Jumat, 17 Apr 2026
light_mode

Ilegal, Polisi Harus Tutup Tong Pengolahan Limbah Tambang Emas

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
  • print Cetak

Tong Raksasa pengolahan pasiran emas dengan menggunakan bahan kimia berbahaya bebas beroperasi ( ist )

MADINA-Mandailing Online: Ternyata tak satupun keluar izin operasional tong raksasa pengolah batuan mengandung emas yang beroperasi di daerah Mandailing Natal ( Madina ). Tercatat salah satu tong raksasa yang menggunakan bahan kimia berbahaya itu adalah milik ND yang beralamat di desa panyabungan jae, kecamatan panyabungan.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMPSTP ) mengaku pengusaha tudak pernah mengajukan izin.

” sejauh ini tidak ada ditangani kantor pengajuan izin usaha operasional tong tersebut,” jelas Ahmad Faisal Lubis selaku Kadis.

Sejumlah petani di sekitar aktifitas ilegal itu merasa keberatan karena limbah dari pengoperasian tong pemisah batuan yang sudah menjadi pasiran dengan emas itu dibuang sembarangan.

Menanggapi hal itu, pengamat lingkungan Muhammad Nuh pada Mandailing Online Rabu 23/9/2025 mengatakan pemerintah khususnya APH ( aparat penegak hukum ) agar melakukan Peninjauan dan menghentikan semua kegiatan Tambang. Ada izin dengan tidak ada izin sama-sama merusak lingkungan.

“Kegiatan itu jelas menggunakan bahan baham kimia dan logam berat dan pasti mengancam kehidupan di sekitar nya,” kata Nuh yang akrab dipanggil.

Ia menduga bahwa seluruh aliran sungai dikawasan beroperasinya tong sudah tercemar dan tinggal menunggu dampak dari bahan bahan kimia tersebut ke warga.

” saat sekarang memang belum terlalu keliatan sampaknya, namun yang jelas ini akan berdampak panjang baik bagi kesehatan masyarakat sekitar maupun tumbuhan yang ada,” jelas Nuh yang juga sebagai pengacara itu.

Ia berharap tindakan tegas harus dilakukan, meski dengan alasan tempat cari makan banyak warga, namun itu hanya sebagian kecil yang menikmatinya.

Diketahui aktifitas pengolahan emas lewat tong dengan bahan kimia berat ini sudah berlangsung lama. Meski praktek ini ilegal, tak pernah tersentuh hukum.

Penjualan bahan kimia sebagai kebutuhan pendukung operasional tong juga tidak pernah tersentuh aparat penegak hukum. Padahal jelas penjualan bahan kimia berbahaya seperti asam sulfat, asam nirat, sianida itu harus melalui prosedur dan aturan yang berlaku.(*)

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD dan Pemkab Madina Diminta Lindungi Rakyat Batahan Menghadapi PTPN IV

    DPRD dan Pemkab Madina Diminta Lindungi Rakyat Batahan Menghadapi PTPN IV

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD dan Pemkab Mandailing Natal (Madina) diharapkan mampu melindungi hak-hak rakyat di Batahan yang berhadapan dengan PTPN IV. Itu dikatakan kuasa hukum warga Desa Sikapas, Kecamatan Batahan, Ridwan Rangkuti, SH.MH menjawab Mandailing Online di gedung DPRD Madina usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (28/3/2022). Persoalan lahan-lahan warga yang ditengarai diserobot […]

  • Ratusan CPNS Mengundurkan Diri, Bukti Gagalnya Sistem Kapitalisme

    Ratusan CPNS Mengundurkan Diri, Bukti Gagalnya Sistem Kapitalisme

    • calendar_month Kamis, 9 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Anita Safitri, S.Pd Anggota Majelis Taklim Islam Kaffah & Madina Menulis Setelah dinyatakan lolos seleksi CPNS 2021, kini ratusan calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) memutuskan untuk mengundurkan diri. Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang mengundurkan diri sebanyak 100 orang dari 112.513 orang total keseluruhan yang dinyatakan lolos seleksi tersebut. (KOMPAS.com, 27/05/2022) Kepala […]

  • Peluang Ekspor Serai Wangi Kian Tinggi

    Peluang Ekspor Serai Wangi Kian Tinggi

    • calendar_month Kamis, 2 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Peluang pasar ekspor untuk komoditi serai wangi makin tinggi. Itu dibuktikan makin tingginya permintaan terhadap serai wangi oleh perusahaan dari Malaysia. Peluang ini berpotensi menjadi solusi peningkatan pendapatan petani di tengah ketidakpastian harga karet alam yang masih anjlok. Itu terungkap saat Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Madina bekerjasama dengan Bagian Perekonomian […]

  • SK 44 Penghalang Perluasan Lahan Ubi Kayu

    SK 44 Penghalang Perluasan Lahan Ubi Kayu

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kesulitan bahan baku ubi kayu yang dialami pelaku industri keripik di Mandailing Natal (Madina) disebabkan peningkatan produk ubi kayu yang statis tak mampu mengikuti trend makin bertambahnya jumlah industri keripik. “Akibatnya, ubi kayu makin sulit memenuhi kebutuhan industri yang makin berkembang jumlah maupun produknya,” kata Sutan Mangkutur, pengamat Madina, menjawab Mandailing […]

  • Baru Beberapa Bulan, Bahu Jalan Proyek Pintu II Kantor Bupati Madina Benilai 1,9 Miliar Retak

    Baru Beberapa Bulan, Bahu Jalan Proyek Pintu II Kantor Bupati Madina Benilai 1,9 Miliar Retak

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): baru beberapa bulan selesai, proyek peningkatan Jl. Utama Komplek Perkantoran Payaloting (Pintu II) senilai Rp.1.977.000.000 sudah retak di bagian bahu jalan beton tanpa tulangan. Pt.Gashabat Sukses Mandiri diketahui sebagai pelaksana proyek tersebut. Dari data, sumber dana pembangunan proyek ini dari APBD Madina tahun 2025.Uraian pekerjaan sendiri beton struktur dan selesai […]

  • Cetak Sawah di Hutapuli Diharapkan Jadi Areal Percontohan

    Cetak Sawah di Hutapuli Diharapkan Jadi Areal Percontohan

    • calendar_month Jumat, 21 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution mengatakan, areal percetakan sawah baru di Rura Sitata dan Saba Paya Bolak Desa Hutapuli seluas 250 hektare diharapkan sebagai areal percontohan dalam meningkatkan produksi padi nasional. “Kecamatan Siabu selama ini salah satu lumbung padi di Kabupaten Madina, namun akibat tingginya alih fungsi […]

expand_less