Selasa, 3 Mar 2026
light_mode

Fahrizal Legislator Sejati di Mata Warga Tambangan Pasoman

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 13 Jul 2022
  • print Cetak

Fahrizal Efendi Nasution saat reses di Desa Tambangan Pasoman, Rabu (13/7/2022)

TAMBANGAN (Mandailing Online) – Bagi warga Desa Tambangan Pasoman, Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal, kehadiran Anggota DPRD Sumut, Fahrizal Efendi Nasution menjadi peristiwa penting.

Betapa tidak, dalam sejarah desa itu, baru kali ini desa tersebut didatangi anggota DPRD.

“Seumur-umur jangankan anggota DPRD provinsi, anggota DPRD kabupaten saja tak mau datang,” ungkap tokoh masyarakat, Abdurrahman Lubis dalam sambutan reses Fahrizal.

Fahrizal Efendi Nasution dari Partai Hanura melakukan reses di desa itu pada Rabu (13/7/2022). Ini merupakan Reses III tahun sidang III tahun 2021-2022, daerah pemilihan Sumut VII.

Oleh karena itu, kehadiran Fahrizal menjadi kebanggan yang sangat besar bagi warga yang memiliki kurang lebih 80 kepala keluarga itu.

Parlindungan, tokoh masyarakat lainnya, menyebutkan selama ini rakyat di desa itu kesulitan menyalurkan aspirasi akibat tidak adanya wakil rakyat yang datang.

Jika pun ada yang datang, hanya kapasitas caleg (calon legislatif) pada masa Pemilu. Setelah itu hanya “selamat tinggal” yang terjadi.

Inda unjung ami ditopotkon (tidak pernah kami didatangi)”, katanya. Hanya selamat tinggal yang ada.

Itu makanya, kehadiran Fahrizal menjadi suatu yang sangat bernilai tinggi di sanubari rakyat.

Sebab, setelah kehadiran Fahrizal dalam acara reses itu telah membuka pintu yang besar bagi rakyat untuk menyampaikan aspirasi.

Di sisi lain, kehadiran Fahrizal juga menjadi suatu kejutan bagi rakyat di desa itu, sebab Fahrizal selama ini tidak mereka kenal dan bukan pilihan mereka di Pemilu yang lalu karena Fahrizal tidak berkampanye di desa itu dan desa-desa lain di kawasan tersebut.

Dan ini menjadi keterharuan tersendiri bagi rakyat di sana. Serta merta menumbuhkan kesadaran bagi mereka tentang bagaimanan sebenarnya wakil rakyat sejati.

Parlindungan menyebutkan bahwa kini mereka telah memiliki wakil rakyat sebagai tempat mengadu dan penyalur aspirasi.

“Bapaklah kini tempat mengadu kami, tempat berkeluh,” ujar Parlindungan.

Diungkapkan, bahwa mata pencaharian penduduk desa itu adalah sektor perkebunan dan pertanian tanaman pangan. Unggulannya komoditi karet dan padi sawah.

Saat ini pengairan untuk kebutuhan kurang lebih 7 hektar sawah mengalami kerusakan. Banyak titik saluran air yang ambruk membutuhkan perhatian pemerintah. Sebab, kemampuan warga secara manual selama ini masih sangat terbatas.

Di sisi lain, sektor perkebunan juga membutuhkan intervensi pemerintah, karena dari 300 hektar lahan perkebunan, hanya 5 persen yang produksi.

Sementara itu, Fahrizal Efendi Nasution dalam paparan di reses itu menyatakan bahwa hubungan antara wakil rakyat dengan rakyat harus dilandasi kasih sayang, sesuai dengan falsafah yang terpatri di dalam sistem budaya Mandailing.

Yakni, holong mangalap holong, holong mangalap domu, domu mangalap parsaulian. (rasa sayang melahirkan kasih sayang, kasih sayang melahirkan  kedekatan, kedekatan melahirkan kebahagiaan)

Fahrizal menyatakan bahwa dia juga sangat terharu pada sambutan yang diberikan penduduk Tambangan Pasoman kepadanya.

