Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Jangan Cari Untung Berkedok Ormas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
  • print Cetak

JAKARTA (Mandailing Online) – Sudah menjadi rahasia umum, banyak sekali oknum-oknum dari ormas-ormas yang tidak jelas kiprahnya, membuat resah masyarakat dan instansi-instansi pemerintah, termasuk kalangan swasta.

Menanggapi masalah tersebut, Kasubdit Ormas Ditjen Kesbangpol Kemendagri, Bahtiar, menjelaskan, dengan adanya UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan diharapkan hal-hal buruk tersebut bisa dieliminir.

“Karena Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas sangat positif untuk mencegah (abuse) penyalahgunaan (misus) ormas untuk kepentingan-kepentingan pribadi, kegiatan atau tujuan yang melanggar hukum bahkan mengganggu kedaulatan NKRI,” ujar Bahtiar kepada wartawan di Jakarta, Kamis (7/11).

Birokrat bergelar doktor ilmu pemerintahan itu mengingatkan oknum-oknum ormas-ormas yang tidak jelas, agar mengakhiri perilaku yang membuat resah publik.

“Contoh, jangan sampai seseorang mencari keuntungan atau laba dengan bersembunyi di balik nama ormas, baik itu yayasan, LSM, dan lain sebagainya,” ujar Bahtiar.

Yang sangat disesalkan Bahtiar, ada indikasi ormas-ormas tertentu menjual isu-isu kemanusiaan untuk mengeruk keuntungan materi.

“Mencari untung tapi yang dijual isu kemanusiaan, sosial, demokrasi, dan lain sebagainya,” ungkapnya.

“Atau premanisme dibungkus ormas, atau menjadi kaki tangan kepentingan asing untuk mengembangkan ideologi dan nilai-nilai asing yang bertentangan dengan nilai-nilai keindonesiaan,” imbuhnya lagi.

Dia menyarankan, pihak-pihak yang ingin cepat mendapatkan keuntungan materiil, sebaiknya jangan mendirikan ormas.

“Kalau mau untung, dipersilakan mendirikan perusahaan, bukan ormas. Jadi fair,” pungkasnya. (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Serahkan BLT: “Tabusi Ambeng Sanga Itik Da, Uda, So Martungko”

    Bupati Madina Serahkan BLT: “Tabusi Ambeng Sanga Itik Da, Uda, So Martungko”

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Tabusi ambeng sanga itik da, Uda, so martungko. Anggo tu lopo dot panganon abis don copat, Uda”. Terjemahannya: “Belilah kambing atau itik ya, Paman. Agar bertunas. Kalau ke warung dan makanan saja akan cepat habis, Paman”. Itu dikatakan Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution saat menyerahkan BLT-DD kepada seorang penerima di Desa […]

  • KONSENSI LAHAN SOLUSI UNTUK TAMBANG RAKYAT

    KONSENSI LAHAN SOLUSI UNTUK TAMBANG RAKYAT

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pandangan Bupati Dan Ketua DPRD Madina Catatan: Dahlan Batubara Bupati Madina, Hidayat Batubara dan Ketua DPRD Madina, As Imran Khaitamy Daulay memiliki pandangan yang sama dalam mengatasi polemik tambang rakyat di Mandailing Natal (Madina). Pandangan kedua pucuk pimpinan itu memperlihatkan bahwa diperlukan konsesi lahan dari wilayah kontrak karya PT. Sorikmas Mining untuk dikelola sebagai tambang […]

  • Organ tubuh jenazah TKI hilang

    Organ tubuh jenazah TKI hilang

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Rieke Diah Pitaloka meminta kepada Presiden SBY untuk melakukan penyelidikan terkait tewasnya tenaga kerja Indonesia (TKI), Anita Purnama Boru Huahuruk (35 tahun) yang bekerja di Malaysia, asal Medan Sumatera Utara. Rieke menegaskan, peti jenazah almarhum dari informasi yang ia himpun,  dibuang kelaut. Anita Purnama Boru Huahuruk (35 tahun) adalah warga Kelurahan Satria, Kota […]

  • Batang Pungkut Green: Programn CI di Madina Tak Berdampak

    Batang Pungkut Green: Programn CI di Madina Tak Berdampak

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Batang Pungkut Green Concervation (BPGC) mendesak Pemkab Mandailing Natal (Madina) mengevaluasi MoU antara Pemkab Madina dengan Causeruation International (CI). Paslanya, sudah tiga tahun MoU (Memorandum of Understanding) itu ditandatangani kedua pihak, kegiatan yang dilakukan CI belum memberikan kontribusi apapun terhadap masyarakat Madina. Koordinator BPGC, Syafruddin Lubis kepada wartawan, Senin (6/1/2014) di […]

  • PKS: Gatot sering diabaikan Syamsul

    PKS: Gatot sering diabaikan Syamsul

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Hubungan Gubernur Sumatera Utara, Syamsul Arifin dengan wakilnya, Gatot Pujo Nugroho, dikabarkan tidak harmonis. Apalagi, sejak ditahan di Rutan Salemba Jakarta, Gubsu ternyata tidak pernah dapat berhubungan dengan Wagubsu baik via telepon maupun pesan singkat (SMS). Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Utara (Sumut) menyatakan, hubungan Wakil Gubernur Sumut Gatot Pujo […]

  • Indonesia sambut baik gencatan senjata di Gaza

    Indonesia sambut baik gencatan senjata di Gaza

    • calendar_month Kamis, 22 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, (MO) – Indonesia menyambut baik tercapainya gencatan senjata di Jalur Gaza yang telah efektif berlaku sejak Rabu (21/11) pukul 09.00 waktu setempat atau Kamis (22/11) pukul 02.00 wib. “Upaya Pemerintah Republik Indonesia antara lain dilakukan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada Konferensi Tingkat Tinggi ke-21 ASEAN dan KTT Terkait Lainnya di Phnom Penh,” […]

expand_less