Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

INW Sebut Bisnis Narkoba di Madina Jadi Tantangan Terberat Kapolda Sumut

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
  • print Cetak

Direktur Indonesia Narcotic Watch Budi Tanjung( ist )

Jakarta ( Mandailing Online)– Direktur Indonesia Narcotic Watch (INW) Budi Tanjung menilai tantangan Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi sebagai Kapolda Sumatera Utara (Sumut) yang baru tidak hanya menyangkut luas wilayah provinsi ini, tetapi lebih kepada masalah peredaran narkoba, khususnya di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), yang makin masif.

Budi Tanjung menyampaikan hal itu merespon pengakuan Irjen Pol. Agung Setya yang membandingkan kondisi riil Sumut dengan Provnsi Riau saat dia menjabat sebagai Kapolda di provinsi tetangga itu.

Budi Tanjung berharap upaya pemberantasan narkoba, terutama jenis ganja di Kabupaten Madina, menjadi salah satu program prioritas Irjen Pol. Agung Setya sebagai Kapolda Sumut.

“Alasannya, narkoba tergolong extra ordinary crime. Karena itu, penanganan dan pemberantasan narkoba juga harus dilakukan secara ekstra,” kata Budi Tanjung di Kantor INW, Komplek Bea Cukai Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (25/7/2023).

Pria kelahiran Panyabungan yang akrab disapa Butan ini menilai aparat penegak hukum (APH), terutama kepolisian, kurang agresif melakukan langkah-langkah pencegahan dan peredaran narkoba di Madina. Kondisi ini terindikasi dari masih maraknya peredaran narkoba, terutama jenis ganja, hingga ke masyarakat kelas jelata di Madina.

“Hampir tiap hari kita mendengar kabar ada yang tertangkap karena mengonsumi dan menjual narkoba, terutama jenis ganja, di Madina. Bahkan di Pidoli, ada sepasang suami-istri yang mata pencaharian sehari-harinya dengan menjual narkoba,” katanya.

Melihat kondisi riil peredaran narkoba yang makin mengkhawatirkan masa depan generasi muda di Madina, Budi Tanjung mendesak Kapolda Sumut Irjen Pol. Agung Setya menjadikan Kabupaten Madina sebagai target prioritas operasi pemberantasan narkoba.

“Sudah terkenal ganja berkualitas terbaik berasal dari Madina. Reputasi ganja dari Tor Sihite di Madina itu sudah menggeser ganja dari Aceh,” ungkapnya.

Butan meminta semua pihak bahu-membahu memberangus peredaran narkoba di kabupaten paling selatan Sumatera Utara ini. “Perang terhadap narkoba ini adalah perang semesta. Semua pihak harus proaktif terlibat,” kata jurnalis CNN Indonesia ini.

Menurut dia, bisnis gelap narkoba termasuk bisnis yang menjanjikan keuntungan secara instan. Itu sebabnya, banyak orang yang tergiur menjalankan bisnis haram ini.

“Saking menguntungkannya bisnis narkoba ini, yang tergiur menjalankannya nggak cuma masyarakat biasa. Aparat kepolisian pun banyak yang terperangkap bisnis ini. Sudah banyak contoh kasusnya, bahkan ada jenderal yang terlibat bisnis haram ini,” papar Budi. (Ril )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Godaan suap masih menghantui hakim

    Godaan suap masih menghantui hakim

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Ternyata masih banyak godaan hakim ketika menjalankan tugasnya, seperti dugaan penyuapan untuk mempengaruhi putusan yang akan dilakukan penegak hukum itu sendiri. Hal itu diungkapkan analis hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Runtung Sitepu, tadi sore. Menurutnya. Terkadang upaya penyuapan yang dilakukan oknum pejabat, maupun pencari keadilan, serta yang berkepentingan dengan perkara itu, menghadapi kegagalan. […]

  • AMNB Minta Pemakzulan: Ada Bola dan Salju, Apakah Sudah Ada Api?

    AMNB Minta Pemakzulan: Ada Bola dan Salju, Apakah Sudah Ada Api?

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Ludfan Nasution
    • 0Komentar

    Oleh: Ludfan Nasution Koordinator Mandailing Epicentrum     … Satu surat masuk DPRD kadang hanya menjadi arsip. Tetapi surat Aliansi Mandailing Natal Bersatu (AMNB) pada 24 September 2026 bisa saja berbeda. Mereka meminta DPRD Madina mengkaji dan mengevaluasi pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati, sekaligus mendorong penggunaan hak pengawasan, termasuk Panitia Angket. Surat bernomor 001/AMNB/IX/2026 itu […]

  • Akhirnya, Ustaz Solmed Meminta Maaf

    Akhirnya, Ustaz Solmed Meminta Maaf

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    JAKARTA, — Ustaz Shaleh Mahmud alias Solmed akhirnya menyampaikan permohonan maaf terkait perselisihannya dengan sebuah majelis taklim di Hongkong. Ia menilai persoalan tersebut sudah tidak sehat. “Saya sebagai manusia biasa ada hal yang salah dalam berucap dan bertingkah. Saya memohon maaf atas kesalahan itu ke teman-teman,” tutur Solmed saat ditemui di Gedung Trans TV, Jalan […]

  • Kompak & Kopi Pahit Demo Kejatisu

    Kompak & Kopi Pahit Demo Kejatisu

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Usut Dugaan Mark Up di Sekretariat DPRD Psp MEDAN; Puluhan massa yang tergabung dalam Yayasan Kompak dan Komunitas Pinggiran Payung Hitam (Kopi Pahit) berunjuk rasa di depan gedung Kejaksaan Tinggi Sumut, Kamis (10/2). Mereka meminta Kajatisu Sution Usman Adji SH segera mengusut dugaan korupsi di Sekreteriat DPRD Kota Padangsidimpuan tahun anggaran 2010. “Tindakan korupsi tersebut […]

  • Nyawanya Terancam, Shafron Adukan Evaline Sago

    Nyawanya Terancam, Shafron Adukan Evaline Sago

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        MEDAN (Mandailing Online) – Tokoh Pantai Barat Madina, Shafron mengadukan anggota DPRD Madina, Evaline Sago ke Poldasu. Pengaduan berlangsung Kamis (21/11/2019) di ruang Sentra Layanan Kepolisian Terpadu Polda Sumatera Utara. Pengaduan ini dilakukan Shafron karena dia merasa akan dibunuh oleh putri pengusaha sawit Ignasius Sago itu. “Saya mengartikan kalimat Eveline Sago ‘shafron selesai […]

  • Kinerja Polisi Sumut Memprihatinkan

    Kinerja Polisi Sumut Memprihatinkan

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Banyaknya kasus kekerasan dan perampokan di Sumatera Utara akhir-akhir ini, dinilai akibat kelalaian dan melemahnya kinerja Kepolisian Sumut. Hal itu disampaikan Ketua Keluarga Besar Mahasiswa Mandailing Natal (KB Mahsiswa Madina) Musliadi Nasution SPdI melalui telepon, Ahad (26/09/2010). Dikatakan, pihaknya sangat prihatin melihat kinerja Kepolisian Sumut karena masih banyak kasus yang belum bisa dituntaskan yang terjadi […]

expand_less