Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Walhi Temukan Indikasi Pelanggaran HAM Oleh PT SMGP

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
  • print Cetak

Satu warga Sibanggor Julu dilarikan ke rumah sakit tanggal 6 Maret 2022 terindikasi terpapar zat H2S

MEDAN (Mandailing Online) – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Utara menemukan indikasi pelanggaran HAM oleh PT SMGP di Sibanggor, Mandailing Natal.

Pelanggaran HAM itu merujuk fakta-fakta yang ditemukan pada peristiwa keracunan 58 warga Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi pada 6 Maret 2022 yang ditengarai terpapar zat H2S ketika pihak SMGP melakukan uji pembukaan sumur di wellpad A-AE 05.

Atas temuan ini, Walhi Sumut bakal melaporkan PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) ke Komnas Hak Asasi Manusia (HAM).

Walhi Sumut melakukan investigasi langsung ke lapangan pasca insiden 6 Maret 2022.

“Dan hasilnya menemukan ada indikasi pelanggaran HAM,” kata Direktur Eksekutif Walhi Sumut, Doni Latuparisa, Selasa (12/4/2022) di Medan.

Direktur Eksekutif Walhi Sumut, Doni Latuparisa, Selasa (12/4/2022) di Medan menyampaikan hasil investigasi Walhi di Sibanggor, Madina.

Walhi Sumut juga bakal melakukan advokasi dengan menelusuri sumber pendanaan pembangkit tenaga listrik panasbumi (PLTP) yang dikelola PT SMGP tersebut.

Doni mengungkapkan, bahwa hasil investigasi yang dilakukan bahwa sejak kehadiran PT SMGP, aktivitas perusahaan disambut dengan berbagai bentuk penolakan oleh masyarakat.

Bahkan, akibat penolakan itu sejumlah warga menjadi korban kerusuhan, sampai ada korban meninggal dunia.

Masyarakat yang hidup selama ratusan tahun di desa tersebut, juga belum sekalipun pernah merasakan seperti mual, pusing, muntah-muntah, sakit tenggorakan, gangguan pernapasan, pingsan dan bahkan ada yang meninggal dunia. Kondisi yang demikian baru dialami masyarakat sejak hadirnya perusahaan,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Doni, warga juga mengaku sejak kehadiran perusahaan di kampung mereka produktifitas hasil komoditas yang kelola masyarakat sangat jauh berkurang.

Hal itu disebabkan karena meningkatnya suhu dan iklim sejak hadirnya perusahaan.

Namun, menurut Doni, karena narasi yang terbangun adalah PT SMGP merupakan proyek strategis nasional dengan pembuktian adanya aktivitas perusahaan yang dikawal oleh aparat TNI dan Polri, masyarakat sekitar pun dengan terpaksa ikut skema ganti rugi yang dilakukan oleh PT SMGP.

Saat penyusunan Amdal juga ada upaya pemaksaan dengan cara hanya melibatkan beberapa perwakilan masyarakat yang dibayar untuk menyetujui Amdal tersebut.

“Beberapa tokoh masyarakat difasilitasi untuk pertemuan yang kemudian dipaksa untuk menyetujui dokumen tersebut,” paparnya.

Atas kondisi itu Walhi Sumut pun meminta Menteri ESDM agar menutup PT SMGP. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya peristiwa bencana ekologi dan pelanggaran HAM secara berulang.

“Kami juga minta seluruh organisasi masyarakat sipil serta seluruh elemen dan sektor rakyat lainnya untuk sama-sama menyuarakan tentang kasus kejahatan yang dilakukan terhadap manusia dan lingkungan hidup yang dilakukan oleh PT SMGP,” katanya.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proses Tender DPRD Madina Panggil Kadis Pendidikan

    Proses Tender DPRD Madina Panggil Kadis Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Komisi I DPRD Mandailing Natal (Madina) melayangkan surat panggilan kepada Kadis Pendidikan Musaddad Daulay terkait proses tender pengadaan barang dan jasa yang dananya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2010. Pasalnya, proses tender itu diduga menyalahi undang-undang. Ketua Komisi I M Jafar Rangkuty, Kamis (28/10), mengatakan, Kadis Pendidikan dinilai terlalu berani melaksanakan tender, padahal […]

  • Antrean Panjang di Jembatan Aek Ranto Puran

    Antrean Panjang di Jembatan Aek Ranto Puran

    • calendar_month Jumat, 24 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ANTRE PANJANG Ratusan kendaraan antre panjang di Jalan Lintas Sumatera tepatnya dekat Jembatan Aek Rantopuran Gunungtua Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal yang ambruk beberapa waktu lalu. Kondisi tersebut disebabkan jembatan bialley sebagai jembatan pengganti hanya bisa dilewati kendaraan satu arah secara bergantian.(medanbisnis/zamharir rangkuti)

  • Paslon 1 Harun-Ichwan Dapat Dukungan Keluarga Indra Porkas di Pilkada Madina

    Paslon 1 Harun-Ichwan Dapat Dukungan Keluarga Indra Porkas di Pilkada Madina

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Ulupungkut ( Mandailing Online ): Setelah raja Panyabungan Julu dan Pidoli Lomban. Kali ini barisan keluarga besar bagas godang Habincaran di Kecamatan Ulupungkut, Madina menentukan sikap mendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati madina nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein Nasutuion. Sikap keluarga besar bagas godang Habincaran ini disampaikan kepada Cawabup Ichwan […]

  • Keterlambatan Tender Proyek Akibat Intervensi

    Keterlambatan Tender Proyek Akibat Intervensi

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota Komisi C DPRD Madina, Binsar Nasution menyatakan ada kekuatan intervensi dari luar birokrasi penyebab keterlambatan proses penenderan proyek di Mandailing Natal (Madina). “Saya menghimbau agar para tokoh masyarakat, politisi dan aktivis di Madina supaya menghentikan berbagai bentuk intervensi, ancam-mengancam, bahkan takut-menakuti,” kata Binsar, Senin (22/7/2013). Situasi ini, menurutnya justru akan […]

  • Jembatan Aek Kase Perlancar Warga Huta Tonga AB ke Sentra Produksi

    Jembatan Aek Kase Perlancar Warga Huta Tonga AB ke Sentra Produksi

    • calendar_month Rabu, 28 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – “Kami sekarang dapat menggunakan kendaraan menuju sawah dan kebun kami, walaupun musim hujan mendera”. Itu kalimat sumringah dari Abdul Rahman (50) warga Desa HutaTonga AB, Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal yang merasakan manfaat pembangunan infrastruktur dari Dana Desa. Itu diungkap Abdul Rahman kepada Mandailing Online, Rabu (27/4/2021) saat dijumpai di dekat jembatan […]

  • Usulan Desa Dimasukkan ke KUA-PPS

    Usulan Desa Dimasukkan ke KUA-PPS

    • calendar_month Senin, 20 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Iskandar Hasibuan mengatakan bahwa seluruh usulan pembangunan yang disampikan oleh para kepala desa, masuk dalam dokumen KUA-PPS. Dokumen KUA-PPS ini kemudian diajukan Bappeda ke DPRD. Dalam rapat, DPRD dan eksekutif akan memilahnya berdasar berbagai pertimbangan prioritas dan aspek lain serta kondisi kemampuan keuangan pemerintah daerah. Hal […]

expand_less