Jumat, 24 Apr 2026
light_mode

KPU Madina Baru Terima 8 dari 40 Tanda Terima LHKPN DPRD Terpilih Periode 2024-2029

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
  • print Cetak

Kantor KPU Madina di Jalan Merdeka, Kelurahan Kayutati, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( fikri)

MADINA – Mandailing Online : Sampai hari ini dari 40 orang, baru 8 orang anggota DPRD Mandailing Natal ( Madina ) terpilih periode 2024-2029 yang memberikan lampiran Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara ( LHKPN ) ke Komisi Pemilihan Umum atau KPU Madina. Sesuai aturan memang, bagi anggota DPRD terpilih, 21 hari sebelum pelantikan sudah harus melaporkan LHKPN nya ke Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.

Muhammad Yasir Nasution selaku Divisi Teknis Penyelenggara KPU Madina mengatakan, bagi anggota DPRD terpilih yang tidak melaporkan LHKPN, namanya tidak akan disertakan dalam usulan pelantikan.

Dari data KPU per Jum’at 21/6/2024, Yasir mengaku baru 8 orang yang sudah memberi lampiran LHKPN nya ke KPU Madina.

Ia mengaku, di dalam rapat pleno terbuka pertama dalam agenda penetapan Anggota DPRD terpilih KPU Madina Mei lalu, telah mengingatkan kepada utusan Partai Politik yang hadir tentang LHKPN. Penyampaian itu diperkuat lewat surat dinas dari KPU pada tanggal 3 Juni lalu, yang pada pokoknya menyampaikan agar anggota DPRD terpilih periode 2024-2029 melengkapi berkas pelantikan termasuk melampirkan laporan LHKPN anggota DPRD terpilih ke KPU Madina.

Dijelaskan Yasir, sesuai PKPU pasal 51 dan 52, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah lembaga yang berwenang dalam melakukan pendaftaran dan pemeriksaan LHKPN. Jadi KPU hanya menerima lampiran tanda terima pelaporan LHKPN tersebut sebagai prasarat pelantikan.

Sesuai rencana kata Yasir, anggota DPRD Madina terpilih pada pemilu lewat akan dilantik pada awal September 2024 ini. KPU Madina akan melakukan koordinasi resmi dengan DPRD Madina untuk menentukan waktu pelantikan pada Anggota DPRD yang baru terpilih itu.

KPU Madina kata Yasir mengingatkan agar Partai Politik mengingatkan anggota DPRD terpilih nya untuk segera melengkapi berkas pelantikan terutama LHKPN karena setiap penyelenggara negara wajib melaporkan LHKPN nya ke KPK dan laporan tersebut dilampirkan ke KPU Madina sebelum 21 hari dilakukan pelantikan. ( red/ fikri)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Banding Terhadap Putusan PTUN Sengketa Pilkades 2022

    Pemkab Madina Banding Terhadap Putusan PTUN Sengketa Pilkades 2022

    • calendar_month Senin, 25 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN(Mandailing Online )-Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) mengajukan banding terhadap putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan dengan perkara terkait Pilkades tahun 2022 di Desa Tabuyung Kecamatan Muara Batang Gadis dan Desa Huta Julu, Kecamatan Panyabungan Selatan. Dari tiga sengketa Pilkades tahun 2022 yang diajukan penggugat ke PTUN, ada dua gugatan sengketa yang dikabulkan […]

  • Dana Pilkada, DPRD Madina Tetap di Angka 37 Milyar

    Dana Pilkada, DPRD Madina Tetap di Angka 37 Milyar

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meski APBD Madina telah disahkan DPRD pada Desember lalu, pihak KPU Madina masih ngotot ada perubahan dana untuk Pilkada 2020. Di APBD 2020 itu ditetapkan pagu dana hibah untuk KPU sebesar 37 milyar rupiah biaya penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Pihak DPRD Madina tetap pada pendirian bahwa dana hibah […]

  • Warga Rantobaek Antusias Ikuti Vaksinasi

    Warga Rantobaek Antusias Ikuti Vaksinasi

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    RANTOBAEK (Mandailjng Online) – Sebanyak 164 warga Kecamatan Rantobaek Kabupaten Mandailing Natal mendapatkan vaksinasi Covid-19 pada Jumat (24/9). Kegiatan vaksinasi dilaksanakan di dua desa, yakni Desa Simpang Talap sebanyak 115 orang dan Desa Dua Sepakat sebanyak 49 orang. Demikian disampaikan Camat Rantobaek H. Zulhan yang dihubungi Mandailing Online melalui telepon seluler terkait pelaksanaan kegiatan vaksinasi […]

  • MPC Pemuda Pancasila: Aksi Emak-emak di Tabuyung Pintu Masuk bagi APH

    MPC Pemuda Pancasila: Aksi Emak-emak di Tabuyung Pintu Masuk bagi APH

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aksi emak-emak Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG), Mandailing Natal (Madina), yang mendatangi rumah terduga bandar narkoba disebut bisa menjadi pintu masuk bagi aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus peredaran narkoba di daerah tersebut. Hal itu disampaikan Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian MPC Pemuda Pancasila Madina […]

  • Kejagung Geledah Kantor PLN Sumbagut

    Kejagung Geledah Kantor PLN Sumbagut

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) Pembangkit Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Jalan Titi Kuning, Kilometer 5,5 Nomor 30 Medan, Selasa (24/9). Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Setia Untung Arimuladi, penggeledahan dilakukan tim penyidik sebagai tindaklanjut pengembangan penyidikan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Life Time Extension (LTE) Major Overhauls […]

  • Survei: Pancasila Masih Dibutuhkan "Masih ada diskriminasi terhadap Pancasila, belum diakui, pemerintah masih setengah hati."

    Survei: Pancasila Masih Dibutuhkan "Masih ada diskriminasi terhadap Pancasila, belum diakui, pemerintah masih setengah hati."

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Badan Pusat Statistik menemukan dalam surveinya, publik masih membutuhkan Pancasila. Dari 12.000 responden yang ditanya, 79,26 persen menyatakan Pancasila penting dipertahankan. “Sementara 89 persen masyarakat berpendapat permasalahan bangsa, disebabkan kurangnya pemahaman nilai-nilai Pancasila,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melansir hasil survei itu dalam pidato kebangsaan di Gedung MPR, Rabu 1 Juni 2011. Berdasarkan survei itu, […]

expand_less