Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Ruangan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Disegel Anggota Dewan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 18 Sep 2012
  • print Cetak

Gara-gara Pimpinan DPRD Dinilai Tidak Istiqomah

 berkantor di lobi dprd 170912Panyabungan (MO) – Dua dari tiga ruangan pimpinan DPRD plus ruang Sekretaris DPRD hingga hari ini, Selasa (18/9) masih tutup akibat disegel oleh sejumlah anggota dewan Jum’at pekan lalu.

Kedua ruangan yang tersegel masing-masing ruang kerja Ketua DPRD Madina As Imran Khatamy Daulay (politisi Golkar) dan Wakil Ketua DPRD Madina Safaruddin Ansyari Nasution (politisi Demokrat). Sementara Ruang kerja Wakil Ketua DPRD Madina Fakhrizal Efendi Nasution (politisi Hanura) tak ikut disegel.

Sekretaris DPRD Madina, Zulkarnaen Siregar yang non fraksi atau non unsur politik, kena imbas. Hingga saat ini dia harus berkantor di aula gedung DPRD. ”Ya kita terpaksa harus bekerja di ruang lobi utamalah,” kata Zulkarnaen kepada sejumlah wartawan.

Yang melakukan penyegelan berjumlah sekitar 18 orang anggota DPRD Madina atau dikenal sebagai Kelompok 18 yang berasal dari Fraksi PKS, Fraksi Hanura dan Fraksi Bersatu.

Alasan penyegelan itu sendiri ditengarai adanya ketidak-konsisten-an pimpinan DPRD pada rapat paripurna DPRD Madina Kamis (13/9) pekan lalu. Hari itu diadakan rapat paripurna beragenda pembahasan alat kelengkapan dewan bernuansa kocok ulang komposisi yang duduk di masing-masing alat kelengkapan DPRD.

Kelompok 18 menentang kocok ulang tersebut, sebab berdasar amanah Tata Tertib DPRD Madina bahwa kocok ulang kelengkapan dewan hanya dilakukan di awal tahun saja. Jika dilakukan pada pertengahan tahun saat ini jelas akan melanggar Tata Tertib DPRD.

“Akhirnya rapat discor hingga besok harinya pukul 2 siang atau Jum’at (14/9),” ungkap Riadi Husnan, anggota dewan dari PKS menjawab MO, Selasa (18/9).

Namun, lanjut Riyadi, entah kenapa, tiba-tiba rapat berlanjut pada Kamis malam secara diam-diam, tanpa diketahui para anggota dewan dari Kelompok 18. Ini menunjukkan pimpinan dewan tidak istiqomah dengan agenda scor rapat serta adanya ambisi pimpinan dewan melanggar Tata Tertib DPRD.

Dengan alasan itulah, pihak Kelompok 18 semaik tidak percaya kepada pimpinan DPRD Madina sehingga dilakukan penyegelan ruang kerja pimpinan DPRD Madina. (mar/dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Bahasa Mandailing (bagian 1)

    Mengenal Bahasa Mandailing (bagian 1)

    • calendar_month Kamis, 17 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Basyral Hamidi Harahap (in memoriam) LANGGAM BICARA Langgam bicara orang Mandailing disebut pantis, irama dan intonasinya disebut landung, lemah lembut dan berirama yang diucapkan dengan nada yang rendah. Cara bertutur seperti ini merupakan pengaruh lingkungan Mandailing yang subur. Banyak pohon dan kurang berangin. Sehingga dengan suara yang bernada rendah sudah cukup untuk berbicara atau […]

  • Ratusan CPNS Mengundurkan Diri, Bukti Gagalnya Sistem Kapitalisme

    Ratusan CPNS Mengundurkan Diri, Bukti Gagalnya Sistem Kapitalisme

    • calendar_month Kamis, 9 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Anita Safitri, S.Pd Anggota Majelis Taklim Islam Kaffah & Madina Menulis Setelah dinyatakan lolos seleksi CPNS 2021, kini ratusan calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) memutuskan untuk mengundurkan diri. Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang mengundurkan diri sebanyak 100 orang dari 112.513 orang total keseluruhan yang dinyatakan lolos seleksi tersebut. (KOMPAS.com, 27/05/2022) Kepala […]

  • Pasar Panyabungan Membludak, Jalan Raya Macet Luar Biasa

    Pasar Panyabungan Membludak, Jalan Raya Macet Luar Biasa

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lonjakan konsumen di pasar Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut menyebabkan jalan raya sangat padat dan macet. Pantauan Mandailing Online hari Jum’at (29/4/2022) atau H-3 Idul Fitri, kemacetan terjadi di banyak titik, mulai dari jembatan Aek Mata di kawasan Pasar Lama hingga perbatasan Aek Lapan kawasan Pasar Baru. Antrian kenderaan terlihat di sekitar […]

  • Presiden SBY Didesak Agar Mencopot Kapolri

    Presiden SBY Didesak Agar Mencopot Kapolri

    • calendar_month Minggu, 7 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MALANG, (MO)- Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) komisariat Universitas Kanjuruhan (Unikan) Malang, Jawa Timur, mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar segera memberhentikan Jenderal Timur Pradopo dari jabatannya sebagai Kapolri. Desakan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi PMII tersebut dilakukan melalui unjuk rasa di kawasan kampus setempat, Sabtu 6 Oktober 2012. “Kapolri harus mundur dari jabatannya, […]

  • Bupati Madina Serahkan SK Pelantikan Seribuan Pegawai Formasi 2024

    Bupati Madina Serahkan SK Pelantikan Seribuan Pegawai Formasi 2024

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution menyerahkan petikan Surat Keputusan  (SK) pelantikan pengawai pemerintah, formasi tahun 2024. Bertempat di Gedung Serba Guna H.Amru Daulay, Panyabungan, Selasa (29/4/2025). Jumlah yang menerima SK pelantikan meliputi 325 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan 1.261 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Pelantikan […]

  • Kejatisu jangan ‘mainkan’ Rahudman!

    Kejatisu jangan ‘mainkan’ Rahudman!

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) sejak Senin (25/10) lalu menetapkan Walikota Medan, Rahudman Harahap, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) Kabupaten Tapsel TA 2005 Rp1,5 miliar lebih. Namun, hingga kini prosesnya masih terkesan lamban. Pasalnya, sudah 13 hari ditetapkan menjadi tersangka, Kejatisu baru memeriksa 6 orang saksi. […]

expand_less