Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Pemerintah Diharap Tetapkan Willem Iskander dan Syeikh Musthofa Jadi Pahlawan Nasional

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
  • print Cetak

Aksi Ikatan Pemuda Mandailing memperjuangkan Syeikh Mustafa Husein Nasution dan Willem Iskander menjadi pahlawan nasional di bidang pendidikan, beberapa pekan lalu. Foto: dok IPM

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Indonesia diharap menetapkan Syeikh Mustafa Husein Nasution dan Willem Iskander (Sutan Sati Nasution) menjadi pahlawan nasional di bidang pendidikan.

Harapan itu dicuatkan Ketua Umum Ikatan Pemuda Mandailing, Tan Gozali dalam rilis pers diterima Mandailing Online, Kamis (2/9/2021).

Kedua tokoh itu memiliki peran besar sebagai pelopor pendidikan Bumi Poetra sebelum kemerdekaan.

“Kedua tokoh tersebut, sangat berjasa besar dalam hal mempelopori pendidikan khususnya di pulau Sumatera dan bahkan skala nusantara,” ungkap Tan.

Meski berbeda tahun, keduanya sama-sama pendiri sekolah pertama untuk bumi putera di Sumatera Bagian Utara.

Willem Iskander misalnya, adalah tokoh pendiri sekolah guru (kweekschool) pertama untuk bumi putera di Tanobato, Mandailing, Sumatera pada tahun 1862, jauh sebelum Ki Hadjar Dewantara mendirikan Taman Siswa pada tahun 1922.

“Kenapa disebut sekolah yang didirikan Willem Iskandar ini sebagai sekolah guru pertama untuk bumi putera di Indonesia? Karena memang sebelum sekolah ini didirikan, sudah ada juga sekolah guru di Indonesia yang didirikan belanda yaitu Kweekschool Surakarta (1851) dan Kweekschool Fort de Kock, Bukit Tinggi (1856), tapi kedua sekolah ini hanya menerima murid dari kalangan bangsawan dan orang belanda (eropa). Lain dengan Kweekschool Tanobato (1862) yang didirikan Willem Iskandar, Kweekschool Tanobato ini terbuka untuk semua kalangan masyarakat,” jelasnya.

Lebih jauh Tan menjelaskan, bahwa murid-murid dari Kweekschool Tanobato inilah yang kemudian menyebar dalam mencerdaskan kehidupan anak bangsa di sentaro Sumatera Bagian Utara.

“Mungkin itu juga-lah sebabnya kenapa di awal-awal masa perjuangan kemerdekaan banyak tokoh-tokoh penting dari Mandailing, hal ini karena mereka sudah tercerdaskan lebih dahulu dari segi pendidikan apabila dibanding di daerah-daerah lain,” ujarnya.

Di masa kini, Kweekschool Tanobato ini diabadikan sebagai SMA Tanobato (SMA Negeri 1 Panyabungan Selatan) yang peletakan batu pertama dan peresmiannya dilakukan oleh Menteri Pendidikan Nasional.

“Uniknya,  Kweekschool dan Ponpes Musthofawiyah didirikan di kampung yang sama, kampung kecil, yaitu di Kampung Tanobato di kaki gunung Sorik Marapi, Mandailing,” katanya.

Tan Gozali

Sementara itu, Syeik Musthafa Husein telah mendirikan Pondok Pesantren Musthafawiyah juga di Tanobato pada tahun 1912. Lokasi ponpes ini kemudian hari pindah ke Purba Baru setelah terjadi banjir bandang pada waktu itu.

Pondok pesantren Musthafawiyah disebut-sebut sebagai salah satu pondok eesantren tertua di Sumatera. Murid dari syeikh Musthafa Husein juga menyebar ke berbagai daerah di Sumatera Bagian Utara, Sumatera Barat, dan Riau.

