Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Informasi HIV/AIDS Tak Perlu Masuk Kurikulum

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
  • print Cetak


MEDAN-Tingginya angka penderita HIV/AIDS saat ini menimbulkan kekhawatiran bagi seluruh pihak, termasuk Kemendiknas. Hal ini disikapi Kemendiknas dengan memberikan informasi yang benar tentang HIV/AIDS melalui kampanye di sekolah.

Penyampaian informasi tentang HIV/AIDS ini sangat penting, sehingga Kemendiknas saat ini sedang mengkaji kurikulum untuk disinergikan dalam mata pelajaran di sekolah.

Namun, Kepala Disdik Medan Hasan Basri tak sependapat jika pelajaran HIV/AIDS dimasukkan dalam kurikulum, sebab akan menimbulkan beban lebih banyak lagi bagi para siswa. “Pembelajaran tentang proteksi anak terhadap pendidikan seks sudah termasuk dalam pendidikan biologi, olahraga, kesehatan dan agama. Jadi tak mungkin dimasukkan lagi secara spesifik ke dalam kurikulum. Selain membutuhkan biaya, beban siswa juga makin bertambah,” ungkap Hasan kepada wartawan, Senin (6/12).

Lebih lanjut Hasan mengatakan, informasi tentang HIV/AIDS ini telah terintegrasi ke dalam beberapa mata pelajaran. “Apalagi kekhawatiran terhadap penyakit ini berawal dari seks bebas, itu bisa dicegah dengan pendidikan agama,” terangnya.

Terlepas dari hal tersebut, menurut Hasan, pihaknya sering melakukan kerjasama dengan berbagai mitra terkait dalam mensosialisasikan tentang bahaya hubungan di luar nikah dan gonta-ganti pasangan. “
Kita tak mungkin memasukkan pelajaran tersebut ke dalam kurikulum khusus, tapi dengan melakukan sosialisasi anti HIV/AIDS. Jika kita sampaikan tentang hal ini kepada siswa, malah mereka belumsiap. Bahkan secara psikologi hal itu sebagai sesuatu yang harus dihindari dan itu harus diuji coba terlebih dahulu,” katanya.

Namun, Hasan mengaku pendidikan seks bagi siswa itu penting. “Tapi bukan dalam mata pelajaran seks, melainkan dalam mata pelajaran biologi dan olahraga yang menjelaskan fungsi-fungsi alat genetika dan reproduksi,” tuturnya.
Hasan berpendapat, pengetahuan tentang HIV/AIDS belum bisa dimasukkan ke dalam kurikulum.
“Karena memang belum sesuai dengan perkembangan pendidikan yang ada di Indonesia,” ujarnya.
Perlu diketahui bersama, jumlah penderita HIV/AIDS di seluruh kabupaten/kota di Indonesia pada 2010 diperkirakan mencapai 93 ribu hingga 130 ribu orang. Data ini berasal dari National Trainer Care, Support and Treatment IMAI-HIV/AIDS. (saz)
Sumber : Sumut pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemred StArtNews dan Mandailing Online Desak Polisi Tuntaskan Kasus Teror ke Jurnalis TVRI Madina

    Pemred StArtNews dan Mandailing Online Desak Polisi Tuntaskan Kasus Teror ke Jurnalis TVRI Madina

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online): Pemimpin redaksi StartNews.co.id (Radio Start FM Panyabungan) Saparuddin Siregar mendesak penyidik Polres Mandailing Natal (Madina) segera menuntaskan proses hukum terhadap pelaku yang mengintimidasi wartawan TVRI dan StartNews terkait pemberitaan praktik curang penjualan BBM di SPBU Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Madina. “Polisi harus segera menuntaskan kasus ini agar masalah serupa tidak terulang dan […]

  • Sejarah Pembentukan TAMAN NASIONAL BATANG GADIS

    Sejarah Pembentukan TAMAN NASIONAL BATANG GADIS

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Usulan pembentukan TNBG secara formal diajukan kepada Menteri Kehutanan melalui Surat Bupati Madina No.522/982/Dishut/2003 tertanggal 8 April 2003 dan kepada Gubernur Propinsi Sumatera Utara No.522/1837/Dishut/2003 tertanggal 16 September 2003 dan No.522/2036/Dishut/2003 tanggal 29 Oktober 2003. Usulan ini mendapatkan dukungan positif dari pemerintah pusat maupun pemerintah propinsi. Dengan banyaknya dukungan dari berbagai elemen masyarakat, Gubernur Propinsi […]

  • Ini Parpol yang Sudah Menyerahkan B1- KWK ke Cabub Madina Harun – Ichwan

    Ini Parpol yang Sudah Menyerahkan B1- KWK ke Cabub Madina Harun – Ichwan

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – Mandailing Online : Tiga Partai Politik yakni Partai Gerindra, Golkar dan PAN resmi mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) H. Harun Mustafa Nasution dan Muhammad Ichwan Husein Nst. Partai Terakhir yang diperoleh pasangan ini adalah Partai Amanat Nasional setelah sebelumnya Partai Gerindra dan Golkar. “Alhamdulillah hari ini […]

  • PNS,TNI dan Polisi Boleh Calon Kepala Desa

    PNS,TNI dan Polisi Boleh Calon Kepala Desa

    • calendar_month Kamis, 13 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kalangan PNS, TNI dan polisi boleh mencalonkan diri sebagai calon kepala desa dalam Pemilihan Kepala Desa serentak yang tak lama lagi akan berlangsung di Mandailing Natal (Madina). Kepastian itu berdasar Peraturan Bupati Kabupaten Mandailing Natal Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Petunjuk Teknis Tata Cara Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan, Pelantikan dan Pemberhentian Kepala […]

  • Mendagri Minta Kepala Daerah Sosialisasi Soal Kenaikan BBM

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi meminta para gubernur, bupati atau walikota di seluruh Indonesia untuk melakukan sosialisasi kebijakan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Pemerintah akan memberlakukan kebijakan tersebut dalam waktu dekat. “Kami minta agar kepala daerah di masing-masing daerah bisa menyosialisasikan kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi ini kepada tiap warganya di […]

  • Anggota DPRD Madina Sesalkan Tidak Dilibatkan di tim Monev Perkebunan.Husni Iskandar Gamang Membayangkan Apabila Masalah Konflik Perkebunan Dibiarkan Bupati Belarut larut

    Anggota DPRD Madina Sesalkan Tidak Dilibatkan di tim Monev Perkebunan.Husni Iskandar Gamang Membayangkan Apabila Masalah Konflik Perkebunan Dibiarkan Bupati Belarut larut

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Anggota komisi II DPRD Madina Zainal Simbolon kritik pemerintah daerah yang tidak melibatkan Forkopimda masuk dalam tim monitoring evaluasi perkebunan di Madina. Ia menilai Pemerintah ingin bekerja sendiri sementara masyarakat yang merasa hak nya di zolimi perusahaan lebih duluan mengadu ke DPRD. ” saya kesal harusnya tim monitoring evaluasi yang […]

expand_less