraturan

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina), Syafaruddin Nasution mengatakan bahwa pengangkatan dan pemberhentian kepala sekolah di Madina beberapa waktu lalu sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Itu dikatakannya di ruang Komisi I DPRD Madina, Senin (6/4) terkait adanya protes sejumlah warga dan komite sekolah atas pemberhentian Dorima, […]

  • Pemkab Madina: Pendirian Tower di Madina Square Belum Ada Izin

    Pemkab Madina: Pendirian Tower di Madina Square Belum Ada Izin

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu Mandailing Natal, Parlin Lubis menyatakan bahwa pendirian tower mini T-20 di atas salah satu ruko di kompleks Madina Square, Panyabungan belum memiliki izin. “Sampai sekarang ini tower tersebut belum memiliki izin, dan kita baru menerima permohonan izin mereka semalam, namun tidak kita proses akibat dari […]

  • Penempatan di Madina Guru Pincang

    Penempatan di Madina Guru Pincang

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – PDI Perjuangan Panyabungan Barat mendesak Dinas Pendidikan untuk segera melakukan pemeratan dalam penempatan guru untuk SD di Kecamatan Panyabungan Barat. Saat ini, rata-rata SD hanya memiliki tiga orang guru kelas atau guru tetap. Sedangkan sisanya, termasuk guru honor. Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Panyabungan Barat Hosman Hasibuan mengatakan kepada wartawan […]

  • IPM Muhammadiyah Siabu dan NNB Desa Hutapuli Bantu Korban Ulupungkut

    IPM Muhammadiyah Siabu dan NNB Desa Hutapuli Bantu Korban Ulupungkut

    • calendar_month Senin, 22 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Laporan : JAKFAR NASUTION – Siabu Dari Abi Hurairah Rahdiallohuanhu, Nabi shallahu alaihi wassalam bersabda “Siapa siapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang mukmin, maka Allah akan melapangkan darinya satu kesusahan di hari Qiamat. Siapa-siapa memudahkan urusan orang yang kesulitan (dalam masalah hutang) maka Azza Wajalla memudahkan baginya dari kesulitan di dunia […]

  • Sekitar 700 Warga Pidoli Sambut Yusuf-Imron

    Sekitar 700 Warga Pidoli Sambut Yusuf-Imron

    • calendar_month Senin, 23 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ratusan warga Desa Pidoli Lombang Kecamatan Panyabungan menyambut kedatangan pasangan calon bupati/wakil bupati Madina nomor urut 1, Drs.H.M.Yusuf Nasution, M.Si-H.Imron Lubis, S.Pd,MM, (20/11). Begitu sampai, pasangan Yusuf-Imron langsung “diulosi” para pengetua adat dan harajaon setempat dan sekitar 700 warga yang didominasi oleh kaum ibu dan Naposo Nauli Bulung. Pasangan “berhasil” ini […]

expand_less