Kamis, 25 Jun 2026
light_mode

API, BARANG BUKTI DAN BAYANGAN HITAM KRIMINALITAS DI MADINA (Bagian 2)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • print Cetak

 

KETIKA KEJAHATAN MENJADI BAGIAN DOMINAN EKOSISTEM EKONOMI

 

Oleh: Tim Mandailing Epicentrum

Masyarakat sering melihat narkotika dan rokok ilegal sebagai kasus yang berdiri sendiri.

Padahal keduanya bisa menjadi bagian dari satu ekosistem ekonomi gelap yang sedang menguasai denyut kehidupan warga.

Ketika ekonomi legal melemah, logikanya,
ekonomi ilegal mulai tumbuh.

Ketika lapangan kerja menyempit,
jalur kriminal terlihat menggiurkan.
Dan pada saat pengawasan sosial (publik, medsos dan media massa) melemah,
kejahatan mulai dianggap biasa.

Normalisasi penyimpangan (patologi) meluas.

Seperti peredaran rokok ilegal, bisa jadi adalah contoh paling nyata. Ini bukan sekadar pelanggaran kecil.

Mencakup:
• kebocoran cukai negara,
• distribusi ilegal,
• pasar bawah tanah,
• dan yang utama, menjadi pintu potensial untuk masuk jaringan kriminal lain, termasuk praktek cuci uang.

Lalu, narkotika masuk ke ruang yang sama: ruang putus asa ekonomi.

Di sana, ada anak muda tanpa pekerjaan. Desa-desa pun kehilangan kontrol sosial. Keluarga pun makin rapuh dan lemah.

Dan perlahan,
kriminalitas berubah menjadi penentu ekosistem ekonomi dan politik?

Yang paling berbahaya adalah ketika masyarakat mulai terbiasa.
Penangkapan dianggap biasa.
Penggerebekan dianggap biasa.
Berita sabu dianggap biasa.

Di titik itu,
kejahatan tidak lagi mengejutkan!

Berubah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari (normalisasi!).

Madina harus mask ke fase ekstra hati-hati.
Karena daerah yang gagal menjaga ekonomi legal dan kontrol sosial, akan sangat mudah disusupi gurita ekonomi gelap yang bergerak seperti hantu.

Dan jika negara hanya hadir saat penangkapan, maka jaringan kejahatan akan selalu selangkah lebih maju! Ngeriii!***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • SIDIMPUAN EPISENTRUM TABAGSEL, GEJOLAK DAN BARA SEKAM (Bagian 2)

    SIDIMPUAN EPISENTRUM TABAGSEL, GEJOLAK DAN BARA SEKAM (Bagian 2)

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Sidempuan Membangun: Kota Tua Itu Harus Berhenti Bertengkar dengan Dirinya Sendiri Dari konflik elite menuju gagasan besar membangun pusat baru Tabagsel Tetapi mungkin Sidimpuan memang sedang membutuhkan satu kejutan besar: sebuah alasan untuk berhenti bertarung kecil. Karena sesungguhnya, problem terbesar kota ini bukan kekurangan elite. Justru terlalu banyak elite. Terlalu banyak tokoh. Terlalu banyak […]

  • Masyarakat Madina Mayoritas Ahlussunnah Waljamaah

    Masyarakat Madina Mayoritas Ahlussunnah Waljamaah

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) –  Secara kultural mayoritas masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mayoritas berfaham Ahlussunnah Waljamaah. Hal ini dibuktikan dengan mayoritas masyarakat ketika beramal ibadah mengamalkan ajaran Ahlussunnah Waljamaah. “Fakta ini sudah terjadi sejak dahulu,” demikian dikatakan Ketua Tandfidz Nahdlatul Ulama Madina, Drs.H.Zainal Arifin Nasution,MM di Hutatinggi, Puncak Sorik Marapi, Selasa, (7/7) […]

  • Harga Kantalan Terus Turun

    Harga Kantalan Terus Turun

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga karet (kantalan-bahasan Mandailing) di tingkat petani terus mengalami peturunan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Darwis (43) petani karet di Panyabungan kepada wartawan, Kamis (18/7) mengatakan, penjualan pada Kamis pagi sekitar 7.000 hingga 7.500 rupiah per kilo gram. Pekan sebelumnya masih menembus angka 7.500 hingga 8.000 rupiah per kilo gram. “Kita […]

  • Bocah 5 Tahun Asal Kota Nopan Butuh Bantuan Dermawan

    Bocah 5 Tahun Asal Kota Nopan Butuh Bantuan Dermawan

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dewi Sri Laila Sari Gadis 5 Tahun Warga Desa Muara Botung, Kota Nopan Madina, butuh perhatian dermawan untuk biaya operasi, sebab lutut bengkok dan kaki lengket karena luka bakar pada saat usia 8 bulan. Dari penuturan Dahliana ibu kandung bocah itu pada wartawan di markas Forwakot Rabun28/8, kondisi kaki buah hatinya […]

  • Veteran Jangan Dilupakan

    Veteran Jangan Dilupakan

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Sudah 66 tahun Indonesia berada dalam atmosfer kemerdekaan, tidak terhitung nyawa yang tercabut demi perjuangan kemerdekaan itu. Di situlah, boleh dibilang peran veteran perang bicara banyak pada masanya. Dari luar pagar Istana Merdeka, Jakarta Pusat, berbondong-bondong masyarakat menjadi hadirin upacara peringatan detik-detik kemerdekaan ke-66 Indonesia yang dipimpin Presiden Susilo B Yudhoyono. Megah Istana […]

  • Belum Ada Bahasa Daerah Sumut Punah

    Belum Ada Bahasa Daerah Sumut Punah

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN,-Staf peneliti Balai Bahasa Medan Anharuddin Hutasuhut mengatakan, hingga kini belum ada bahasa ibu atau yang lebih dikenal dengan bahasa daerah di wilayah Sumatera Utara yang punah. “Jangankan punah, yang terancam punah saja belum ada. Ini tidak terlepas dari konsistennya masyarakat di Sumut menjaga nilai-nilai budaya leluhurnya, karena kalau bukan kita siapa lagi yang harus […]

expand_less