Senin, 3 Agu 2026
light_mode

Bupati Madina Ikuti Rakor Percepatan Realisasi APBD 2022

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Selasa, 31 Mei 2022
  • print Cetak

MEDAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution bersama Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis, Kapolres Madina AKBP HM Reza Chairul AS, dan Kasubagbin Kejari Madina Putra Masduri menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi APBD Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara tahun 2022 yang akuntabel sesuai dengan PP Nomor 12 Tahun 2019.

Rapat koordinasi yang digelar di Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention, Medan pada Selasa (31/5/2022) tersebut membahas percepatan, ketepatan kegiatan, dan penyerapan anggaran belanja daerah kabupaten/kota se-Sumatera Utara tahun anggaran 2022

Rapat yang dibuka oleh Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi itu juga dihadiri unsur Forkopimda Sumut, di antaranya Ketua DPRD Sumut, Pangdam I/Bukit Barisan, Kapolda Sumut, Kajati Sumut, Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Sumut, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumut serta para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara.

Pada rakor tersebut, Gubernur Edy Rahmayadi memaparkan kondisi ekonomi Sumut pada Triwulan I tahun 2022 yang tumbuh 3,90 persen. Dia mengatakan perekonomian Sumut berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Triwulan I-2022 atas dasar harga berlaku mencapai Rp 225,42 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 138,88 triliun.

Edy menjelaskan, ekonomi Sumut triwulan I-2022 terhadap triwulan IV-2021 mengalami konstraksi sebesar 3,90 persen (q-to-q). “Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi pada lapangan usaha jasa keuangan sebesar 6,57 persen. Dari sisi pengeluaran, komponen ekspor barang dan jasa merupakan komponen yang mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 2,30 persen,” paparnya.

Sementara terhadap triwulan I-2021, menurut Edy, ekonomi Sumut triwulan I-2022 mengalami pertumubuhan tertinggi sebesar 7,78 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi pada komponen ekspor barang dan jasa sebesar 14,64 persen.

Gubernur mengungkapkan, struktur ekonomi di Pulau Sumatera secara spasial pada triwulan I-2022 didominasi oleh beberapa provinsi. Di antaranya, Provinsi Sumut memberikan kontribusi terhadap PDRB Pulau Sumatera sebesar 22,92 persen, Provinsi Riau sebesar 24,56 persen, Provinsi Sumsel sebesar 13,05 persen, dan Provinsi Lampung sebesar 9,64 persen.

“Sementara kontribusi terendah adalah Provinsi Bengkulu sebesar 2,10 persen,” ungkap Edy Rahmayadi.

Peliput: Rls/Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Natal dan Tahun Baru, Polres Razia Senpi & Sajam

    Jelang Natal dan Tahun Baru, Polres Razia Senpi & Sajam

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Kepolisian Resort Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar razia cipta kondisi dengan menurunkan seluruh satuan di jajaran Polres Madina, Kamis (23/12). Razia yang dilakukan selama satu jam mulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB, di depan Mapolres Madina. Pantauan METRO, selama razia berlangsung seluruh kendaraan yang melintas tanpa […]

  • Tantangan Era TV Digital bagi Komisioner Baru Sumut (Bagian 2)

    Tantangan Era TV Digital bagi Komisioner Baru Sumut (Bagian 2)

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ludfan Nasution Tenaga Ahli Pimpinan DPRD Mandailing Natal   Tugas Berat, Tantangan Baru Dengan demikian, paling tidak, KPI Pusat dan KPID dituntut untuk memberikan perhatian dan tindakan yang lebih intens dan optimal dalam: Melakukan sosialisasi tentang peraturan perundang-undangan terkait sistem penyiaran nasional, potensi dan persaingan bisnis penyiaran; Memberikan izin siaran dan pengawasan konten […]

  • PDAM Tirta Madina Tambah Jalur Pipa  Untuk Masyarakat Gunung Tua Julu

    PDAM Tirta Madina Tambah Jalur Pipa Untuk Masyarakat Gunung Tua Julu

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Lorong H. Zainuddin, Desa Gunung Tua Julu, Kecamatan Panyabungan mengucapkan terimaksi kepada PDAM Tirta Madina karena telah menambah jalur baru pemipaan air bersih untuk kebutuhan air minum warga. “Kami sekarang sudah bisa mengambil air bersih untuk kebutuhan air minum keluarga,” kata Hannum seorang ibu rumah tangga kepada wartawan, Kamis (15/9). […]

  • Nelayan Madina Takut Melaut akibat Cuaca Ekstrem

    Nelayan Madina Takut Melaut akibat Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Akibat cuaca ekstrem yang melanda kawasan Mandailing Natal (Madina) dalam beberapa hari ini membuat sejumlah nelayan di kabupaten itu takut melaut. Beberapa petani juga bingung untuk menaman padi karena hujan deras terus mengguyur. Warga Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Jasmudin Siregar, kepada MedanBisnis, Rabu (3/11), mengatakan, akibat masih tingginya curah hujan dan disertai […]

  • Sempat Dibuka, Paripurna Ranperda RPJMD Diskors Tanpa Batas Waktu

    Sempat Dibuka, Paripurna Ranperda RPJMD Diskors Tanpa Batas Waktu

    • calendar_month Rabu, 9 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah sempat dibuka beberapa menit dan Bupati Mandailing Natal H. M. Ja’far Sukhairi Nasution membacakan pidato nota pengantar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun 2021-2026, Rapat paripurna Ranperda RPJMD diskors oleh pimpinan sidang Erwin Efendi Lubis sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Penskors-an rapat paripurna ini […]

  • Harga Bawang Merah Membuat Gerah

    Harga Bawang Merah Membuat Gerah

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ross A.R Aktivis Dakwah Medan Johor Para ibu kembali dibuat gerah dengan kenaikan harga bahan pokok, terutama bawang, cabai, gula dan telur ayam mengalami tren kenaikan. Namun, dalam sistem ekonomi kapitalis sekuler saat ini tidak heran jika harga bahan pokok dipermainkan di pasar, sebab para pengusaha dan penguasa oligarki pun mencari kesempatan untuk mencari […]

expand_less