Kamis, 17 Sep 2026
light_mode

Sidang Perdana 13 Tersangka Teroris Medan 29 Maret

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
  • print Cetak


Medan,

Pengadilan Negeri (PN) Medan telah membentuk 6 majelis hakim untuk menangani dan memeriksa 13 tersangka teroris perampokan Bank CIMB Niaga Medan dan penyerangan Mapolresta Hamparan Perak.

“Sidang perdana terhadap 13 tersangka teroris ini kita jadwalkan pada Selasa 29 Maret 2011,” ujar Humas PN Medan Jonny Sitohang di Medan, Rabu (22/03/2011).

Jonny yang ditemui di ruang kerjanya mengatakan, PN Medan dalam memeriksa dan menangani perkara tersangka teroris ini telah menjawalkan sidang setiap Selasa dan Kamis.

Ia menyatakan, sidang teroris Medan ini menjadi perhatian seluruh hakim PN Medan dan masyarakat, maka segala sesuatu menyangkut pengamanan sudah disiapkan.

“Kita telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk pengamanan saat mulai digelar sidang, pemeriksaan perkara di persidangan sampai pengamanan setiap hakim yang berada di rumah dan di mana saja,” ujar Sitohang.

Soalnya, perkara teroris ini dianggap dapat mengancam keamanan. Maka perlu dilakukan pengamanan pada setiap hakim yang menangani perkara teroris Medan ini.

Sel tahanan para tersangka teroris juga akan diawasi secara ketat, dan segala sesuatu terkait penanganannya telah dipersiapkan dengan baik.

Cuma, berapa jumlah polisi yang ditempatkan di pengadilan belum bisa dipastikan, karena semua itu harus disesuaikan dengan kondisi yang ada.

PN Medan juga telah menyiapkan ruang sidang perkara 13 tersangka teroris, yakni sebanyak enam ruang khusus. Keenam ruangan tersebut yakni Ruang Sidang Utama PN Medan, Ruang VI, Ruang VII, Ruang Sidang Perikanan dan dua Ruang PHI di Lantai II PN Medan.

Ketika ditanya kenapa sidang perkara teroris harus menggunakan hari-hari tertentu, yaitu Selasa dan Kamis, Sitohang mengatakan langkah itu diambil demi keamanan, tidak hanya saat persidangan tetapi juga pada saat persidangan belum dimulai.

Jonny juga menegaskan, pada persidangan nanti tidak ada stasiun televisi swasta dan pemerintah yang boleh melakukan siaran langsung demi terjaganya ketertiban sidang.

“Meskipun begitu, saya berharap dengan adanya sidang nanti penegakan hukum harus ada rasa keadilan. Karena biarpun mereka perampok yang memiliki keterkaitan dengan jaringan teroris tetap saja mereka warga negara Indonesia,” ujarnya.

13 tersangka teroris yang akan disidangkan dalam kasus perampokan Bank CIMB Niaga Medan dan penyerangan Mapolsekta Hamparan Perak yakni, Suriadi alias Adi, menyembunyikan tersangka dan barang bukti.

Abdul Gani Siregar als Gani, pelaku perampokan Bank CIMB Niaga Medan dan penyerang Mapolresta Hamparan Perak, membakar mobil dan ruangan SPK Polsekta Hamparan Perak.

Pautan, ikut serta melakukan perampokan Bank CIMB Niaga dan menyerang Mapolsekta Hamparan Perak. Waktu itu Pautan ikut menembak Briptu Rismadi.

Muhammad Chair alias Butong, ikut menyerang Mapolsekta Hamparan Perak dengan tugas berdiri di halaman Mapolsekta Hamparan Perak.
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • SOTR Berujung Tawuran Remaja

    SOTR Berujung Tawuran Remaja

    • calendar_month Minggu, 25 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Riani, S.Pd.I Guru tinggal di Medan Selama Bulan Ramadhan, kegiatan Sahur On The Road (SOTR) kian trend dikalangan remaja. Namun SOTR ini berpotensi menimbulkan kerumunan yang dapat meningkatkan penyebaran Covid-19. Dan parahnya, belum lama ini SOTR berujung tawuran antar remaja. Ibadah Bulan Suci Ramadan 1442 H ternoda akibat ulah sejumlah pemuda usai makan sahur […]

  • Berdiri Sejak 2007, Lubuk Kapundung II Belum Punya SD

    Berdiri Sejak 2007, Lubuk Kapundung II Belum Punya SD

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LUBUK KAPUNDUNG II (Mandailing Online) – Selain pembangunan fisik (infrastruktur), pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) juga sangat perlu dalam memajukan daerah. Salah satunya adalah pendidikan. Desa Lubuk Kapundung II di wilayah Siulangaling, Kecamatan Muara Batang Gadis tidak memiliki dua keistimewaan itu. Selain jalan darat yang belum terealisasi, hingga hari ini sejak mekar pada tahun 2007 […]

  • KEBENARAN YANG HILANG

    KEBENARAN YANG HILANG

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

                            (Tinjauan Kepemimpinan Dahlan Hasan Dalam Kajian Komunikasi) Oleh : Asrul H. Nasution Alumnus Pasca Sarjana UIN Sumatera Utara   Siapa yang tidak mengenal Drs.H. Dahlan Nasution atau yang lebih familiar disapa dengan pak Dahlan? Pamong senior yang sudah malang melintang dalam dunia birokrasi ini sekarang diberikan amanah menjadi Bupati Mandailing Natal. Beliau telah menorehkan […]

  • Al Habib Atthos Al Hafidz bersama Bupati H.M.Ja'far Sukhairi Nasution saat dijamu di Rumah Dinas Bupati Madina ( ist )

    Bupati Sukhairi : Kehadiran Al-Habib Atthos Al Hafidz Semoga Menjadi Keberkahan Untuk Madina

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Tiba di Mandailing Natal ( Madina ) Al Habib Atthos Al Hafids dijamu oleh Bupati H.M.Ja’far Sukhairi Nasution di rumah Dinas Bupati Rabu malam 23/8/2023. ” suatu keberkahan bagi Kabupaten ini, Alhabib Atthos Al Hafidz hadir di Daerah ini, dan malam ini Alhabib akan beristirahat di Rumah Dinas” kata Sukhairi. […]

  • Lestarikan Permainan Tradisional, Tambangan Jadi Kecamatan Layak Anak

    Lestarikan Permainan Tradisional, Tambangan Jadi Kecamatan Layak Anak

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Madina ( Mandailing Online): Menghindari permainan game dan smarfhone, Kecamatana Tambangan di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina), mulai lestarikan permainan tradisional. Pelestarian permainan tradiaional itu digelar Melalui Festival Permainan Leluhur. Lewat acara itu, Masyarakat Tambangan pun mengukuhkan diri sebagai Kecamatan Layak Anak dengan mengkampanyekan kembali agar anak – anak lebih menyukai permainan tradisional sehingga menghindari […]

  • DPRD Madina Minta Menunda Bayar Ekskalasi Harga Pekerjaan Mesjid Agung

    DPRD Madina Minta Menunda Bayar Ekskalasi Harga Pekerjaan Mesjid Agung

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Foto masjid agung Nur Ala Nur, Panyabungan PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) meminta Pemkab Madina menunda pembayaran ekskalasi harga kepada rekanan pekerjaan lanjutan pembangunan mesjid agung Nur Ala Nur sebelum ada upaya hukum yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah. Karena dana yang diperintahkan pangadilan yang harus dibayar oleh Pemkab Madina tak tanggung-tanggung, yakni […]

expand_less