Senin, 21 Sep 2026
light_mode

Informasi HIV/AIDS Tak Perlu Masuk Kurikulum

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
  • print Cetak


MEDAN-Tingginya angka penderita HIV/AIDS saat ini menimbulkan kekhawatiran bagi seluruh pihak, termasuk Kemendiknas. Hal ini disikapi Kemendiknas dengan memberikan informasi yang benar tentang HIV/AIDS melalui kampanye di sekolah.

Penyampaian informasi tentang HIV/AIDS ini sangat penting, sehingga Kemendiknas saat ini sedang mengkaji kurikulum untuk disinergikan dalam mata pelajaran di sekolah.

Namun, Kepala Disdik Medan Hasan Basri tak sependapat jika pelajaran HIV/AIDS dimasukkan dalam kurikulum, sebab akan menimbulkan beban lebih banyak lagi bagi para siswa. “Pembelajaran tentang proteksi anak terhadap pendidikan seks sudah termasuk dalam pendidikan biologi, olahraga, kesehatan dan agama. Jadi tak mungkin dimasukkan lagi secara spesifik ke dalam kurikulum. Selain membutuhkan biaya, beban siswa juga makin bertambah,” ungkap Hasan kepada wartawan, Senin (6/12).

Lebih lanjut Hasan mengatakan, informasi tentang HIV/AIDS ini telah terintegrasi ke dalam beberapa mata pelajaran. “Apalagi kekhawatiran terhadap penyakit ini berawal dari seks bebas, itu bisa dicegah dengan pendidikan agama,” terangnya.

Terlepas dari hal tersebut, menurut Hasan, pihaknya sering melakukan kerjasama dengan berbagai mitra terkait dalam mensosialisasikan tentang bahaya hubungan di luar nikah dan gonta-ganti pasangan. “
Kita tak mungkin memasukkan pelajaran tersebut ke dalam kurikulum khusus, tapi dengan melakukan sosialisasi anti HIV/AIDS. Jika kita sampaikan tentang hal ini kepada siswa, malah mereka belumsiap. Bahkan secara psikologi hal itu sebagai sesuatu yang harus dihindari dan itu harus diuji coba terlebih dahulu,” katanya.

Namun, Hasan mengaku pendidikan seks bagi siswa itu penting. “Tapi bukan dalam mata pelajaran seks, melainkan dalam mata pelajaran biologi dan olahraga yang menjelaskan fungsi-fungsi alat genetika dan reproduksi,” tuturnya.
Hasan berpendapat, pengetahuan tentang HIV/AIDS belum bisa dimasukkan ke dalam kurikulum.
“Karena memang belum sesuai dengan perkembangan pendidikan yang ada di Indonesia,” ujarnya.
Perlu diketahui bersama, jumlah penderita HIV/AIDS di seluruh kabupaten/kota di Indonesia pada 2010 diperkirakan mencapai 93 ribu hingga 130 ribu orang. Data ini berasal dari National Trainer Care, Support and Treatment IMAI-HIV/AIDS. (saz)
Sumber : Sumut pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Sumut Siapkan Rp 25 Miliar untuk Kredit Pemula

    Bank Sumut Siapkan Rp 25 Miliar untuk Kredit Pemula

    • calendar_month Senin, 7 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Bank Sumut menyiapkan dana sedikitnya Rp 25 miliar dengan suku bunga rendah untuk pemberian kredit kepada usaha mikro di daerah itu khususnya bagi pengusaha pemula. "Bunga kredit sangat murah yakni 6,9 persen atau di bawah bunga KUR (Kredit Usaha Rakyat) sehingga diharapkan kredit itu membantu pengusaha mikro," kata Direktur Pemasaran Bank […]

  • Pemadaman berlanjut, PLN bisa digugat

    Pemadaman berlanjut, PLN bisa digugat

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pemadaman listrik selama Ramadhan sudah sangat mengganggu kenyamana warga. Apalagi, listrik padam tak kenal kompromi. Bisa saja siang, sore, bahkan pada saat berbuka puasa, sahur dan shalat tarawih. Pemadaman listrik selalu muncul pertanyaan mengenai tanggung jawab, komitmen dan sensitifitas PLN atau Perusahaan Listrik Negara dalam masalah ini. Padahal deretan peraturan perundang-undangan begitu banyak […]

  • Pemkab Madina Belum Tetapkan UMK Tahun 2024

    Pemkab Madina Belum Tetapkan UMK Tahun 2024

    • calendar_month Rabu, 22 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) sampai hari ini belum menetapkan UMK ( Upah Minimum Kabupaten ). Dinas Tenaga Kerja sendiri mengaku masih dalam tahap pembahasan besaran ketentuan UMK tersebut. ” Penyesuaian UMK untuk tahun 2024 berdasarkan formula Inflasi, pertumbuhan ekonomi serta tergantung indeks angka tertentu dan kesepakatan. Ini […]

  • Rela Antri Belasan Jam

    Rela Antri Belasan Jam

    • calendar_month Jumat, 7 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Langkanya minyak tanah di Mandailing Natal masyarakat rela antri belasan jam untuk mendapatkan jatah lima liter minyak tanah. Hal ini terpaksa dilakukan warga karena sulitnya memperoleh minyak tanah dalam satu bulan terakhir. Dalam satu bulan terakhir minyak tanah bersubsidi langka di Madina akibat adanya program pemerintah memberlakukan konversi minyak tanah ke gas yang rencananya […]

  • 4 Desa di Muara Batang Gadis Terendam, 2 Rambin Putus

    4 Desa di Muara Batang Gadis Terendam, 2 Rambin Putus

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Foto: Rizfan Juliardy PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 4 desa di Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) terrendam sejak Kamis (5/6/2014). Demikian dilaporkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina. Banjir ke pemukiman ini akibat meluapnya satu ruas sungai disebabkan tingginya curah hujan sejak Rabu (4/6) yang melanda kawasan itu. Sejauh ini belum diketahui nama […]

  • Tambang Rakyat Sumber Potensial PAD Madina

    Tambang Rakyat Sumber Potensial PAD Madina

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pertambangan emas secara tradisional oleh masyarakat di Kecamatan Hutabargot dan Kecamatan Naga Juang Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bisa dijadikan sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Itu dikatakan Ketua Dewan Riset Daerah Madina, Syahrir Nasution SE, MM, Rabu (23/7/2014). Dikatakannya, tambang rakyat harus ditangani secara komprehensif, artinya tambang rakyat harus dilegalkan melalui […]

expand_less