Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Insiden Madina ke Komnas HAM

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 1 Jun 2011
  • print Cetak


MEDAN –
Komnas HAM (Komisi Nasional Hak Azasi Manusia) diminta untuk melakukan penyelidikan insiden penembakan warga Huta Godang Muda Mandailing Natal, Sholat Boru Batubara, yang terjadi pada Minggu (29/5) kemarin. Peristiwa itu terjadi aksi demo di lokasi tambang PT Sorik Mas Mining (SMM) di Mandailing Natal.

Hal tersebut ditegaskan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan LSM Bitra Indonesia. Menurut Direktur LBH Medan, Nuryono, pihaknya masih melakukan investigasi terkait insiden penembakan tersebut. “Kejadian ini ada latar belakangnya pemicunya yaitu PT SMM, jadi kami minta Polda dapat mengedepankan rasa keadilan dan penegakkan hukum yang benar,” ujarnya, pagi ini.

Dia mengatakan, pihkanya meminta Komnas HAM bersama Polda Sumut untuk membentuk tim pencari fakta. “Kami meminta kepolisian dan Komnasham untuk memback up tim pencari fakta,” ujarnya.

Sementara itu, orang tua korban penembakan, Sholat Batubara, Hasanuddin Batubara saat ditemui Waspada Online mengatakan kasus penembakan anaknya dapat dipertanggung jawabkan secara hukum oleh pihak yang melakukan.

Sementara itu, Polda Sumut terus mengusut aksi bentrok antara warga dengan Brimob dikawasan Base Camp Sihayo II PT Sorikmas Mining (SMM) di Desa Huta Godang Muda Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kemarin.

Polisi telah memeriksa 16 saksi dan masih mencarai provokator dalam dalam hal ini. Kabid Humas Poldasu AKBP R Heru Prakoso, menyebutkan dari 16 saksi tersebut diantaranya, dua orang dari petugas polisi setempat, dua orang dari pihak PT SMM, empat orang dari masyarakat setempat dan delapan orang dari massa tersebut.

“Kita sudah memeriksa 16 saksi untuk dimintai keterangannya guna mendalami motif dari amuk massa tersebut,” ungkap Heru, tadi malam.

Selanjutnya Heru mengatakan, saat ini polisi masih terus menyelidiki kasus tersebut untuk mengetahui lebih jauh apa penyebab hal itu bisa terjadi. “Polisi akan terus selidiki kasus ini untuk mengetahui apa sebenarnya yang terjadi,” ucapnya.

Para korban yang terluka akibat peristiwa tersebut, menurut Heru berjumlah dua orang yakni Kapolsek Siabu AKP Syahril Daulay dan Solatiah yang merupakan salah satu dari massa yang menderita luka diketiak. “Kapolsek mengalami luka dibagian bibir karena terkena pukulan. Kemudian kedua lengan mengalami luka memar dan terkena senjata tajam serta punggung dan kepala hingga benjol,” jelas Heru.

Heru juga menjelaskan belum ada yang dijadikan tersangka dalam hal ini dan polisi terus menyelidiki dalang (provokator) yang menyulut kemarahan warga yang berujung bentrok tersebut.
Sumber : Waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Haji Dari Mandailing Era 1800-an

    Haji Dari Mandailing Era 1800-an

    • calendar_month Jumat, 10 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan: Askolani Nasution Hari itu tahun 1884. Snouck Horgronje, ahli Islam berkebangsaan Belanda, sedang singgah di Konsulat Belanda di Jeddah. Ia melihat 13 orang jemaah haji dari Mandailing di depan konsulat. Lalu dipotretnya. Mereka, para jemaah haji itu sedang melengkapi berkas untuk melanjutkan studi di Mekah. Zaman itu, memang orang pergi haji tidak sebatas menunaikan […]

  • Masyarakat Ulu Pungkut Harapkan Prioritas Perawatan Jalan

    Masyarakat Ulu Pungkut Harapkan Prioritas Perawatan Jalan

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan : Masayarakat kecamatan Ulu pungkut Kabupaten Mandailing Natal minta kepada Dinas PU Bina Marga Kotanopan agar jalan sepanjang kotanopan dan Ulu pungkut agar dirawat sekalian membersihkan pinggiran jalan (dibabat) dan membersihkan parit, karena sepanjang jalan kotanopan-ulupungkut parit-parit masih bayak yang tersumbat akibat longsor. Sepanjang jalan Kotanopan –Ulu pungkut sangat mengganggu keberadaan jalan yang masih […]

  • DPRD Sibolga Tolak Gabung ke Protap

    DPRD Sibolga Tolak Gabung ke Protap

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIBOLGA- Pengesahan Provinsi Tapanuli (Protap) oleh DPRD Sumatera Utara (Sumut) ditolak anggota DPRD Kota Sibolga sebagai aspirasi masyarakat Kota Sibolga yang menolak rencana pembentukan Protap. Berkas penolakan Protap diserahkan anggota DPRD Sibolga kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho di kantor Gubernuran belum lama ini. Hal itu dikatakan Jamil Zeb Tumori […]

  • Perampok Gasak Uang Bendahara Sekwan Labusel

    Perampok Gasak Uang Bendahara Sekwan Labusel

    • calendar_month Senin, 17 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ditodong Pistol, Rp200 Juta Uang Operasional Anggota DPRD Lewong LABUHANBATU (MO)-Labuhanbatu Selatan (Labusel) mulai tidak aman. Delapan perampok dengan menggunakan senjata api (senpi) menggasak uang operasional anggota DPRD Labusel yang baru ditarik Bendahara di Sekretariat DPRD (Sekwan) Labusel, Mahrizal (52) bersama rekannya Fauzi (27) dari kantor Unit Bank Sumut, Kota Pinang, Jumat (14/9) sekitar pukul […]

  • Pedagang Dadakan Raub Untung Di Acara Karnaval HUT Ke 78 RI di Madina

    Pedagang Dadakan Raub Untung Di Acara Karnaval HUT Ke 78 RI di Madina

    • calendar_month Rabu, 16 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Pedagang di Kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) ikut meraub berkah di acara kemeriahan dalam menyambut HUT ke 78 RI. Ditaman kota panyabungan, puluhan pedagang dadakan meraub untung diacara karnaval budaya yang diadakan dalam rangkaian memeriahkan HUT ke 78 RI di Madina. Bergam macam makanan ringan disajikan untuk […]

  • Ayo Mudik, Kawan!

    Ayo Mudik, Kawan!

    • calendar_month Minggu, 1 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    ARTIKEL (Mandailing Online) – Lebih kurang tiga tahun sudah kita “Berperang” dengan virus Corona. Perang sengit yang banyak memakan korban dan selama berlangsung banyak dampak yang ditimbulkannya. Bukan hanya krisis kesehatan semata, tapi juga upaya pencegahan yang dinilai banyak orang bertabrakan dengan kaidah spritual dan keyakinan beragama yang dimiliki. Perang terhadap virus ini tidak hanya […]

expand_less