Kamis, 4 Jun 2026
light_mode

Gaungkan Literasi Media Siber, Walikota Medan Beri Dukungan ke SMSI Medan

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
  • print Cetak

Medan,( Mandailing Online ): Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, melakukan audiensi dengan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, di Balai Kota Medan, Rabu (4/6/2025).

Dalam pertemuan itu, Pengurus SMSI Kota Medan menyampaikan rencana program literasi media siber untuk pelajar SD dan SMP di Kota Medan.

Ketua SMSI Kota Medan, Irwan Sahat Parulian Manalu, mengatakan program ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang penggunaan media siber dan media sosial secara bijak kepada siswa sejak usia dini.

Irwan menilai anak-anak saat ini sangat dekat dengan dunia digital, sehingga perlu dibekali pengetahuan agar tidak menjadi korban informasi palsu atau konten berbahaya.

“Kami ingin para siswa paham tentang dunia media siber dan bahayanya, supaya bisa lebih bijak menggunakan media sosial,” ujar Irwan.

Dalam kesempatan itu, Irwan juga menyampaikan kepada Wali Kota Rico Waas bahwa SMSI merupakan organisasi pers yang termasuk dalam konstituen Dewan Pers.

Hal ini menurutnya menunjukkan bahwa SMSI adalah lembaga resmi yang memiliki komitmen kuat dalam menjalankan fungsi edukasi dan pengembangan pers yang profesional.

“Sebagai bagian dari konstituen Dewan Pers, SMSI siap mendukung program-program pemerintah, termasuk Pemerintah Kota Medan di bawah kepemimpinan Pak Wali Kota Rico Waas,” ucapnya.

Irwan berharap ke depan ada sinergi yang baik antara SMSI dan Pemko Medan dalam menjalankan berbagai program literasi dan edukasi, serta mengharapkan dukungan penuh dari Wali Kota agar program literasi digital yang digagas SMSI bisa berjalan lancar.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Medan Rico Waas menyambut baik rencana SMSI dan menyatakan dukungannya. Ia menyebut bahwa anak-anak memang perlu diberikan pemahaman agar tidak terjerumus dalam penggunaan media sosial yang tidak sehat.

“Media sosial itu seperti belanga yang sedang memasak. Kalau ada bahan berbahaya masuk, bisa merusak semuanya. Jadi anak-anak memang perlu dibatasi dan diberi edukasi sejak dini,” kata Rico.

Audiensi ini juga dihadiri Kepala Dinas Kominfo Kota Medan Arrahmaan Pane dan Kabag Prokopim Setda Kota Medan M Agha Novrian.

Hadir juga Sekretaris SMSI Kota Medan Pran Hasibuan, Wakil Sekretaris Muhammad Maskur, Ketua Bidang OKK Agung Panca Simangunsong dan Ketua Bidang Pendidikan Mega Ulva Sari Sihombing. (*)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sistem Kapitalisme Melahirkan Generasi Durhaka

    Sistem Kapitalisme Melahirkan Generasi Durhaka

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Arifah Zahra Zakiah, S.Pd Aktivis Dakwah, Pemerhati Kehidupan Muslim, Anggota Komunitas Majelis Taklim Islam Kaffah   Belum lama ini, jagad media sosial kembali dihebohkan dengan sebuah kasus yang viral dimana seorang ibu bernama Trimah (65) diserahkan oleh anak-anaknya ke panti jompo Griya Lansia Husnul Khotimah, Wajak, Kabupaten Malang, Kamis (28/10/2021). Alasannya mereka tidak […]

  • Tersangka  Penikamam Anak-anak, Pecandu Ganja

    Tersangka Penikamam Anak-anak, Pecandu Ganja

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) : Tersangka pelaku penikaman terhadap dua bocah di Desa Simangambat Tambangan, ditengarai mengalami gangguan jiwa akibat kecanduan mengisap ganja. Kepala Desa Simangambat  Tambangan, Asrin menjawab wartawan, Rabu (18/11) menyatakan tersangka Syahril diduga stres karena sudah lama mengkonsumsi narkoba jenis ganja. “Sebab setahu kita, beberapa tahun lalu, kondisi tersangka masih sehat. Mungkin inilah salah […]

  • MTQ Hafidz Qur’an Bakal Berlangsung 6 Desember di Madina

    MTQ Hafidz Qur’an Bakal Berlangsung 6 Desember di Madina

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) golongan Hafidz Qur’an tingkat kabupaten bakal berlangsung lagi di Mandailing Natal (Madina). Pihak Pemkab Madina telah menetapkan target waktunya, yakni 4 hari dimulai tanggal 6 Desember 2021 di masjid agung Nur Ala Nur, Panyabungan. Kapala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkab Madina, Mulia Gading, SE kepada Mandailing Online di ruang […]

  • Naningkalai Doboto Angkang

    Naningkalai Doboto Angkang

    • calendar_month Kamis, 29 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Anggo caritona namarusaho mangalubangi tor dibariba niaek ningkali doba, sanga ningkalai naitoru batangipe inda binotobe, nabahat-bahatma razokina, inda pulu ribu, taru naratus ribu sajodoma hobarna pandapotan satiop ari, arana mangartima hita argani sere, pala jabat sagodang ni jari-jari situmudu dapot serei, madek-dek domai cakui dung igadis, harani ima so situtuna namanjalai rasokii tu lubang nagolapan. […]

  • Gegara Sumbangan 17san, Dua Desa di Panyabungan Barat Nyaris Bentrok

    Gegara Sumbangan 17san, Dua Desa di Panyabungan Barat Nyaris Bentrok

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ratusan Warga Desa Sirambas, Panyabungan Barat, Madina malam ini Jum’at 16/8/2024 berkumpul hendak ke desa tetangga Desa Sabajior. Mereka hendak mencari pelaku pengeroyokan 6 warga desa Sirambas yang diduga dilakukan warga desa Sabajior. Mengantisipasi terjadi bentrok warga, terlihat aparat kepolisian dari Polsek Panyabungan dan TNI menghalau warga desa Sirambas yang hendak […]

  • Ratu Safiatuddin dalam Catatan Sejarah Aceh

    Ratu Safiatuddin dalam Catatan Sejarah Aceh

    • calendar_month Rabu, 6 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Penobatan Ratu Safituddin sebagai Sultanah Kerajaan Aceh menuai polemik, tetapi putri Sultan Iskandar Muda ini bisa melaluinya dengan baik, hingga 35 tahun pemerintahannya ia berhasil membangun Aceh dari berbagai sisi. PJ Veth, profesor etnografi dan geografi, Leiden University, Belanda, sangat tertarik dengan kepemimpinan perempuan di Aceh, terutama pemerintahan Ratu Safiatuddin. Ia menyebutnya sebagai pemerintahan yang […]

expand_less