Jumat, 1 Mei 2026
light_mode

MQK Madina Diikuti 367 Santri

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Selasa, 18 Okt 2022
  • print Cetak
LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) antar pesantren tingkat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) resmi dimulai di Pondok Pesantren Roihanul Jannah, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Selasa (18/10/2022). Musabaqah ini berlangsung selama tiga hari, 18 Oktober hingga 20 Oktober 2022, dan diikuti seluruh pondok pesantren yang ada di Kabupaten Madina.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Bahruddin Juliadi melaporkan jumlah peserta dalam Musabaqah sebanyak 367 orang. “Ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Nantinya, peserta yang berprestasi atau yang mendapat juara akan kita seleksi untuk mengikuti MQK tingkat Provinsi Sumatera Utara,” katanya.
Sementara Pimpinan Pondok Pesantren Roihanul Jannah H. Ahmad Maimun mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah atas keyakinan dalam memilih Roihanul Jannah sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan MQK tingkat Kabupaten Madina. Ahmad Maimun merasa bangga melihat para santri yang telah berkumpul dari berbagai pondok pesantren di Madina. Dia mengucapkan selamat datang dan berharap seluruh peserta nyaman selama Musabaqah berlangsung hingga selesai.
“Atas nama pimpinan pondok pesantren dan seluruh para guru mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu undangan dan peserta. Dengan berlangsungnya acara ini, bisa mencetak para anak-anak shaleh dan shalehah yang mampu memahami nilai nilai islami termasuk kitab kuning,” harapnya.
Bupati Madina, HM Ja’far Sukhairi Nasution diwakili pelaksana harian Sekretaris Daerah, Sahnan Batubara juga merasa bangga melihat semangat para santri yang akan mengikuti berbagai cabang yang diperlombakan.
Sahnan menyampaikan titip salam Bupati Madina tidak bisa hadir dalam pembukaan MQK tahun ini karena sedang bertugas di luar kota.
Melihat prestasi beberapa hari yang lalu pada kegiatan Porsadin di Kabupaten Padang Lawas, Kabupaten Madina mendapat posisi terbaik ketiga tingkat Provinsi Sumatera Utara. Untuk itu, Bupati berharap kegiatan MQK nantinya di Provinsi, Madina bisa meraih juara terbaik pertama dari 33 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara.
Pembukaan MQK itu dihadiri Plh Sekretaris Daerah Madina Sahnan Batubara, Kakan Kemenag, Drs Permohonan Siregar, seluruh pimpinan pondok pesantren di Madina, dan unsur Muspika Kecamatan Lembah Sorik Marapi.
Peliput: Roy Adam
  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uang Makan Naik Jadi Rp25 Ribu per Hari Kenaikan Gaji PNS 10 Persen pada 2012

    Uang Makan Naik Jadi Rp25 Ribu per Hari Kenaikan Gaji PNS 10 Persen pada 2012

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Pemerintah akan menaikkan gaji pokok dan pensiun pokok pegawai negeri sipil (PNS) rata-rata sebesar 10 persen sebagai bagian dari kebijakan belanja pegawai pada 2012 mendatang. “Kami juga menyediakan anggaran tunjangan kinerja untuk mendukung reformasi birokrasi,” ujar Menteri Keuangan Agus Martowardojo dalam jumpa pers terkait nota keuangan dan RAPBN 2012 di Jakarta, Selasa (16/8). Dengan […]

  • Pertokoan di Pasar Baru Panyabungan Banyak Tutup

    Pertokoan di Pasar Baru Panyabungan Banyak Tutup

    • calendar_month Jumat, 1 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Puluhan pedagang di Pasar Baru Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ) memilih menutup toko nya karena sepinya pembi. Selain faktor sepi pembeli, masalah tempat juga menjadi alasan pedagang menutup dagangannya. Kebanyakan mereka yang menutup tokonya adalah pedagang kain dan assesoris, akibatnya puluhan toko di pasar baru sementara itu bagaikan pasar kelas […]

  • Kolaborasi Polisi dan Pemerintah Desa Menekan Angka Kasus Pencurian

    Kolaborasi Polisi dan Pemerintah Desa Menekan Angka Kasus Pencurian

    • calendar_month Minggu, 18 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Arya Damanik Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Perkembangan kehidupan masyarakat yang begitu cepat sebagai hasil dan proses pelaksanaan pembangunan di segala bidang kehidupan sosial terutama dalam bidang keamanan telah membawa pula dampak negatif berupa peningkatan kualitas dan kuantitas berbagai macam kejahatan yang sangat merugikan dan meresahkan masyarakat, salah satunya adalah tindak pidana pencurian. Pencurian […]

  • Kren! PUPR Madina dan Mahasiswa Laksanakan Seminar Pembangunan

    Kren! PUPR Madina dan Mahasiswa Laksanakan Seminar Pembangunan

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Mahasiswa itu memang harus bergandeng tangan dengan Pemerintah dalam menciptakan pembangunan yang berkesinambungan. Gagasan gagasan mahasiswa juga tidak kalah penting untuk membangun daerah. Di Mandailing Natal ( Madina ), Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang ( PUPR ) gandeng Mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus gelar seminar pembangunana diaula Hotel Rindang […]

  • Ketua DPRD Madina Tak Tahu Detail Susunan Acara di Dapoer Nenek

    Ketua DPRD Madina Tak Tahu Detail Susunan Acara di Dapoer Nenek

    • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis menyatakan bahwa dia tidak mengetahui sama sekali susunan acara di restauran Dapoer Nenek sebelum menghadiri acara itu. “Yang saya tahu acara ulang tahun itu adalah ulang tahun warga biasa,” kata Erwin menjawab pertanyaan yang dilansir StartNews melalui sambungan telepon, Jumat (28/1/2022). Bahkan, untuk meyakinkan […]

  • Revitalisasi Kebudayaan Mandailing (2-selesai)

    Revitalisasi Kebudayaan Mandailing (2-selesai)

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Mengenang Z Pengaduan Lubis) Pusat Revitalisasi Kebudayaan Mandailing Sebenarnya gagasan untuk mendirikan Pusat Revitalisasi Kebudayaan Mandailing sudah muncul 14 tahun yang lalu ketika kami mendirikan Yayasan Pengkajian Budaya Mandailing (YAPEBUMA) dengan mengumpulkan kurang lebih 90 orang mahasiswa Mandailing dan didukung oleh beberapa orang donator yang benar-benar mencintai kebudayaan Mandailing dan ingin mengangkatnya kembali ke permukaan […]

expand_less