Kamis, 14 Mei 2026
light_mode

Proyek Amburadul Dinas PU Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Okt 2010
  • print Cetak

Senin, 18 Oktober 2010 | 20:20:56
MADINA-Himbauan DPRD Mandailing Natal untuk memperbaiki Proyek Pembangunan Jalan Desa Angin Barat Baru, Kecamatan Tambangan tak digubris rekanan dan Dinas PU Madina. Karenanya dewan menindak lanjuti kasus yang merugikan keuangan negara itu hingga tuntas.
Ketua Komisi C DPRD Madina, Ins. Zubeir Lubis kepada medankoma.com, Senin (18/10) mengungkapkan kekesalannya, atas sikap yang ditunjukkan oleh pihak Dinas PU.
” Ini nggak bisa dibiarkan. Soalnya proyek ini memakai uang negara dan fungsinya untuk kesejahteraan masyarakat” ujar Zubeir.

Zubeir menilai Dinas PU Mandailing Natal tidak profesional dalam menjalankan tugasnya. Seharusnya Kadis PU Madina melayangkan surat komplein ke pihak kontraktor terkait pengerjaan proyek jalan yang tidak sesuai standart mutu dan kualitas ini. Selain itu, PU juga harus menindak oknum pengawas yang ditugaskan oleh pihak PU karena dinilai lalai.

“Demikian halnya juga dengan pihak kontraktor. Profesionallah dalam mengerjakan proyek, jangan hanya mikirkan untung besar saja. tapi lihat jugalah kualitas proyeknya. Kami DPRD Madina, khususnya yang berasal dari Mandailing Julu merasa amat kecewa. Pemkab sudah seharusnya selektif dalam memilih kontraktor dalam proyek pembangunan di Madina ini. Kalau tidak hancurlah kita” imbuhnya.
Lebih lanjut Zubeir menegaskan, pihaknya akan memanggil PU Madina untuk meminta pertanggungjawabannya, terkait persoalan ini. Namun DPRD masih menunggu pengaduan resmi dari warga Desa Angin Barat Baru.
“Persoalan ini akan terus kita lanjutkan. Masyarakat sudah kita sarankan membuat pengaduan untuk lebih formal. Mungkin dalam dua hari ini akan sampai ke DPRD. Bila mentok juga, kasus ini akan kita giring ke jalur hukum” tutup Zubeir.(Pen)
sumber:gomedan

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • NUSANTARA BERUTANG KEPADA KHILAFAH

    NUSANTARA BERUTANG KEPADA KHILAFAH

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Khilafah adalah sistem kepemimpinan Islam setelah kepemimpinan Nabi Muhammad saw. Khilafah bertugas untuk menjaga agama dan mengatur urusan dunia (li-hirasah ad-din wa siyasah ad-dunya’). Khilafah juga wajib menyebarkan dakwah Islam ke seluruh dunia. Allah SWT berfirman: وَمَآ أَرْسَلْنَاكَ إِلاَّ كَآفَّةً لِلنَّاسِ Kami tidak mengutus engkau melainkan kepada seluruh umat manusia (TQS Saba’ [34]: 28). Nusantara […]

  • RAPBD Tahun 2014 diajukan 847 Milyar

    RAPBD Tahun 2014 diajukan 847 Milyar

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Plt. Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution mengajukan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2014 sebesar 847 milyar rupiah pada sidang paripurna DPRD Madina, Senin (2/12/2013). Dalam nota keuangan yang disampaikan itu, pendapatan  sebesar 847 milyar lebih itu terdiri dari terget Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp.50 milyar, […]

  • Kekerasan Seksual Merajalela, Siapa Harus Bertanggung Jawab?

    Kekerasan Seksual Merajalela, Siapa Harus Bertanggung Jawab?

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Warga Kota Padangsidimpuan digemparkan dengan kasus seorang siswi SMU yang dikabarkan menjadi korban kekerasan seksual (pemerkosaan) oleh seorang supir angkot di dalam angkot tersangka/pelaku. Menurut keterangan ataupun laporan Kasi Humas, Polres Padangsidimpuan, AKP K Sinaga menjelaskan kronologi kejadian yang menimpa siswi SMU tersebut ketika pulang sekolah menaiki angkot […]

  • Madina Tolak Kebijakan Sekolah 8 Jam Sehari

    Madina Tolak Kebijakan Sekolah 8 Jam Sehari

    • calendar_month Rabu, 14 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang akan menerapkan sekolah 8 jam sehari sangat tidak populis dan perlu dikaji ulang. Kebijakan itu sepaket dengan rencana masa 5 hari per pekan yang akan ditereapkan pada  Tahun Ajaran 2017-2018. “Durasi 8 jam sehari ini dinilai akan mematikan jam belajar di madrasah […]

  • Bansos Sumut di Madina Terkendala Indomie

    Bansos Sumut di Madina Terkendala Indomie

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga kini Pemkab Madina belum mampu menuntaskan penyaluran bansos tahap I dari Pemprov Sumut di Kecamatan Panyabungan, Madina. Pemkab Madina menyatakan pasokan Indomie belum cukup, penyebab kendala penyaluran. Mie instan merek Indomie dijadikan salah satu bahan pangan dalam paket bantuan sosial (bansos) itu selain beras, minyak makan dan gula putih. “Indomie […]

  • 35 Imigran Gelap Asal Srilanka Terdampar di Mandailing Natal

    35 Imigran Gelap Asal Srilanka Terdampar di Mandailing Natal

    • calendar_month Senin, 19 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA, (MO)- Akibat mengalami kerusakan kapal di tengah laut, 35 orang imigran gelap asal Srilanka tujuan Australia terdampar di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Para imigran tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan tradisional di Kecamatan Natal. Ketika itu kapal motor mereka tengah terombang-ambing di Laut Selat India. Para nelayan tradisional berusaha menolong dengan menarik kapal […]

expand_less