Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

“Vaksinasi” Ideologi Juga Penting di Era Covid-19

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 9 Okt 2021
  • print Cetak

Moechtar Nasution, Sekretaris Dewan Pakar MPC PP Madina menyerahkan cindramata kepada narasumber dari usur kepolisian diwakili kapolsek Panyabungan di acara talk show “Refleksi G30S/PKI”, Jum’at (08/10/2021).

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pandemi virus Corona (covid-19) berpotensi memicu kebangkitan ideologi radikal.

Hal tersebut sampaikan oleh Moechtar Nasution, Sekretaris Dewan Pakar MPC PP Madina dalam sesi tanya jawab saat talk show “Refleksi G30S/PKI ; Membumikan Nilai-nilai Pancasila, Merajut Kolektifitas, Membangun Solidaritas Ditengah Pandemi Covid-19”

Talk show ini dilaksanakan Pemuda Pancasila Kabupaten Mandailing Natal, di Cafe Kopinta, Panyabungan, Jumat  (08/10/2021).

“Patut diwaspadai  potensi bangkitnya nilai-nilai, paham individualisme, komunisme, intoleransi, separatisme, radikalisme, terorisme, dan etnonasionalisme di tengah ketidakpastian akibat pandemi covid-19,” sebutnya.

Oleh karena itu, Moechtar berharap perang terhadap pandemi covid-19 jangan hanya penguatan tubuh dengan vaksinasi, tetapi juga harus dibarengi dengan peningkatan ketahanan ideologi masyarakat.

“Vaksinasi” ideologi Pancasila secara massif, gradual, dan terpadu menjadi urgen sehingga potensi ancaman, ganguan, hambatan yang ingin menggantikan Pancasila sebagai ideologi bangsa dapat secara dini dideteksi, ditangkal, dan dicegah.

Lebih lanjut, Moechtar yang juga ASN di Badan Kesbangpol Mandailng Natal ini menyebutkan, melalui “vaksinasi” ideologi tersebut akan dapat merekatkan kembali persatuan dan kesatuan sebagai sesama anak bangsa.

“Sesungguhnya hal ini yang sangat dibutuhkan bangsa dewasa ini, apalagi kita tengah dihadapkan pada kompleksitas permasalahan bangsa dan juga perubahan dunia yang semakin cepat akibat revolusi industri 4.0 dan juga Society 5.0.” sebutnya serius

“Saya  percaya, wabah covid-19 justru akan semakin memperkuat ketahanan ideologi Indonesia. Karena, covid-19 tidak hanya menjadi tantangan, tetapi menjadi peluang baru bagi Indonesia” paparnya.

Dihadapan forum itu, Moechtar juga menjelaskan bahwa tidak selamanya yang menganut paham komunisme itu hanya orang atheis, namun belajar dari sejarah justru banyak juga orang yang memiliki pengetahuan agama yang mumpuni menjadi pengikutnya.

“Ini jelas terekam dalam sejarah, bagaimana kemudian Sarekat Islam (SI) berhasil disusupi paham komunisme sehingga pecah menjadi Sarekat Islam Putih dan Sarekat Islam Merah. Dan banyak juga perlawanan terhadap kolonialisme Belanda diaktori mereka yang terkontaminasi paham komunis itu, diantaranya H.Misbach di Surakarta yang kemudian akhirnya dibuang ke Papua dan seterusnya dan seterusnya”.

“Untuk itulah, melalui forum seperti ini kita ingin mengintrodusir pemahaman kebangsaan khususnya kepada generasi milineal sehingga tercipta kesadaran bersama bahwa ancaman terhadap anasir-anasir yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa itu akan tetap terjadi di masa ini dan di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Partisipasi Pemuda Dalam Percepatan Pembangunan di Mandailing Natal

    Partisipasi Pemuda Dalam Percepatan Pembangunan di Mandailing Natal

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Maradotang Pulungan   Baik buruknya suatu bangsa dilihat dari kualitas pemudanya. Tergantung pada karakter dan moral pemudanya. Sampai-sampai untuk menggambarkan betapa berharganya pemuda sebagai aset suatu bangsa, Presiden Soekarno pernah mengatakan “Beri aku sepuluh pemuda, maka akan kuguncangkan dunia”. Pemuda adalah simbol kekuatan, masa depan dan harapan suatu bangsa. Pemuda memiliki tipe […]

  • Guru Hendak Buang Air, Harus Numpang di Rumah Warga

    Guru Hendak Buang Air, Harus Numpang di Rumah Warga

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NATAL (Mandailing Online) : Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina) didesak untuk melengkapai fasilitas penunjang di SD Negeri 380 Kunkun Kecamatan Natal. Pasalnya, di SD ini belum ada WC, akibatnya para tenaga pendidik yang ingin buang air harus selalu menumpang ke rumah warga terdekat. Sedangkan jika murid-murid ingin buang air kecil harus ke belakang gedung […]

  • Kabut Asap Mulai Selimuti Bukit Barisan di Madina

    Kabut Asap Mulai Selimuti Bukit Barisan di Madina

    • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) : Kabut asap mulai selimuti Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ), Sumatera Utara. kondisi ini terpantau sudah dua hari terakhir. Meski jarak pandang masih normal, namun bukit barisan yang berada di daerah ini terlihat sudah diselimuti kabut. Kabut asap ini diduga kiriman dari kebakaran hutan yang terjadi di provinsi Jambi […]

  • Dicari, Calon Kapolri Tak Korupsi

    Dicari, Calon Kapolri Tak Korupsi

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sosok jenderal yang dicalonkan adalah yang tak terlibat pelanggaran HAM, korupsi, patuh membayar pajak, dan bisa menjalin kerjasama dengan lembaga terkait. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meninjau Museum Polri dalam acara perayaan ulang tahun Bhayangkara (HUT Polri) ke-63, di Markas Besar Polri, Jakarta, 1 Juli 2009. [TEMPO/ Panca Syurkani] Masa jabatan Jenderal Bambang Hendarso Danuri tinggal […]

  • Potret Buram Sekolah di Labuhanbatu Siswa Belajar Beralaskan Tikar dan di Ruang Guru

    Potret Buram Sekolah di Labuhanbatu Siswa Belajar Beralaskan Tikar dan di Ruang Guru

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Labuhanbatu. Kasus siswa-siswi belajar tanpa dilengkapi sarana dan prasarana proses belajar mengajar (PBM) yang memadai, mulai terungkap di Kabupaten Labuhanbatu. Kalau siswa SMA Negeri 1 Kecamatan Panai Hilir, belajar beralaskan tenda biru, di SMP Negeri 2 (satu atap) Dusun Tanjung Harapan, Kecamatan Pangkatan, harus belajar dengan beralaskan tikar. Siswa-siswi SMPN 2 sebanyak 44 orang terpaksa […]

  • Video Ucapan Selamat Pelantikan Sukhairi Atika dari BAKD Kecamatan Kotanopan

    Video Ucapan Selamat Pelantikan Sukhairi Atika dari BAKD Kecamatan Kotanopan

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Klik di sini >>>>   VID-20210723-WA0029

expand_less