Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Petugas Keamanan Pasar Baru Panyabungan Dirujuk ke RSU Adam Malik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
  • print Cetak

Tarigan didorong oleh paramedis RSU Panyabungan dan Kadis Perdagangan Mandailing Natal Parlin Lubis di koridor RSU Panyabungan menuju mobil ambulance dalam pemberangkatan ke Medan, Rabu (1/10/2025).

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Petugas keamanan Pasar Baru Panyabungan Rahimuddin Siregar alias Tarigan akhirnya dirujuk ke RSU Adam Malik, Medan dari RSU Panyabungan, Rabu (1/10/2025).

Kepala Dinas Perdagangan Mandailing Natal Parlin Lubis menyatakan akan mendampingi Tarigan di RSU Adam Malik untuk menangani proses administrasi dan urusan lainnya di Medan.

Tarigan ditikam senjata tajam di area los Pasar Baru Panyabungan, Selasa sore (30/9/2025) oleh seorang pedagang berinisial A alias T yang kabarnya penyewa los orang lain.

Luka tikam yang diderita Tarigan berada di samping dada kiri.

Awalnya Tarigan dilarikan ke rumah sakit Armina Madina, Panyabungan. Memperoleh penanganan awal sebelum dikirim ke RSU Panyabungan.

Berdasar keterangan dr Nasir, dokter bedah di RSU Panyabungan, yang dihubungi via WhatsAap, Rabu, struktur luka Tarigan selebar sekitar 2 cm, kedalaman mencapai sekitar 15 cm.

​Sebelum dikirim ke RSU Panyabungan, pasien sempat mendapatkan tindakan penjahitan luka.

​Sebelum jahitan dibuka di ruang operasi RSU Panyabungan, luka tampak tidak ada pendarahan. ​Namun, setelah dibuka, darah langsung keluar banyak dan dan memancar.

Setelah ditelusuri kedalamannya, dokter mencurigai luka tersebut mengenai bagian paru-paru.

Masalah utama pendarahan tidak bisa dihentikan. Tindakan yang diperlukan
​jika perdarahan tidak bisa dihentikan, seharusnya dilakukan Tarakotoni (dibuka besar/diperluas).

​Karena RSU Panyabungan belum memiliki alat untuk melakukan Torakotomi, maka diambil kebijakan rujukan.

Motif penikaman Tarigan belum diperoleh dari pihak berwenang.

Peristiwa penikaman ini terjadi beberapa jam setelah kegiatan dialog antara pedagang dengan bupati Mandailing Natal di komplek Pasar Baru Panyabungan yang sempat ricuh diantara sesama pedagang.

Dialog itu dilaksanakan sebagai tindaklanjut aksi unjuk rasa puluhan pedagang Pasar Baru Panyabungan bersama mahasiswa ke kantor bupati pada Senin (29/9/2025).

Jumlah pedagang yang berunjukrasa sekitar 70 orang. Kontras dengan 400-an jumlah penyewa kios dan los.

Pun, pedagang yang hadir di acara dialog jumlahnya sekitar 70 orang.

Unjukrasa pedagang Pasar Baru Panyabungan itu menuntut 12 poin, salah satunya meminta evaluasi besaran sewa kios Pasar Baru di tengah kelesuan perekonomian.

Termasuk meminta transparansi sewa sebelas ruko di kawasan pasar lama Panyabungan, yang tidak memiliki kaitan dengan Pasar Baru Panyabungan. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nomor Ujian CPNS Dibagikan Kantor Pos

    Nomor Ujian CPNS Dibagikan Kantor Pos

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Manailing Onine) – Terkait tahapan proses penyaringan CPNS Kabupaten Mandailing Natal (Madina), pihak Kantor Pos tengah mengirim nomor ujian peserta kepada masing-masing pelamar. “Saat ini sudah membagikan nomor peserta ujian CPNS ke alamat masing-masing pelamar, disesuaikan dengan alamat pada lamaran peserta,” kata Kepala Kantor Pos Panyabungan, Ramli Siregar menjawab wartawan, Senin (28/10/2013). Dijelaskannya, ada […]

  • Atika Jadi Ketua PMI Madina

    Atika Jadi Ketua PMI Madina

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Atika Azmi Utami Nasution terpilih menjadi ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Jum’at (24/9/2021). Dia terpilih secara aklamasi di  Musyawarah Kabupaten PMI Kabupaten Madina di Panyabungan, Jum’at (24/9/2021). Atika yang juga wakil bupati Madina, mengungkapkan terimakasih atas kepercayaan itu. Dia melihat PMI Madina selama ini sudah berjalan dengan […]

  • Tympanum Produksi Film Biola Na Mabugang 2

    Tympanum Produksi Film Biola Na Mabugang 2

    • calendar_month Jumat, 20 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    Setelah sukses di film berbahasa mandailing “Biola Na Mabugang”, Tympanum Novem Film kembali membuat skuel kedua rencananya berjudul “ Tias Ni Bugang (Biola Na Mabugang 2)”. Film garapan sutradara Askolani Nasution ini ditarget akan dirilis menjelang lebaran nanti. Saat ini tahapan penggarapan “Tias Ni Bugang” sedang tahapan dubbing atau pengisian suara, setelah beberapa minggu melakukan […]

  • SI BELE-BELE

    SI BELE-BELE

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pala muli eme di Huta Namale, dung salose sude mardege dohot mamiari eme, tarida mei alak huta i udur-udur mamorsan karung ni eme. Dung lopeh manarui eme, marayak ariannai male muse mei simanare. Adope, mangan bubur cacak ma jolo le so ro gogoi mulak muda manarui eme. Dung salose karejo sude, laos muli tu huta […]

  • Kegiatan Penambang Liar Pemkab Harus Antisipasi Dampak Penggunaan Merkuri

    Kegiatan Penambang Liar Pemkab Harus Antisipasi Dampak Penggunaan Merkuri

    • calendar_month Rabu, 11 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Ketua Pam Swakarsa Lembaga Independen Masyarakat Naga Juang, Parimpunan Siregar, meminta Pemkab Madina segera melakukan antisipasi dampak penggunaan air raksa (merkuri) terkait aktivitas penambangan liar di kecamatan itu. “Merkuri menyebabkan kerusakan pada sistem saraf meskipun hanya terpapar dalam tingkat yang relatif rendah. Hal ini terutama berbahaya bagi ibu yang sedang hamil. Perkembangan anak-anak yang […]

  • Menunggu Lemang

    Menunggu Lemang

    • calendar_month Minggu, 1 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan kecil: Askolani Nasution   Selasa, 12 Agustus 1980. Pagi-pagi pancuran sudah ramai. Anak-anak berebut delapan bilah pancuran di sebelah mesjid. Semua membawa bambu untuk memasak lemang. Sudah dipotong-potong setiap ruasnya, lalu diikat dengan tali dari kulit batang pisang. Kami menyebutnya “sarisir”, dan tentu cukup kuat untuk mengikat 6-10 ruas bambu. Anak-anak riuh. Ada yang […]

expand_less