Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Di Madina, Ada Guru Tiga Bulan Tidak Masuk Mengajar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Komisi A DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menemukan oknum guru yang tidak masuk mengajar selama 3 bulan. Hal ini ditemukan Komisi A saat inspeksi mendadak (Sidak) ke SMU Negeri 1 Panyabungan, Kamis (10/03/2011).

Kehadiran Anggota dewan langsung diterima Kepala SMAN 1 Panyabungan Suaidah Lubis di ruang kerjanya. Sementara perwakilan Komisi A yang melakukan sidak ke sekolah-sekolah di Panyabungan Kota ini antara lain Dodi Maratua, Iskandar Hasibuan dan Rizky Daulay.

Sekolah yang pertama kali yang didatangi Komisi A adalah SMUN 1 Panyabungan. Komisi A DPRD Madina yang menanyakan kendala yang dihadapi untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Menjawab pertanyaan Dewan, Kepala SMUN 1 Panyabungan mengatakan, saat ini mereka masih membutuhkan laptop untuk guru demi lebih memantapkan para guru dalam memberikan pelajaran kepada murid. Juga dibutuhkan alat peraga seni musik untuk para siswa.

Kepala SMUN 1 Panyabungan juga menyampaikan, oknum guru berinisial AN dalam beberapa bulan terakhir tidak masuk mengajar. Meski AN tidak masuk mengajar, hal itu tidak mengganggu proses belajar mengajar di sekolah tersebut karena guru lain telah ditugaskan menggantikan tugas AN.

Saat anggota Komisi A DPRD Madina Iskandar Hasibuan menanyakan tentang standarisasi sekolah secara nasional, Kepala SMUN 1 Panyabungan menjawab, SMUN 1 Panyabungan telah dinyatakan resmi masuk ke dalam standarisasi karena syarat-syarat untuk masuk tidaknya suatu sekolah kedalam standarisasi nasional, SMU 1 Panyabungan telah memenuhinya. Contoh, SMUN 1 Panyabungan telah memiliki laboratorium, pramuka sebagai ekstrakurikuler sekolah dan lainnya.

Namun sewaktu Anggota Komisi A DPRD Madina Dodi Maratua, menanyakan tentang standarisasi internasional, Kepala SMUN 1 Panyabungan menjawab sekolah yang dipimpinnya belum mencapai hal tersebut karena syarat untuk menjadi sekolah berstandarisasi internasional.

Kendala yang dihadapi antara lain SMUN 1 Panyabungan masih kekurangan lokal. Sebab sekolah yang berstandarisasi internasional perlokalnya murid hanya boleh 32 orang. Sedangkan SMUN 1 Panyabungan saat ini mencapai 40 siswa perlokalnya. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUTRI Momentum Memperkuat Persatuan

    HUTRI Momentum Memperkuat Persatuan

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    TABUYUNG (Mandailing Online) – Hari ulang tahun Republik Indonesia (HUTRI) yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus merupakan satu momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan tidak hanya pada tingkat elite negara, tapi juga di antara sesama masyarakat. Demikian disampaikan Penjabat Kepala Desa (Pj Kades) Tabuyung dr. Mahyuni dalam pidato perayaan HUT ke-77 RI di Desa Tabuyung, […]

  • Ada Tiang Listrik Milik PLN Ditengah Pembangunan Jalan bernilai 1,5 M di Desa Pagur

    Ada Tiang Listrik Milik PLN Ditengah Pembangunan Jalan bernilai 1,5 M di Desa Pagur

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ditengah gencarnya niat baik Pemda Madina dalam menuntaskan proyek infrastruktur jalan, ada saja yang kurang mendukung. Aneh nya itu dari  perusahaan pemerintah sendiri. Di Kecamatan Panyabungan Timur, tepatnya di Desa Pagur Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Pemkab lewat dinas PUPR nya sedang melakukan pengaspalan jalan dengan nama pekerjaan paket proyek […]

  • SMAN Plus Madina diklat P4GN

    SMAN Plus Madina diklat P4GN

    • calendar_month Senin, 11 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – SMA Negri Plus Mandailing Natal laksanakan diklat pendidikan tingkat SMA,SMK, MA tentang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) ditengah-tengah pelajar dan masyarakat di daerah itu selama tiga hari di Hotel Madina Sejahtera Dalan Lidang Kecamatan Panyabungan. Hal tersebut dikatakan kepala sekolah SMA Negri Plus Madina, Zulkarnain Lubis, malam ini. Pelaksanaan diklat […]

  • BWS Sumatera II Dinilai Lamban Keruk  Irigasi Batang Gadis, Petani Kecewa

    BWS Sumatera II Dinilai Lamban Keruk  Irigasi Batang Gadis, Petani Kecewa

    • calendar_month Selasa, 27 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN, (Mandailing Online) — Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II dinilai terlalu lama mengerjakan pengerukan jalur kanan Irigasi Batang Gadis, akibatnya petani di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara, kecewa. Kekecewaan petani karena lahan persawahan tak terairi. Sebab, irigasi harus kering di kala pengerukan berlangsung. Banyak hamparan persawahan dan perikanan darat di desa-desa kawasan Kecamatan […]

  • Perpres 54/2010 Disosialisasikan

    Perpres 54/2010 Disosialisasikan

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah sangat penting untuk dilakukan. Karena Perpres tersebut merupakan sebagai pengganti dari Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 80 Tahun 2003 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Hal itu disampaikan Walikota Medan Rahudman Harahap diwakili Kabag Program Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Medan Mulia […]

  • Warga Temukan Mayat di Parit

    Warga Temukan Mayat di Parit

    • calendar_month Minggu, 15 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Warga Jalan Abri Kelurahan Panyabungan II Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) geger atas penemuan mayat di parit, Kamis (12/1) malam. Mayat tersebut diduga korban lakalantas. Ternyata korban bernama Harun (30) warga Desa Manyabar kecamatan Panyabungan yang sudah dua hari tidak pulang ke rumah. Hal itu terungkap salah seorang keluarganya Binuh mendatangi lokasi kejadian […]

expand_less