Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Aktivis Lingkungan Hidup Laporkan Aktifitas Mesin Gelundung di Sirambas ke Polres Madina

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
  • print Cetak

Muhammad Nuh saat melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Madina pada Kamis 26/6/2025 (ist )

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – dianggap berdampak negatif, dapat merusak lingkungan, kesehatan manusia, dan potensi masalah sosial, kerusakan lingkungan meliputi erosi tanah, pencemaran air, dan hilangnya keanekaragaman hayati akibat penggunaan bahan kimia berbahaya seperti merkuri. Aktivis Lingkungan melaporkan aktifitas mesin gelundung atau pengolahan batuan yang mengandung emas dengan menggunakan baham mercury yang beroperasi di Desa Sirambas, Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Kata Muhammad Nuh SHI, SH Direktur Yayasan Ekosistem Batang Gadis (YEBG). Ia telah melaporkan aktivitas ilegal itu ke Polres Madina pada Kamis kemarin, (26/06/2025).

“Laporan itu berupa pengaduan masyarakat (Dumas) ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Madina pada Kamis kemarin. Karena adanya dugaan kegiatan aktivitas mesin pengolahan batuan yang mengandung emas atau gelundung dan alat pemecah batuan diduga tanpa izin berada di sekitar pemukiman warga di desa Sirambas,” kata Nuh. Jumat 27/6/2025

ia megatakan bahwa kegiatan ini juga dilakukan oleh beberapa orang yang belum diketahui indetisnya.

Atas dasar Pengaduan itu kata Nuh, ia berharap kepada Kapolres Madina AKBP Arie Sofandi Paloh, SH SIK untuk memanggil dan memeriksa (Lidik/sidik) semua pihak yang terlibat dalam kegiatan yang di maksud serta pemilik lahan.

Menurutnya Aktivitas Pertambangan ini bertentangan dengan Undang -undang No. 3 Tahun 2020 Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara  sebagaimana dimaksud dalam Pasal 158 bahwa setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin dipidana penjara maksimal lima tahun dan denda maksimal Rp100 miliar.

Terkait laporan itu, IPTU Bagus Seto Plh Kasi Humas Polres Madina yang dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan mencek laporan tersebut.

“Kami cek dulu ya,” Ungkap Bagus singkat.

Aktifitas mesin gelundung atau pengolahan batuan yang mengandung emas dengan menggunakan bahan kimia berbahaya jenis mercury memang banyak beroperasi di wilayah Madina khusus nya di Kecamatan Panyabungan dan Hutabargot. Namun baru kali ini aktifitas mesin gelundung dilaporlan ke polisi. ( fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Iskandar Hasibuan Maju di Pemilu 2024 Calon DPRD Sumut

    Iskandar Hasibuan Maju di Pemilu 2024 Calon DPRD Sumut

    • calendar_month Minggu, 2 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Iskandar Hasibuan menyatakan maju sebagai bakal calon anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) di Pemilu 2024. “Sebagai upaya mengabdikan diri untuk kemaslahatan orang banyak,” kata Iskandar Hasibuan kepada wartawan di Panyabungan, Jumat (30/9/2022). Wilayah pemilihannya adalah Daerah Pemilihan 7 kawasanTabagsel meliputi Tapsel, Madina, Palas, Paluta, Padangsidimpuan. Partai politik yang menjadi kederaannya […]

  • Lobang Muncul di Jl. Willem Iskander, Kayujati , Pengendara Dihimbau Hati -hati

    Lobang Muncul di Jl. Willem Iskander, Kayujati , Pengendara Dihimbau Hati -hati

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Onlne) – Pengendara dihimbau berhati-hati bila melintas di Jalan Willem Iskander titik Kayu Jati, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), pasalnya jalan protokol di titik ini ada lobang menunggu. Ahmad Husein , warga setempat kepada wartawan, Minggu (19/10/2014) manyatakan bahwa kondisi jalan yang berlubang ini sangat rawan kecelakaan sehingga masyarakat berinisiatif membuat tanda. Munculnya lobang […]

  • Di Madina, Ada Guru Tiga Bulan Tidak Masuk Mengajar

    Di Madina, Ada Guru Tiga Bulan Tidak Masuk Mengajar

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Komisi A DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menemukan oknum guru yang tidak masuk mengajar selama 3 bulan. Hal ini ditemukan Komisi A saat inspeksi mendadak (Sidak) ke SMU Negeri 1 Panyabungan, Kamis (10/03/2011). Kehadiran Anggota dewan langsung diterima Kepala SMAN 1 Panyabungan Suaidah Lubis di ruang kerjanya. Sementara perwakilan Komisi A yang melakukan sidak […]

  • Indonesia Beli 8 Pesawat Tempur Brasil

    Indonesia Beli 8 Pesawat Tempur Brasil

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SAO PAULO, Raksasa penerbangan Brasil, Embraer, Rabu (10/11/2010), mengumumkan, perusahaan itu memenangi kompetisi internasional untuk menyediakan delapan pesawat serang ringan turboprop Super Tucano bagi Angkatan Udara Republik Indonesia. Embraer tidak membeberkan berapa besar nilai perjanjian tersebut, tetapi koran lokal menyebutkan angka 10 juta dollar AS. Perjanjian itu mencakup stasiun pendukung di darat dan suatu paket […]

  • Ribuan Obor Padati Jalan Kota Panyabungan

    Ribuan Obor Padati Jalan Kota Panyabungan

    • calendar_month Rabu, 19 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Ribuan obor yang dibawa santri, pelajar, organisasi keagamaan dan masyarakat dengan berjalan kaki padati jalan kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) pawai obor ini sebagai bentuk rasa gembira dalam menyambut tahun baru islam. Tampak dibarisan depan pawai obor itu Bupati Mandailing Natal H.M.Ja’far Sukhairi Nasution, Kapolres AKBP.H.M Reza […]

  • 100 Elemen Masyarakat Menolak 3 Orang Anggota KPU Madina

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 9Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seratus orang dari berbagai elemen masyarakat Mandailing Natal (Madina) membubuhkan tandatangan dalam surat laporan keberatan pencalonan kembali 3 orang anggota KPU Madina. Ketiga orang anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina tersebut adalah Raimah Siregar SP, Khollad Daulay dan Elvi Aida. Ketiganya dinyatakan tak layak lagi menjadi anggota KPU untuk priode mendatang, […]

expand_less