Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Festival Budaya Bersastra Gordang Sambilan Berlangsung Senin

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 20 Feb 2022
  • print Cetak

Festival Gordang Sambilan tahun 2012 di Panyabungan (ilustrasi)

Jika tak ada halangan, Mandailing Natal akan melangsungkan Sidang Adat dan Festival Budaya Bersastra Gordang Sambilan.

Insyaalah dilangsungkan Senin depan, 21 Pebruari 2022″ kata Ketua Umum Badan Pemangku Adat dan Budaya (BPAB) Mandailing Natal (Madina), Mangaraja Soangkupon kepada Mandailing Online di Panyabungan, Jum’at (17/2/2022).

Lokasinya direncanakan di kawasan Tambangan, Mandailing Natal (Madina)

Para raja-raja Mandailing akan bersidang di Sidang Adat ini yang dihadiri tokoh masyarakat, pakar serta praktisi budaya.

Mangaraja Soangkupon menyatakan persiapan Sidang Adat ini tergolong singkat.

Festival Budaya Bersastra Gordang Sambilan beranjak dari esensi bahwa ada sisi kekayaan sastra daerah yang melekat pada Gordang Sambilan.

Aksi tabuhan Gordang Sambilan ini ditarget diikuti puluhan grup Gordang Sambilan dari berbagai penjuru Mandailing Natal.

Sidang Adat dan Festival ini bertujuan sebagai persiapan syarat-syarat pendaftaran Gordang Sambilan ke atase Unesco di Prancis pada momen Hari Bahasa Ibu Internasional (International Mother Language Day).

Pada Hari Bahasa Ibu Internasional, UNESCO dan badan-badan PBB lain akan berpartisipasi dalam program mempromosikan keragaman budaya dan bahasa di seluruh dunia.

Kepala Balai Bahasa Sumatera Utara, Dr. Maryanto (pakai masker); Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan Madina, Muhammad Idris (nomor 1 dari anan); Ketua Umum BPAB Madina, Mangaraja Soangkupon (2 dari kiri); Harahap dari Balai Bahasa Sumatera Utara (kiri) di Panyabungan, Jum’at (18/2) saat berbincang persiapan Festival Budaya Bersastra Gordang Sambilan.

Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Sumatera Utara, Dr. Maryanto, M.Hum kepada Mandailing Online, Jum’at (18//2022) menyatakan melalui aksi Festival Budaya Bersastra Gordang Sambilan ini diharapkan hasilnya dapat mengembalikan memori kolektif masyarakat di tingkat nasional akan peran pentingnya keberadaan masyarakat Mandailing sebagai kampung segudang punjangga yang telah melahirkan para tokoh sastrawan penting dalam pergerakan nasional Indonsia.

Dampak besar hasil aksi festival itu ialah tertanamnya ingatan publik nasional dan internasional serta teregisterasi WBTB (warisan budaya tak benda) masyarakat Mandailing di UNESCO terhadap keberadaan budaya bersastra Gordang Sambilan tersebut murni di tangan masyarakat adat Mandailing.

Dikatakannya, sastra Mandailing sebagaimana terungkap dalam seni Gordang Sambilan merupakan salah satu kekayaan sastra daerah yang —seturut dengan amanat Pasal 28 dalam PP No. 57 Tahun 2014 —dilakukan pelindungan untuk mempertahankan kedudukan dan fungsi bahasa daerah sebagai pembentuk kepribadian suku bangsa, peneguh jati diri kedaerahan, dan sarana pengungkapan serta pengembangan sastra dan budaya daerah.

Aksi festival ini sangat penting untuk dilakukan oleh pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal guna merawat hak adat Mandailing dari kemungkinan budaya bersastra Gordang Sambilan ini telah didaftarkan kepada badan dunia di PBB sebagai warisan budaya tak-benda oleh pihak lain.

Lebih jauh Maryanto mengungkap bahwa dalam bidang pendidikan dan kebudayaan, masyarakat Mandailing di Provinsi Sumatera Utara memiliki jejak tokoh inspiratif sehebat Ki Hadjar Dewantara.

Jauh sebelum Taman Siswa berdiri pada tahun 1922, Sati Nasution—yang lebih dikenal bernama Williem Iskander—telah berjuang di dunia pendidikan melalui pendirian sekolah guru pertama (sekolah bumiputra) di Mandailing pada tahun 1862. Tokoh terkemuka itu adalah seorang pujangga yang menghasilkan pujangga demi pujangga pada zamannya masing-masing.

“Budaya bersastra daerah Mandailing ini merupakan bagian tak-terpisahkan dengan perkembangan jagat kesusastraan Indonesia,” katanya.

