Minggu, 4 Okt 2026
light_mode

Polisi Masih Selidiki Kepemilikan 11 Escapator Tambang Emas Ilegal di Madina

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 10 Jun 2024
  • print Cetak

Alat berat milik pe nambang emas ilegal di Kota Nopan yang diamankan Polres Madina saat berlangsung razia tambang bulan lewat. ( ist)

MADINA ( Mandailing Online) : sampai hari ini, Tim penyidik Polres Mandailing Natal ( Madina), masih terus melakukan penelusuran terhadap kepemilikan 11 alat berat escapator yang di amankan polisi saat razia tambang emas ilegal di Kecamatan Kota Nopan. Dari 12 alat berat yang disita polisi, baru satu alat berat yang sudah di ketahui kepemilikannya dan sekarang polisi telah menetapkannya sebagai tersangka.

” Tim masih bekerja. Sejauh ini tersangka yang sudah ditetapkan sebanyak 7 orang. 6 orang di tahan, 1 orang dijamini keluarga/tsk anak, ” Kata Ipda Bagus Seto KBO Reskrim Polres Madina Senin 10/6/2024.

Terkait alat berat kata Bagus, baru 1 alat berat yang diketahui kepemilikannya dan sudah jadi tersangka. ” Inisial SB itu, satu dari 7 orang tersangka yang di tetapkan adalah pemilik 1dari 12 alat berat yang di amankan polisi, ” jelas Ipda Bagus Seto yang juga plt Kasi Humasy Polres Madina.

Barang berupa escaptor yang ditemukan di TKP jelas Bagus, dilakukan penyitaan guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan tim penyidik.

Diketahui pada bulan lewat, Polres Madina melakukan razia tambang emas di wilayah hukum Polsek Kota Nopan di Kecamatan Kota Nopan. Ada 3 lokasi yang jadi target operasi yakni aek kapesong di Kelurahan Pasar Kota Nopan, desa Hutarimbaru dan Saba Dolok.

Dari 3 lokasi itu, sebanyak 12 alat berat jenis exscavator berhasil diamankan polisi, dan 7 orang pekerja.

Ketujuh tersangka adalah SB sebagai pemilik alat berat, JH ( 33 th) warga desa sidorejo Kecamatan Padangsidimpuan kota sebagai operator alat berat, MR ( 20 th) warga Desa Ampung Padang, Kecamatana Ranto Baek Madina.

IE ( 24th ) warga Desa Aek Nangali, AS ( 22 th) dan AH ( 27 th) warga Desa Simpang Durian Kecamatan Lingga Bayu serta S ( 17 th) warga Batang Natal. ( napi)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Itak Poul-Poul Makanan Khas Mandailing Mulai Hilang

    Itak Poul-Poul Makanan Khas Mandailing Mulai Hilang

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Itak poul-poul salah satu makanan khas Mandailing yang dulunya sangat terkenal dan diminati, namun belakangan ini mulai hilang. Itak Poul-Poul terdiri dari dua kata, Itak (tepung beras), sedangkan poul-poul (dikepal-kepal). Jadi, Itak poul-poul adalah makanan yang terbuat dari tepung beras dan campuran lainnya yang kemudian cara pembuatannya di-poul-poul (dikepal-kepal/digenggam) sehingga menimbulkan bekas jari tangan di […]

  • Kekerasan Seksual Merajalela, Siapa Harus Bertanggung Jawab?

    Kekerasan Seksual Merajalela, Siapa Harus Bertanggung Jawab?

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Warga Kota Padangsidimpuan digemparkan dengan kasus seorang siswi SMU yang dikabarkan menjadi korban kekerasan seksual (pemerkosaan) oleh seorang supir angkot di dalam angkot tersangka/pelaku. Menurut keterangan ataupun laporan Kasi Humas, Polres Padangsidimpuan, AKP K Sinaga menjelaskan kronologi kejadian yang menimpa siswi SMU tersebut ketika pulang sekolah menaiki angkot […]

  • Dubes di Kamboja Vs Dubes di Kolombia. Beda Citarasa Soal Si “Burung Nazar”

    Dubes di Kamboja Vs Dubes di Kolombia. Beda Citarasa Soal Si “Burung Nazar”

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ada dua orang Dubes yang paling disoroti dalam minggu ini. Mereka disorot bukan karena “berhasil” meredam pergolakan pemberontak FARC yang terkenal ganas di pedalaman Kolombia itu, juga bukan karena berhasil membuat gencatan senjata antara Kamboja dan Thailand memperebutkan posisi strategis Kuil Preah Vihear, tapi mereka terkenal karena peranan keduanya dalam kasus “perburuan Nazaruddin” si burung […]

  • Buntut Perzinahan, Nasab Berantakan

    Buntut Perzinahan, Nasab Berantakan

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfisyah Ummu Arifah, S.Pd Pegiat Literasi Islam Kota Medan Pantas jika Allah melarang mendekati zina. Mendekatinya saja pun sudah dilarang. Karena saat mendekatinya, akan menyeret pelakunya pada prilaku yang keji selanjutnya. Kemaksiatan pun terjadi berulang kali, sekian kali hingga memberikan buntut masalah yang makin ruwet. Beberapa hari lalu Kota Medan dikagetkan dengan video yang […]

  • Saber Pungli Harus Investigasi Pungli Honorer Kesehatan, Pungli KTP, Pungli Naik Pangkat, Pungli Pendidikan, Pungli Pencairan Dana

    Saber Pungli Harus Investigasi Pungli Honorer Kesehatan, Pungli KTP, Pungli Naik Pangkat, Pungli Pendidikan, Pungli Pencairan Dana

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Oknum-oknum PNS atau pejabat, siap-siap masuk penjara jika masih hobi melakukan pungutan liar (pungli) dalam layanan publik maupun penerimaan honorer serta kenaikan pangkat. Sejauh ini, rumor di masyarakat sudah lama beredar bahwa instasi yang diduga sering melakukan pungli meliputi Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan, Badan Kepegawaian, Dinas PU, Dinas Keuangan. […]

  • Menang di Hari Kemenangan

    Menang di Hari Kemenangan

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Ummu Taqiyya   Sebulan penuh Allah beri kesempatan bagi ummat muslim untuk sayembara memperoleh limpahan berkah, rahmat dan ampunan di bulan suci Ramadhan. Di penghujung ramadhan mencapai garis finish kemenangan, semakin banyak rintangan, godaan dari hawa nafsu untuk lengah, hampir menyerah dan kembali berleha-leha dalam ibadah. Tak mudah untuk menang melawan hawa nafsu […]

expand_less