Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Tak Ada Traffic Light, Jalan Alternatif Lingkar Timur Rawan Laka Lantas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
  • print Cetak


MADINA;
Jalan alternatif lingkar timur di Kota Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal rawan laka lantas. Soalnya, sepanjang jalan itu tidak satupun kelihatan traffic light, sebagai pengatur lalu lintas.
Pantauan METRO, di sepanjang jalan sekitar 15 kilometer tersebut terlihat ada beberapa simpang empat. Di simpang tersebut juga termasuk lokasi ramai pengendara dan terletak di pemukiman masyarakat.
Di sepanjang jalan lingkar Timur mulai dari rumah makan Ladang Sari atau terminal bus ALS yakni pintu masuk ke lingkar Timur apabila dari arah Psp, tidak terlihat ada rambu-rambu lalu-lintas. Di sepanjang jalan lingkar Timur itu ada beberapa simpang empat. Yakni pertama dari arah Psp terdapat di Kelurahan Sigalapang yang menghubungkan dengan Desa Hutapadang, simpang empat menuju Kelurahan Kotasiantar dekat Pasar Lama Panyabungan. Selanjutnya di Jalan Bermula menuju Desa Pagaran Sigatal, simpang tiga menuju Pasar Baru Panyabungan, dan terakhir di simpang empat Kelurahan Dalan Lidang dua arah Jalinsum. Di mana satu arah menuju Kampus STAI Madina dan satu lagi Jalan lingkar Timur.
Kondisi jalan alternatif yang sudah ramai kendaraan tersebut sangat rawan lakalantas, karena saat ini bus besar dan truk juga melewati jalan lingkar. Para pengguna jalan lebih memilih jalan lingkar Timur dari jalan di pusat Kota Panyabungan untuk menghindari kemacetan lalu-lintas.
Sarwedi Nasution (27), warga Kelurahan Jalan Bermula kepada METRO mengatakan, kondisi jalan yang tidak memiliki rambu-rambu atau lampu traffic light ini sering mengancam keselamatan pengguna jalan baik pengendara bermotor atau pejalan kaki. Dan bukan hanya satu kali saja telah terjadi kecelakaan, tapi sudah berulang kali terjadi lakalantas di simpang empat yang ada di sepanjang jalan lingkar Timur tersebut.
”Memang sepengetahuan saya yang korban nyawa belum ada, tapi kalau korban luka sering terjadi. Karena akibat tak adanya rambu-rambu dan lampu traffic light para pengendara bermotor selalu tancap gas tanpa menyadari bahwa di jalan arah lain juga ada pengendara lain. Bahkan pengguna jalan sering jadi korban,” sebut Sarwedi, Kamis (10/3).
Senada dikatakan Rivai warga Kelurahan Sipolupolu Kecamatan Panyabungan saat ditemui METRO di simpang menuju Pasar Baru Panyabungan. Dirinya mengeluhkan kondisi tersebut karena jalan lingkar Timur sebagai jalan alternaf saat ini lebih disukai pengendara dari pada jalan utama yang ada di pusat kota. Tapi dengan jumlah kendaraan yang cukup banyak, Pemkab Madina hingga saat ini belum memasang rambu-rambu lalu lintas atau traffic light.
”Memang dulu ada rambu-rambu atau marka jalan tapi kondisinya sudah rusak dan tak tahu ke mana. Tapi yang pasti saat ini jalan lingkar timur ini sudah sering terjadi kecelakaan meski hanya kecelakaan ringan, dan pemerintah belum memperhatikannya,” sebut Rivai.
Anggaran Tak Ada
Sementara itu, Pj Kadis Perhubungan Madina, Harlan Batubara SH saat dikonfirmasi METRO, Kamis (10/3) mengatakan, tidak terpasangnya traffic light karena dalan anggaran tahun 2011 tidak ditampung. Alasannya anggarannya cukup besar. Meski demikian, Dinas Perhubungan berjanji mengusulkan anggaran trafffic light tahun depan. ”Kita akan upayakan untuk anggaran traffic linght tahun depan,” janji Harlan
Disebutkan Harlan, pengadaan rambu-rambu lalu lintas itu sebanyak 60 unit. Jumlah ini akan ditempatkan di titik-titik tertentu dan dianggap rawan lakalantas. (wan)
Sumber : Metro tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Berkawan” dengan Pers (bagian 2-selesai)