Dari sejumlah pujangga terkemuka pada masa kolonial, ada Merari Siregar sebagai pengarang novel terbitan awal Balai Pustaka (1921): Azab dan Sengsara. Roman modern pertama itu ditulis dengan kekhasan sastra daerah Mandailing karena kuatnya penguasaan bahasa ibu oleh pengarang—bahasa daerah Mandailing, termasuk dalam hal aksaranya—di samping  penguasaannya dalam bahasa komunikasi luas pada saat itu. Pada era angkatan pujangga Balai Pustaka itu, tak-boleh terlupakan adanya seorang tokoh pemuda Mandailing—Sanusi Pane—yang memberikan persetujuan pertama kali lahirnya gagasan bahasa persatuan Indonesia (2 Mei 1926).  Bersama dengan tokoh nasional dari Mandailing lainnya seperti Armin Pane dan Sutan Takdir Alisyahbana, Sanusi Pane juga menjadi pelopor angkatan Pujangga Baru yang terus-menerus melahirkan gagasan pembaruan menuju pintu gerbang kemerdekaan Republik Indonesia.

Telah tiba saatnya segudang pujangga yang berdarah Mandailing tersebut dijadikan lebih inspiratif bagi generasi muda agar bahasa dan sastra daerah Mandailing tidak mengalami kemunduran, seiring dengan majunya zaman kekinian.

“Oleh karena itu, pada momentum Hari Bahasa Ibu Internasional (21 Februari 2022), kampung segudang pujangga ini perlu dipertunjukkan kepada publik seluas mungkin supaya dapat ditengok kembali oleh masyarakat di tingkat nasional dan—bahkan—di dunia tingkat internasional,” ujarnya. (Dahlan Batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nama-nama Caleg Yang Akan Duduk Dari Dapil Madina IV

    Nama-nama Caleg Yang Akan Duduk Dari Dapil Madina IV

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina) telah menyelesaikan rekapitulasi perolehan suara partai politik Pemilu 2014, Senin dini hari (22/4/2014). Sebanyak 7 kursi DPRD Madina yang diperebutkan di Daereh Pemilihan IV (Dapil V) meliputi Kecamatan Batahan, Natal, Muara Batang Gadis dan Kecamatan Sinunukan. PKB memperoleh 1 kursi di dapil IV dengan […]

  • Demonstran Duduki Gedung DPRD Psp

    Demonstran Duduki Gedung DPRD Psp

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tanyakan Besarnya Anggaran Pansus Sangkumpal Bonang SIDIMPUAN- Sekitar 30-an massa dari Yayasan Kompak dan Komunitas Pinggiran Payung Hitam (Kopi Pahit) berunjuk rasa ke gedung DPRD Padangsidimpuan, Rabu (2/2). Mereka mempertanyakan besarnya anggaran Pansus Pasar Sangkumpal Bonang yang mencapai Rp206 juta serta dugaan korupsi di Sekretariat DPRD. Bahkan, demonstran masuk ke dalam gedung dan menduduki kursi […]

  • Susah Dilewati :

    Susah Dilewati :

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Susah Dilewati : Para pengguna Jalan penghubung Panyabungan Gunung Baringin dititik desa Parmompang terpaksa harus berhati-hati karena amblas. Kerusakan ini sudah berlangsung lama namun belum upaya perbaikan dari Pemerintah Daerah setempat. (Hol)

  • KPPG Madina Foto Bersama Wakil Gubernur Sumatera Utara

    Pelecehan Seksual Marak, Ketua KPPG Apresiasi MPC PP Madina

    • calendar_month Minggu, 3 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pelecehan dan kekerasan seksual terhadap anak sedang marak di Madina (Mandailing Natal). Setidaknya dalam 2 bulan terakhir ada 5 kasus yang mencuat ke publik. Terbaru, pelecehan oleh salah satu sopir Aek Mais terhadap penumpang inisial YN pada Sabtu (25/9) lalu. Maraknya pelecehan seksual di Madina belakangan ini, terutama pelecehan terhadap anak, […]

  • Harga Karet Berbeda di Madina

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Harga karet memiliki perbedaan berdasar per kawasan di Mandailing Natal Madina. Di Batang Natal, harganya sudah menembus angka 11.000 per kilo gram. Sementara di Panyabungan Utara pada penjualan Senin (27/5/2013) kemarin masih di level 8.500 rupiah per kilo gram. Perbedaan ini disebabkan oleh tingkat kepadatan dan kekenyalan getah karet dari […]

  • DCS Dapil 2 PKP Madina

    DCS Dapil 2 PKP Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 PKP Madina

expand_less