Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

HIRUK PIKUK DUNIA PENDIDIKAN

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 17 Sep 2021
  • print Cetak

Oleh: Julia Sitanggang, S.Pd
Karyawan swasta, anggota Majelis Taklim Islam Kaffah, tinggal di Tapanuli Tengah

 

Pendidikan adalah cara untuk mengangkat kelas sosial. Di sisi lain, pendidikan juga menjadi dasar pembangunan negara-negara maju.

Namun faktanya, masih banyak anak muda di Indonesia yang tidak memiliki kesempatan yang cukup untuk mengenyam pendidikan tinggi, khususnya universitas. (Sumber MEDIA JABODETABEK)

Kita lihat sekarang banyak lembaga yang memang membuat suatu ajang pendidikan, tapi hanya membuat anak didik nntuk jadi cikal bakal kemajuan dalam hal tenaga kerja, bukan mendapatkan pendididikan yang tinggi tapi malah dijadikan sebagai buruh tenaga kerja yang ujungnya anak akan hanya akan memikirkan kesuksesan masalah finansial saja, tanpa memikirkan masa depan kesuksesan akhirat yang kekal abadi nantinya. 

Apalagi di era zaman sekarang yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin, jadilah budak dunia yang senantiasa haus akan kenikmatan duniawi. Na’udzubillaah

Orangtua dan anak seakan kehilangan arah pendidikan yang sebenarnya. Tidak heran karena anak dan orangtua sama-sama mengharapkan keuntungan materi, dan tidak jarang lupa akan akhirat.  Padahal tujuan kekal abadi yang lebih menjanjikan adalah syurgaNya Allah swt. 

Ini terjadi karena kahidupan kapitalis yang mana penguasalah yang akan semakin berkuasa. Anak didik tidak dihiraukan lagi.  Miris sekali memang kehidupan zaman milenial saat ini. 

Yang semakin menggeramkan rakyat, pemerintah hanya berdiam diri tutup telinga melihat keadaan pendidikan saat ini. Wajar saja, karena yang hanya mereka kejar adalah materi semata. Tidak peduli akan kehidupan yang semakin menggila ini.

Hiruk pikuk dunia pendidikan yang melanda generasi kita saat ini berlalu begitu saja, apalagi di masa pandemi saat ini. Mencari segepok uang itu terlalu susah, bahkan kita lihat bagaimanalah orangtua bekerja siang dan malam hanya untuk bisa menyekolahkan anak yang dicintainya. Agar bisa sukses dan bisa membanggakan kedua orangtuanya.

Tentu ini adalah cita-cita setiap anak dan orangtua yang selalu ingin mengharapkan yang terbaik di masa depannya kelak. Tapi itu hanyalah sebuah ilusi yang hanya sia sia saja. Karena selama pendidikan ini tidak ditentukan arah tujuannya akan semakin runyam dan kita hanya mendapati kerusakan yang semakin menjadi-jadi di tengah masyarakat kita. 

Kita sebagai cikal bakal hasil generasi peradaban semoga kita selalu senantiasa menanamkan nilai akhlaqiyah terutama aqidah yang menjadi tujuan utama kehidupan seseorang tersebut. Karena hanya aqidahlah yang akan mengantarkan seseorang tersebut kepada syurgaNya Allaah swt.

Wallahu’alam bishowab

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Kali Ketiga, SMA Negeri 1 Kotanopan Sabet Juara Umum RM2C

    Ini Kali Ketiga, SMA Negeri 1 Kotanopan Sabet Juara Umum RM2C

    • calendar_month Kamis, 13 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Group Marching Band Gita Perdana Karya SMA Negeri 1 Kotanopan, Mandailing Natal kembali menyebet juara umum di kejuaran  Raja Majestik Marching Competition (RM2C). Kepala Sekolah SMAN 1 Kotanopan, Annagian Siregar, Kamis (13/10) mengungkapkan, group marching band sekolah itu berhasil meraih juara I Display And Showmanship, Juara I General Effect, Juara […]

  • Parkir Tak Jelas, Pasar Panyabungan Semrawut

    Parkir Tak Jelas, Pasar Panyabungan Semrawut

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Kesemrawutan di jalan protokol Kota Panyabungan sebagai pusat kota Kabupaten Mandailing Natal (Madina) disebabkan areal parkirnya tidak jelas. Sehingga, di jam lalulintas padat, pengendara akau sulit melewati ruas jalan tersebut. Amatan METRO, Selasa (24/1) Kabupaten Madina mekar dari Kabupaten Tapsel tahun 1998 lalu, kondisi jalinsum Kota Panyabungan masih tetap seperti dulu. Di kiri kanan […]

  • DPRD Pertanyakan Dana Kesehatan Warga Miskin 5 Milyar

    DPRD Pertanyakan Dana Kesehatan Warga Miskin 5 Milyar

    • calendar_month Jumat, 4 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kebijakan Pemkab Mandailing Natal (Madina) meningkatkan alokasi anggaran kesehatan untuk warga miskin menjadi 5 Milyar Rupiah, mulai dipertanyakan pihak DPRD Madina. Peningkatan anggaran kesehatan untuk warga miskin ini merupakan implementasi visi misi Hidayat-Dahlan dalam hal kesehatan gratis di Kabupaten Mandailing Natal yang secara teknis diterapkan dengan sistem Jaminan Kesehatan Daerah atau […]

  • Jaksa Tahan Tersangka Koruptor Nisel dan Langkat

    Jaksa Tahan Tersangka Koruptor Nisel dan Langkat

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LANGKAT- Kejaksaan di Sumatera Utara unjuk gigi dalam penanganan kasus korupsi. Kemarin (2/3), Kejati Sumut menahan mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan (Nisel), Rahmad A Dachi MKes terkait perkara dugaan korupsi pengadaan alat alat kesehatan dan obat-obatan di Nisel senilai Rp3,5 miliar. Sedangkan Kejaksaan Negri (Kejari) Stabat menahan Hasnil (45), konsultan penghitungan PPH 21 […]

  • Cetak Pebisnis Muda, BOC Kembali Gelar Seminar

    Cetak Pebisnis Muda, BOC Kembali Gelar Seminar

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komunitas Business Owners Community (BOC) kembali mengadakan seminar di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut. Seminar berlangsung di Cafe Rumah Daun, kawasan Toguda-STAIN, Minggu (19/10/2025). Seminar Wirausaha ini diadakan sebagai universary ke 3 tahun komunitas BOC, juga untuk memperingati hari pengentasan kemiskinan internasional yang diperingati setiap tanggal 17 Oktober. Peserta seminar berasal dari […]

  • Kades Rantobi Mengaku Parman Pemilik Lahan Tambang Maut di Desanya. Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

    Kades Rantobi Mengaku Parman Pemilik Lahan Tambang Maut di Desanya. Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Kepala Desa ( Kades) Rantobi di Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madima ) Fajaruddin akhirnya bersuara berkaitan dengan teka teki siapa pemilik kolam tambang emas ilegal yang mengakibatkan dua bocah perempuan warga setempat ditemukan tewas tenggelam ” Iya pemilik lobang galian tambang ilegal itu adalah Parman warga Aek Baru […]

expand_less