Dia sangat mengapresiasi sambutan itu dan berharap membawa berkah di masa mendatang bagi semua pihak.

Penduduk menggelar tabuhan Gordang Sambilan saat menyambut Fahrizal di desa itu.

Sebelumnya di hari yang sama, Fahrizal juga melakukan reses di Desa Simangambat di kecamatan yang sama. Dihadiri sekitar 80 persen dari total penduduk.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ralat Nama Meranti dan Rohil di Berita Demo CPNS di Kantor Bupati Madina

    Ralat Nama Meranti dan Rohil di Berita Demo CPNS di Kantor Bupati Madina

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait berita http://www.mandailingonline.com/pemerintah-diam-diam-mengumumkan-dua-nama-cpns-demo-kantor-bupati-madina/ yang dilansir Mandailing Online edisi 2 Juni 2014, terjadi kekeliruan penafsiran. Di dalam berita itu ditulis “Mereka menyatakan berang, sebab tahun telah berganti tetapi pemerintah belum juga mengumumkan pemenang. Anehnya, secara diam-diam pengumuman terhadap dua nama sudah dilakukan. Kedua nama tersebut masing-masing bernama Meranti dan Rohil”. Seharusnya ditulis […]

  • Ricuh Tolang Berdampak Pada Perekonomian Madina

    Ricuh Tolang Berdampak Pada Perekonomian Madina

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ricuh di Desa Tolang Jae Kecamatan Sayur Matinggi Kabupaten Tapanuli Selatan, berdampak pada sejumlah kegiatan ekonomi dan pasokan bahan bakar minyak jenis bensin dan solar terhenti di Mandailing Natal (Madina). Ricuh yang berujung pada pemblokiran jalan negara di Tolang pada Rabu kemarin selama sekitar 12 jam menyebabkan aktivitas pedagang yang yang […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang I. (Sesi I) Hari :  Jumat, Pukul : 08.00 s/d 10.00 wib Tanggal : 19 Desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132001419 DEWI AGUSTINA SIHOMBING 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB […]

  • 300-an Mahasiswa Desak Kejatisu Panggil Paksa Bupati Madina

    300-an Mahasiswa Desak Kejatisu Panggil Paksa Bupati Madina

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Ratusan mahasiswa tergabung dalam IMA-Tabagsel berunjukrasa di Kejatisu, Medan, Kamis siang (3/10/2019) menuntut agar bupati Madina diperiksan dalam kasus Taman Raja Batu. Massa yang berkisar 300 mahasiswa itu naik angkutan kota menuju depan gedung Kejasaaan Tinggi Sumut (Kejatisu). Aksi mahasiswa di Kejatisu ini bersamaan waktu dengan sidang kasus Taman Raja […]

  • Dahlan Hasan, Mendengar dan Berbuat Bagi Perubahan (bagian 2-selesai)

    Dahlan Hasan, Mendengar dan Berbuat Bagi Perubahan (bagian 2-selesai)

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Seorang pemimpin dapat disebut sebagai “Community Worker” jika pemimpin tersebut selalu bekerja di tengah-tengah masyarakat, dan bukanlah yang menampakkan sifat elite yang berlebihan, apalagi lupa pada kampung halamannya. Kesan pemimpin yang begitu elite, mutlak harus ditinggalkan. Karena ke depan masyarakat butuh pelayan yang selalu mengabdi untuk kepentingan masyarakat. Yang memimpin proses rekonstruksi dan program kesejahteraan […]

  • Saparuddin Haji Lubis: Strategi 60-10 Hingga Program Kopi Menyelamatkan Petani Karet

    Saparuddin Haji Lubis: Strategi 60-10 Hingga Program Kopi Menyelamatkan Petani Karet

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Membangun Madina itu bukan soal bisa atau tidak bisa, tetapi kuncinya adalah apakah kita semua mau bersama-sama membangun Madina? Itu kalimat calon bupati Madina Saparuddin Haji Lubis yang menjadi perhatian audiens dalam penyampaian visi misi calon bupati sebagai satu dari rangkaian tahapan penjaringan calon kepala daerah yang diselenggarakan PKB Madina […]

expand_less