“Sehingga di awal-awal masa perjuangan kemerdekaan banyak tokoh-tokoh Islam yang berasal dari Mandailing. Bahkan orang-orang Mandailing yang merantau ke tanah Deli Medan (Sumatera Timur) di tanah perantauannya banyak yang kemudian menjadi tokoh agama, adat, budayawan, akademisi dan cendikiawan muslim untuk tingkat nasional,” pungkasnya mengakhiri.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Atika: Pemkab Madina Bercita-cita Jadi Pionir Inovasi di Sumut

    Wabup Atika: Pemkab Madina Bercita-cita Jadi Pionir Inovasi di Sumut

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menyampaikan bahwa Pemkab Madina bercita-cita menjadi pionir inovasi di Sumatera Utara (Sumut). Hal itu disampaikan Atika usai berkunjung ke Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Selasa (22/2) kemarin. “Kami bercita-cita agar Mandailing Natal bisa jadi pionir inovasi di […]

  • Tanggap Darurat: Pendirian Posko Hingga Desakan Tambah Mobil Pemadam

    Tanggap Darurat: Pendirian Posko Hingga Desakan Tambah Mobil Pemadam

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penetapan status Tanggap Darurat terhadap musibah kabut asap yang menyelubungi udara Mandailing Natal (Madina) oleh Pemkab Madina melahirkan beberapa item kebijakan penanganan. Terutama peningkatan koordinasi lintas sektoral, khususnya antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina dengan Dinas Kesehatan Madina. Yang paling urgen dari status Tanggap Darurat ini adalah menambah jumlah mobil […]

  • Saipullah Minta Warga Laporkan ASN Terlibat Tambang Emas Ilegal

    Saipullah Minta Warga Laporkan ASN Terlibat Tambang Emas Ilegal

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online )- Bupati Kabupaten Mandailing Natal, Saipullah Nasution meminta masyarakat melaporkan Aparatur Sipil Negara ( ASN ) yang terlibat dalam kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Hal ini diungkapkan Saipullah ketika dimintai keterangan terkait banyaknya ASN maupun honorer di Pemkab Madina yang terlibat baik sebagai penambang maupun sebagai donatur atau pendana. “Kita […]

  • Kronologi Menjelang Pembakaran Camp Sorikmas Mining

    Kronologi Menjelang Pembakaran Camp Sorikmas Mining

    • calendar_month Rabu, 11 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    Panyabungan (MO) – Pembakaran camp PT. Sorikmas Mining (PT.SM) di perbukitan Sambung pada Sabtu (7/7) lalu tidak terlepas dari dinamika aktivitas warga yang melalukan penambangan emas tanpa izin (PETI) atau penambang liar di sana. Sejak pertengahan November 2011, warga penambang emas tanpa izin mulai menjamur mengambil batuan di wilayah kontrak karya (KK) PT.SM di perbukitan […]

  • Di Sidimpuan, Satu Keluarga Hanyut Diterjang Banjir Bandang

    Di Sidimpuan, Satu Keluarga Hanyut Diterjang Banjir Bandang

    • calendar_month Senin, 27 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN (Mandailing Online)  – Sejauh ini, data banjir bandang di Sidimpuan, satu keluarga terdiri dari suami, istri dan dua putri mereka meninggal dunia setelah hanyut diterjang arus deras. Berdasar informasi di Mapolsek Hutaimbaru, keluraga ini terdiri dari suami istri dan dua putri mereka. Mereka hanyut pada Minggu malam (26/3/2017) di perladangan dalam peristiwa banjir bandang […]

  • Sidang Perdana 13 Tersangka Teroris Medan 29 Maret

    Sidang Perdana 13 Tersangka Teroris Medan 29 Maret

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Pengadilan Negeri (PN) Medan telah membentuk 6 majelis hakim untuk menangani dan memeriksa 13 tersangka teroris perampokan Bank CIMB Niaga Medan dan penyerangan Mapolresta Hamparan Perak. “Sidang perdana terhadap 13 tersangka teroris ini kita jadwalkan pada Selasa 29 Maret 2011,” ujar Humas PN Medan Jonny Sitohang di Medan, Rabu (22/03/2011). Jonny yang ditemui di […]

expand_less