Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode

Kadis Pendidikan Madina: Peran Orangtua Penting Tingkatkan Kualitas Pendidikan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
  • print Cetak


Panyabungan,
Kadis Pendidikan Imron Lubis MM mengatakan, peran orangtua penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Mandailing Natal.

“Sesuai data masih banyak orangtua memanfaatkan tenaga anaknya membantu mencari nafkah yang seharusnya mengecam pendidikan,” ujar Imron Lubis MM di ruang kerjanya kepada wartawan, Senin (2/5).

“Untuk meningkatkan minat belajar siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar di sekolah, peran orangtua dibutuhkan.

Begitu juga masyarakat sekitar, karena meningkatnya angka pengangguran dipengaruhi oleh lingkungan kehidupan siswa yang tidak mengecam pendidikan,” Jelas Kadis Pendidikan.

Untuk meningkatkan mutu pendidikan harus didukung sejumlah elemen, terutama dukungan dari orangtua peserta didik, karena banyak dari siswa yang putus sekolah itu disebabkan rendahnya kemauan dan dukungan orangtua terhadap siswa.

“Itulah salah satu penyebab utamanya, semestinya orangtua itu faktor utama penentu minat dan kemauan anak untuk sekolah, tetapi ternyata di Madina masih banyak ditemukan anak-anak usia sekolah membantu usaha-usaha orang tuanya,” sebut Imron.

Namun demikian, Pemkab Madina terus berupaya memberikan penyuluhan bagi masyarakat supaya saling mendukung dalam meningkatkan mutu pendidikan, salah satu upayanya menekan peran komite sekolah untuk melakukan penyuluhan kepada wali atau orangtua siswa supaya terus mendukung anak-anaknya dalam mengikuti proses belajar mengajar.

“Ada beberapa indikator yang harus diperhatikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, yaitu peran orangtua, guru, kepala sekolah serta komite sekolah, karena apabila keempat itu sama persefsi saya yakin tak ada lagi kendala dalam persoalan pendidikan anak,” tambahnya.

Menurut Kadis faktor ekonomi bukan halangan bagi anak untuk memeroleh haknya mengecap pendidikan, karena masih ada sejumlah orangtua yang menginginkan anaknya tak sekolah, terbukti dengan melibatkan anaknya untuk membantu usaha keluarga.

“Kami sering menemukan anak-anak tak sekolah bila ditanyakan dia sebenarnya mau sekolah, tetapi orang tuanya menginginkan lain,” jelasnya.

Sementara itu, Husin (50) warga Desa Sarakmatua Kecamatan Panyabungan yang memiliki 3 anak putus sekolah, mengatakan ketiga anaknya pernah sekolah tetapi hanya sampai kelas 2 dan ada yang hanya kelas 4 SD.

“Saya sebenarnya tetap menyuruh dan mendorong anak-anak saya tetap sekolah, tetapi akibat ekonomi lemah anak-anak tak mau lagi bersekolah karena setiap hari harus jalan kaki sekitar 3 kilometer, sedangkan anak-anak lainnya naik angkutan umum”. (man)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KEK, realistis dan ilutif

    KEK, realistis dan ilutif

    • calendar_month Kamis, 19 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Siapapun pasti ingin ada KEK di wilayahnya. Daerah manapun pasti ingin ada KEK di daerahnya. Kapitalis macammanapun pasti ingin ada KEK di basis usahanya. Rakyat manapun pasti setuju ada KEK di kabupaten mereka. Harapan itu wajar. Keingingan itu alamiah. Karena KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) akan menguntungkan dari sisi pengembangan ekonomi. Tetapi, berkhayal dan berilusi […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 12)

    MARSIDAO-DAO (episode 12)

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara “Imada, les adong ma dungkap-dungkap ni balanjo. Dungi, 35.000 utiop dope ambaen tambang tu Huraba. Harana adong angan-angan ni ami nangkan kehe marsidao-dao tu Huraba ancogot,” ning Si Imran. “Bo, maua ma langa saba i sadun,” ning Si Siti. “Dompak manyabi rupana maso on. Pala ngada dapot ancogot pangomoan […]

  • Program Kompor Induksi Menyelesaikan Masalah Tanpa Masalah?

    Program Kompor Induksi Menyelesaikan Masalah Tanpa Masalah?

    • calendar_month Minggu, 11 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Fani Ratu Rahmani Aktivis Dakwah dan Penulis tinggal di Balikpapan Kompor listrik menjadi andalan baru untuk perlengkapan di dapur, karena dari segi keamanan penggunaan kompor listrik ini relatif lebih aman dibandingkan kompor minyak ataupun kompor gas. Di sisi lainnya, kompor listrik dianggap sebagai alternatif untuk menghindari eksplorasi berlebihan pada minyak. Kompor listrik sebenarnya […]

  • Komisi II: PTPSU Lecehkan DPRD Madina

    Komisi II: PTPSU Lecehkan DPRD Madina

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Banyaknya keluhan warga terkait polemik kehadiran PT Perkebunan Sumatera Utara (PT.PSU) di Mandailing Natal (Madina) mulai masuk ranah DPRD. Pihak Komisi II DPRD telah melakukan rapat kerja dengan Dinas Perkebunan Madina membahas dan mengkaji akar semua persoalan sekaligus mencari solusi. Lanjutan rapat kerja dengan Dinas Kehutanan Perkebunan itu menghasilkan keharusan […]

  • Waspadalah Menjatuhkan Vonis, Wahai Para Hakim!

    Waspadalah Menjatuhkan Vonis, Wahai Para Hakim!

    • calendar_month Rabu, 4 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nandoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Kasus Taipan Djoko Tjandra atau Djoksan Mujur dan Jaksa Pinangki sedang ramai dibincangkan. Pasalnya, masa hukumannya mendapat korting dari hakim Pengadilan Tinggi Jakarta. Pada peradilan tingkat pertama, Djoksan yang bertatus terpidana kasus pengecekan status red notice dan penghapusan namanya dari DPO di Ditjen Imigrasi Kemenkumham, divonis penjara […]

  • 3 Pejabat Madina Kembali Diperiksa KPK

    3 Pejabat Madina Kembali Diperiksa KPK

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandaling Online) – KPK dikabarkan kembali memeriksa tiga pejabat pemkab Mandailing Natal. Pemeriksaan dilakukan di gedung Kejati Sumut, Kamis (13/6). ”Saat ini memang sejumlah pejabat sedang diperiksai oleh KPK di gedung Kejatisu,” ujar sumber terpercaya Mandailing Online via telefon seluler. Dikatakannya, ia melihat pejabat Madina saat memasuki Kejatisu, yakni Kepala BKD Madina, Syahdan Lubis […]

expand_less