Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Sengketa Lahan Warga Angkola Hadang Truk CPO PT ANJ

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 11 Jan 2012
  • print Cetak

Padangsidimpuan. Ratusan warga dari 8 desa di Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) memasang portal, sekaligus menghadang truk pengangkut CPO PT Austindo Nusantara Jaya (ANJ) Agri Siais, di Desa Napa, Selasa (10/1).
Tindakan masyarakat yang tergabung Kelompok Tani Andalan (KTA) Napan itu sebagai bentuk kekecewaan atas tindakan perusahaan perkebunan swasta itu yang diklaim menyerobot lahan mereka.

Menurut warga, lahan tersebut dulunya diserobot PT Ondop Perkasa Makmur (OPM), kini dikuasai PT ANJ Agri Siais, yakni di Dusun Paraupan, Desa Pardomuan, Kecamatan Angkola Selatan . Lahan itu merupakan areal dan pemukiman milik KTA Napa yang direkomendasikan Camat Siais pada 1997 dan disahkan Bupati Tapsel.

Tindakan warga yang melakukan penghadangan truk pengakut CPO PT ANJ tidak berlangsung lama setelah pihak Polres bersama unsur Muspika setempat melakukan pendekatan persuasif. Akhirnya warga hanya melakukan orasi sembari mengusung spanduk dan poster yang bertulis desakan agar perusahaan segera mengembalikan tanah mereka.

Warga kemudian melakukan dialog dengan perwakilan ANJ yang difasilitasi Polres dan Muspika di kantor camat.

Sekretaris KTA Napa, Ridwan Harahap, meminta agar sengketa lahan ini dilihat dari sisi kemanusiaan dan sejarah keberadaan Desa Napa, yang telah berdiri sebelum kemerdekaan RI.
Dipaparkannya, kepemilikan tanah oleh warga Napa di Dusun Paraupan diawali saat kunjungan Bupati dan Ketua DPRD Tapsel pada 1997.

“Rekomendasi Bupati atas kepemilikan tanah itu ada sama kami sampai saat ini. Tapi kok saat perusahaan ANJ Siais yang dulunya bernama OPM masuk ke wilayah ini sekitar 2005, mereka mengklaim lahan itu masuk HGU mereka. Jadi kami heran sebagai masyarakat yang bodoh, ” ujarnya dalam pertemuan itu.

Bendahara KTA Napa, Muhammad Ginda Harahap, mengungkapkan, pada 2004 ada dibuat parit pemisah antara lahan OPM dengan warga Napa di Dusun Paraupan. Pihaknya telah empat kali mengadukan penggarapan lahan oleh ANJ Agri Siais tersebut kepada pihak DPRD, bahkan Bupati, namun tidak pernah ada hasil yang positif.

Penasehat KTA Napa, H Maraganti Harahap, menambahkan, sesuai surat Bupati Tapsel tahun 1997, lahan yang diberikan seluas 1.050 hektar. Namun, berdasarkan audit KTA Napa, lahan itu kini tinggal 91 ha yang dikuasai masyarakat sekitar.

Ia merinci, sisanya 250 ha sudah diganti rugi perusahaan, sedangkan 790 ha masih dikuasai ANJ Agri Siais.

“Bila dikurangkan, berarti lahan kami yang dikuasai ANJA sekitar 790 ha lagi. Kami mohon agar lahan itu segera dikembalikan kepada kami. Hanya itu tuntutan kami sebagai warga yang telah menetap lama di daerah ini, ” imbuhnya.

Try Hidayat, perwakilan PT ANJ Agri Siais mengungkapkan, pihaknya tidak bisa memberikan jawaban atas klaim warga terhadap lahan yang masuk HGU.

Menurutnya, ANJ Agri selalu mengikuti prosedur pemerintah dalam mengurus dan mendapat izin HGU.

“Jika warga punya bukti-bukti mengenai kepemilikan lahan ini kami persilahkan untuk membuktikannya lewat jalur hukum. Bila masyarakat miliki surat bupati tahun 1997, kami miliki dokumen resmi HGU dari pemerintah, ” sebutnya.

Ia berharap sengketa lahan ini dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan, tanpa harus adanya upaya-upaya anarkisme, karena akan merugikan kedua belah pihak.