    “Berkawan” dengan Pers (bagian 2-selesai)

    • calendar_month Senin, 4 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Belajar dari Kasus Malintang Pos) Oleh : Muhammad Ludfan Nasution, S.Sos* Bedah “Kasus” Malintang Pos Apakah Malintang Pos termasuk pers oposan bagi Pemkab Madina? Ukuran kuantitatifnya bisa saja mengacu pada perbandingan antara jumlah berita yang mengkritik menggunakan bahasa sarkastis atau sensasional dengan berita yang sekedar informatif (promotif). Namun sejatinya, sekalipun kategori “pers oposan” itu ada, […]

  • Pemkab Beri 45 Juta kepada 3 Koperasi, Apakah Efektif?

    Pemkab Beri 45 Juta kepada 3 Koperasi, Apakah Efektif?

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    Sejumlah kaum ibu anggota Koperasi Produsen Wanita Mandiri, Desa Huta Padang Kecamatan Ulupungkut, memeras kedelai dalam proses pembuatan tahu, pekan lalu. Koperasi ini dibentuk bulan lalu oleh Dinas Perindustrian Perdagangan Penanaman Modal Koperasi UKM Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Dua koperasi lain juga dibentuk bersamaan, yakni Koperasi Aek Mais Nauli Desa Pastab Kecamatan Tambangan dan Koperasi […]

  • Lima Daerah di Sumut Batal Terima DAU

    Lima Daerah di Sumut Batal Terima DAU

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan. Lima daerah di Sumatera Utara (Sumut) batal menerima Dana Alokasi Umum (DAU) karena Kementerian Keuangan RI melakukan penundaan pencairannya mulai April 2011. Kelima daerah tersebut adalah Nias Selatan, Batubara, Padanglawas, Langkat dan Karo dengan total dana DAU sekitar Rp42 miliar. Kepala Bagian (Kabag) Pembinaan Anggaran Kabupaten/Kota Biro Keuangan Pempropsu Indra Saleh mengatakan, penundaan tersebut […]

  • 15 Desa di Madina Sangat Terisolir

    15 Desa di Madina Sangat Terisolir

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 15 desa di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih terisolir, belum bisa dilalui kenderaan roda empat. Roda dua pun sulit lewat jika musim penghujan. Wakil Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution melalui Kabag Humas, Arbiuddin Harahap kepada wartawan, Senin (2/9/2013) menyatakan 15 desa ini juga masih sangat minim fasilitas kesehatan dan pendidikan. […]

  • Kolam BBI di Tapsel “Ditelantarkan”

    Kolam BBI di Tapsel “Ditelantarkan”

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tapsel (Mandailing Online) – Proyek pembangunan kolam Balai Benih Ikan (BBI) di Desa Aek Sabaon, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) milik Dinas Perikanan Dan Kelautan Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan terkesan ditelantarkan dan pembangunannya diduga asal jadi. Dugaan tersebut diungkapkan aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat Sentral Informasi Gerakan Masyarakat (LSM-SIGMA) Tabagsel, Bambang (29),saat diwawancarai MedanBisnis, Rabu […]

  • Sekretaris PNNB Nagajuang Pilih SAHATA, Ini Alasannya

    Sekretaris PNNB Nagajuang Pilih SAHATA, Ini Alasannya

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NAGAJUANG (Mandailing Online) – Berbagai kalangan bicara tentang pasangan calon (Paslon) H. Saipullah Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA). Mereka sungguh-sungguh menaruh harapan pada calon bupati dan wakil bupati nomor urut 2 ini mampu membangun Kabupaten Mandailing Natal (Madina) untuk lima tahun kedepan. Kali ini harapan itu disampaikan oleh Sekretaris Persatuan Naposo dan Nauli […]

expand_less