Senin, 15 Jun 2026
light_mode

Diskriminasi Akibat Islamphobia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
  • print Cetak

Oleh: Ross A.R
Aktivis Dakwah Medan Johor

 

Viral di jagad sosial media tentang pemberitaan seorang ustadz tanah air yaitu Ustadz Abdul Somad yang lebih sering di panggil UAS. Pasalnya UAS dan keluarga dicekal di Singapura pada saat akan berlibur.

Dan yang lebih mirisnya lagi, menurut pemerintah Singapura itu dikarenakan UAS pernah berceramah terkait tentang bom bunuh diri adalah sah dalam konteks konflik Israel-Palestina, dan dianggap syahid, serta dalam ceramahnya di depan publik pernah mengatakan kalau penganut agama selain Islam adalah kafir.

Dai kondang, Ustaz Abdul Somad mengalami kejadian kurang mengenakkan saat berkunjung ke Singapura.

UAS bersama dengan istri dan anaknya mengaku dideportasi dari Singapura. Bahkan UAS sempat ditahan di sebuah ruangan yang sempit sebelum dipindahkan ke ruangan yang lebih besar (17/5/2022).

Apa yang disampaikan pemerintah Singapura tentunya sebagai bentuk islamphobia akut. Kecemasan pemerintah Singapura terlihat saat menyampaikan alasan mendeportasi UAS karena penyebutan kata kafir yang dipermasalahankan.

Inilah fakta dalam sistem demokrasi, dimana HAM akan membisu jika umat Islam yang mendapatkan diskriminasi. Sudah seharusnya umat Islam melawan narasi-narasi Islamphobia yang terus menerus digaungkan oleh Barat.

Dalam sistem Islam, para ulama yang benar-benar menyampaikan kebenaran Islam secara kaffah akan dimuliakan dan akan dilindungi. Bahkan berdakwah adalah kewajiban agar Islam mempu tersebar hingga ke seluruh penjuru dunia. Bahwa Islam mampu memberikan solusi pada setiap permasalahan, dan semuanya sesuai dengan fitrah manusia. Tidak seperti sistem saat ini, ketika menyampaikan kebenaran Islam justru mendapatkan persekusi dan diskriminasi.***

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadisbun Madina: Pemberian Izin PT.ALN Sesuai Prosedur

    Kadisbun Madina: Pemberian Izin PT.ALN Sesuai Prosedur

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengakuan Bupati Mandailing Natal non aktif Hidayat Batubara bahwa dia tidak pernah mengeluarkan izin lokasi perkebunan kepada PT. Agro Lintas Nusantara (ALN), membuat Kepala Dinas Kehutanan Perkebunan Madina, Mara Ondak membela diri. Kepada wartawan di sela-sela pembahasan R.APBD Madina, Selasa (10/12/2013) Mara Ondak membantah pemberian izin kepada PT.ALN sebagai prosedur terburu-buru. […]

  • Polres Madina Tangkap Satu Tersangka Pembawa Ganja 5 Kg  

    Polres Madina Tangkap Satu Tersangka Pembawa Ganja 5 Kg  

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal berhail menangkap 1 pria berikut baran bukti 5 kg ganja kering di Desa Gunungtua Panggorengan, Panyabungan, Selasa dinihari (29/10/2019). Tersangka berinisial AT Batubara (43) warga Desa Gunung Tua, Panyabungan ditangkap Sat Res Narkoba Polres Mandailing Natal (Madina) dalam satu misi penyamaran. Tersangka ditangkap sekira pukul 00.30 WIB. […]

  • Soal Kelangkaan Pupuk, Ternyata Akibat Pengurangan Kuota

    Soal Kelangkaan Pupuk, Ternyata Akibat Pengurangan Kuota

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Pemkab Mandailing Natal (Madina) mengakui kebenaran kelangkaan pupuk bersubsidi di daerah ini. Penyebabnya, terjadi pengurangan kuota oleh pemerintah. Kepala Bdang Agribisnis Dinas Pertanian Peternakan Madina, Latifa Hannum menjawab wartawan, Jum’at (25/10/2013) mengungkapkan jenis kuota pupuk yang dikurangi adalah ZA, Ponska dan SP36. Penyebab kekurangan pupuk subsidi ini akibat kelengahan kelompok […]

  • Penjarakan Dahlan Hasan Jika Korupsi

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Meski dengan nada berkelakar, Wakil Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution meminta agar dirinya diawasi bahkan dipenjarakan jika dia berbuat korupsi. Itu diungkapkannya dalam pidato sambutannya pada pelantikan santri kelas VII Angkatan VI Pesantren Roihanul Jannah, Lembah Sorik Marapi, Kamis (6/6/ 2013). Bahkan wakil bupati juga dengan nada kelakar […]

  • Walhi Temukan Indikasi Pelanggaran HAM Oleh PT SMGP

    Walhi Temukan Indikasi Pelanggaran HAM Oleh PT SMGP

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Utara menemukan indikasi pelanggaran HAM oleh PT SMGP di Sibanggor, Mandailing Natal. Pelanggaran HAM itu merujuk fakta-fakta yang ditemukan pada peristiwa keracunan 58 warga Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi pada 6 Maret 2022 yang ditengarai terpapar zat H2S ketika pihak SMGP melakukan uji […]

  • Pemerintah Diharap Tetapkan Willem Iskander dan Syeikh Musthofa Jadi Pahlawan Nasional

    Pemerintah Diharap Tetapkan Willem Iskander dan Syeikh Musthofa Jadi Pahlawan Nasional

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Indonesia diharap menetapkan Syeikh Mustafa Husein Nasution dan Willem Iskander (Sutan Sati Nasution) menjadi pahlawan nasional di bidang pendidikan. Harapan itu dicuatkan Ketua Umum Ikatan Pemuda Mandailing, Tan Gozali dalam rilis pers diterima Mandailing Online, Kamis (2/9/2021). Kedua tokoh itu memiliki peran besar sebagai pelopor pendidikan Bumi Poetra sebelum kemerdekaan. […]

expand_less