“Mari sama-sama mengedepankan upaya persuasif. ANJ tidak pernah menyelesaikan masalah dengan kekerasan , mohon warga KTA Napa juga dapat bersikap demikian, ” ujarnya.

Dialog yang dimediatori Camat Angkola Selatan, Zamhir, itu tidak menemukan titik temu. Namun, disepakati akan dilakukan pertemuan lanjutan dalam waktu dekat.

Hadir juga dalam pertemuan itu Kabag Ops Polres Tapsel J Siregar Tapsel, anggota DPRD Tapsel Armeni Batubara, mewakili Dishub Hamdi Pulungan, GM ANJ Agri Siais Agus Sebayang, Danramil Siais Afrizal. (ck 03.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kartu Pedagang Berfungsi Kartu Parkir Elektrik Akan Diterapkan di Pasar Baru Panyabungan

    Kartu Pedagang Berfungsi Kartu Parkir Elektrik Akan Diterapkan di Pasar Baru Panyabungan

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam waktu dekat kartu parkir elektrik bagi pedagang akan diberlakukan di komplek Pasar Baru Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Sumut. Kartu parkir elektrik ini bertujuan mempermudah dan meringankan padagang dalam hal urusan dan biaya parkir. Setiap pedagang nantinya akan memiliki kartu yang diterbitkan pemerintah daerah melalui Dinas Perdagangan Madina. Namanya Kartu Pedagang […]

  • Dua Supir ALS Tersangka

    Dua Supir ALS Tersangka

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kepolisian menetapkan tersangka terhadap supir I dan II Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) tujuan Medan-Bengkulu yang masuk jurang di Kawasan Aek Latong, kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), menewaskan 19 orang penumpangnya pada Sabtu (25/6) lalu. “Saat ini supir I bernama Unggul dan supir II, Rahmat masih diburu pihak kepolisian di wilayah Sumut […]

  • Ini Resep dari Putra Habibie untuk Memajukan Negeri

    Ini Resep dari Putra Habibie untuk Memajukan Negeri

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JOGJA – Kemiskinan menjadi faktor yang harus dituntaskan oleh pemerintah demi menciptakan negara maju yang se-jahtera. Pernyataan ini dilontarkan Ilham Akbar Habibie, putera Presiden RI keempat BJ Habibie, dalam Seminar Nasional Teknoin 2014 di Fakutas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia (UII),  Sabtu (22/11). Selain meminimalisasi kemiskinan, ada tiga hal penting lain yang harus jadi perhatian […]

  • Visi Misi Calon Bupati/Wakil Bupati Yusuf Nasution-Imron Lubis

    Visi Misi Calon Bupati/Wakil Bupati Yusuf Nasution-Imron Lubis

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      (Bagian 3 dari 3)   VII. PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Untuk mencapai tujuan dan sasaran sebagaimana telah dirumuskan, pasangan calon Bupati Mandailing Natal Tahun 2016 – 2021, Drs. M. Yusuf Nasution, M.Si dan H. Imron, S.Pd, M.M, maka disusunlah program – program pembangunan dengan pengelompokan sesuai dengan misi sebagai berikut :   Misi Pertama : […]

  • Kades Selok Awar-Awar Tersangka Pembunuhan Salim Kancil

    Kades Selok Awar-Awar Tersangka Pembunuhan Salim Kancil

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA – Kepolisian Daerah Jawa Timur tak hanya menjerat Kepala Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jatim, Hariyono sebagai tersangka penambang pasir illegal. Namun, Haryono kini dijerat pasal 340 Kitab Undang-undang Hukum Pidana. Haryono diduga terlibat pembunuhan terencana terhadap aktivis penolak tambang pasir, Salim Kancil. “Tadi habis gelar perkara dan kami putuskan dia […]

  • Melirik Gonjang Ganjing Produk Pendidikan Ala Kemendikbud

    Melirik Gonjang Ganjing Produk Pendidikan Ala Kemendikbud

    • calendar_month Sabtu, 15 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan lslam Pendidikan di Indonesia di bawah pimpinan Nadim kelihatannya terus berbebenah dengan inovasi-inovasi baru yang ditawarkan. Sehingga terkesan selalu memunculkan program-program yang menghidupkan dan mengikuti kemajuan atau arus globalisasi. Tidak heran sebenarnya jika dikaitkan dengan background Pak Menteri yang seorang pengusaha sukses atau seorang CEO. Tentu saja ia mampu […]

expand_less