Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Warga Sibanggor Merasakan Gas Ba’da Salat Asar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
  • print Cetak

Warga Sibanggor Julu saat dilarikan ke rumah sakit, Minggu (6/3/2022).

Kepanikan warga Sibanggor Julu, Mandailing Natal, Sumatera Utara seolah tiada akhir.

Ancaman sebaran gas beracun jenis H2S kembali terulang.

Paparan hidrogen sulfida (H2S) dari sumur geothermal diduga penyebabnya.

Puluhan warga dilarikan ke rumah sakit akibat sesak dan lemas.

Berdasar pengakuan sejumlah warga Sibanggor Julu di RSU Panyabungan, paparan gas mulai terasa ba’da salat azar, Minggu (6/3/2022).

“Saya lagi masak di dapur, tiba-tiba ada bau asap menyengat. Aromanya tidak enak,” kata Ruwiyah (28), warga Banjar Manggis yang dikutip BeritaHuta, Minggu.

Warga lain bernama Makmur, menyatakan tebaran gas mulai terasa sekitar pukul 16.30. Namun, ada juga warga yang menyebutkan sebenarnya aroma gas tak sedap itu sudah ada mulai pukul 15.00 WIB.

Saat kejadian, lanjut Makmur, semua warga Sibanggor Julu sebenarnya berada di dalam rumah karena memang sudah ada pengumuman bakal ada kegiatan Well Test di Well Pad AAE di Desa Siabanggor Julu, pada Minggu (6/3/2022), sekitar pukul 15.00. Masyarakat juga dihimbau tidak keluar rumah.

Korban lain, Endang Suprianti (35), menyebutkan merasakan sesak akibat adanya gas sekitar pukul 16.45.

“Tiba-tiba sesak. Rupanya warga lainnya juga merasakan hal serupa,” katanya dikutip BeritaHuta.

Di hari yang sama, Corporate Communication PT SMGP, Roby yang dihubungi BeritaHuta  mengatakan sedang di Jakarta. Ia membenarkan perusahaan itu Minggu petang melakukan kegiatan Well Test di Well Pad AAE di Desa Siabanggor Julu.

Saat pembukaan, kata dia, tidak terdeteksi adanya sebaran H2S.

Namun, setelah pembukaan terdapat keluhan warga. Mereka mencium bau H2S dan mengalami muntah dan lemas.

“Tim di lapangan langsung mengevakuasi ke rumah sakit,” katanya.

Saat ini penyidikan sedang dilakukan dan bekerjasama dengan pihak berwenang. PT SMGP telah mengambil langkah pendahuluan dengan fokus pada keselamatan warga dan pekerja.

Di sisi lain, hingga kini belum diketahui data pasti jumlah warga Sibanggor Julu yang terpapar gas H2S.

Meski demikian, data sementara dari Polres Madina hingga Minggu malam, menyebutkan sekitar 52 warga dilarikan ke RSU Panyabungan dan RS Permata Madina.

“Jumlah korban 52 orang,” kata Kapolres Mandailing Natal, AKBP H. Muhammad Reza dikutip Mohga News.

30 orang di RSUD Panyabungan dan 22 orang di RSU Permata Madina.

Pada tanggal 25 Januari 2021 peristiwa serupa terjadi. Sebanyak 5 warga meninggal dunia dan 24 warga lainnya harus dirawat di rumah sakit, menyusul semburan gas H2S dari persiapan pembukaan sumur SMP-T02 untuk komisioning PLTP Unit II (15 MW) yang dikelola PT SMGP di Sibanggor Julu.

Sumber: BeritaHuta/MohgaNews
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Madina : 11.467 Orang Mengungsi

    Banjir Madina : 11.467 Orang Mengungsi

    • calendar_month Selasa, 21 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 11.467 orang saat ini dipengungsian akibat banjir yang menerjang sejumlah kawasan di Mandailing Natal. Demikian data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mandailing Natal (Madina). Dalam keterangan pers, Kepala BPBD Madina, Subuki Nasution di Posko Tanggap Darurat Bencana Kabupaten di Panyabungan, Selasa (21/12/2021). total yang dihantam banjir sebanyak 74 desa/kelurahan di […]

  • Sudah 5 Hari Suplai Air dari Tirta Madina Mati di Parbangunan

    Sudah 5 Hari Suplai Air dari Tirta Madina Mati di Parbangunan

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Konsumen Tirta Madina di kawasan Parbangunan, Panyabungan, Madina, kecewa karena sudah 5 hari suplai air tak mengalir alias mati. “Sudah 5 hari,” ungkap Nasution kepada Mandailing Online di samping masjid Al-Muhajirin Desa Parbangunan, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Jum’at (8/4/2022). Warga tak tahu mengapa aliran air mati. Mereka tidak memperoleh pemberitahuan dari […]

  • Jenazah Hasanuddin Ditemukan Bersimbah Darah

    Jenazah Hasanuddin Ditemukan Bersimbah Darah

    • calendar_month Sabtu, 18 Nov 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Kelurahan Kota Siantar, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara dikejutkan penemuan jenzah pria bersimbah darah, Sabtu dini hari (18/11/2017). Korban diketahui bernama Hasanuddin (40), warga Kelurahan Kota Siantar. Istri korban, Halimah Lubis (35) yang didampingi putrinya yang masih duduk di bangku SD menangis histeris begitu melihat jenazah korban. Kasat Reskrim […]

  • Kemiri dari Pastap Julu

    Kemiri dari Pastap Julu

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Dua orang memindahkan goni berisi biji kemiri ke atas mobil di Desa Pastap Julu, beberapa waktu lalu. Desa Pastap Julu, Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal, Sumut merupakan desa penghasil kemiri dan hasil kebun lainnya. Desa ini berada di ujung selatan barat daya Kecamatan Tambangan. Berbatas langsung dengan hutan. Pohon kemiri menyebar di beberapa titik perbukitan […]

  • Kualitas Pembangunan Jalan Setapak Sangat Rendah

    Kualitas Pembangunan Jalan Setapak Sangat Rendah

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sejumlah warga Desa Sundutan Togo, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Madina meninjau pembangunan jalan setapak sepanjang 180 meter yang mempunyai kualitas yanga sangat rendah sebab campuran semen dan pasir sudah bias dicakar ayam. “Harapan warga atas sebuah pembangunan dari Pemkab Madina selama ini dengan terbangunnya sebuah jalan setapak […]

  • Sebaiknya Proyek Fisik Dilepaskan Dari Disdik Madina

    Sebaiknya Proyek Fisik Dilepaskan Dari Disdik Madina

    • calendar_month Kamis, 20 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)-Ketua Komisi I DPRD Mandailing Natal (Madina) Iskandar Hasibuan menyarankan agar Dinas Pendidikan tidak usah lagi menangani proyek fisik maupun non fisik. Sehingga yang menjadi tanggungjawab instansi ini murni mengurusi pendidikan saja. “Agar pendidikan di daerah terus berkembang, kembalikan itu proses pembangunan berbagai bangunan sekolah kepada instansi yang lebih berkompeten, sehingga orang-orang yang […]

expand_less