Kontraktor Rehab Jalan Adian Jior-Hutabargot Abaikan K3 Penyiraman Air Secara Berkala. Akibatnya Jalanan Dipenuhi Debu
- account_circle Muhammad Hanapi
- calendar_month 1 menit yang lalu
- print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Proyek rehab ruas jalan Adian Jior – Hutabargot senilai Rp471,7 Juta saat ini sedang berjalan. Namun proyek itu menimbulkan debu tebal sehingga membuat pengguna jalan tidak nyaman seolah standar K3 diabaikan yakni mengharuskan penyiraman air secara berkala.
Perlu diketahui, proyek yang sumber dananya dari BKP tahun 2026 ini dikerjakan oleh CV.Namburak dengan tanggal kontrak 18 agustus 2026. Masa pelaksanaan sendiri selama 90 hari kalender sesuai dengan pelank data yang terpajang di areal proyek tersebut.
Dari data yang diperoleh bahwa Spesifikasi di RUP jelas Rehabilitasi dengan Laston Lapis Aus (AC-WC) Tebal 5 cm + Marka Termoplastik + Patching 30% + Lapis Fondasi Agregat Kelas A, Lebar 4,50 m.
Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat satu pun alat berat Finisher atau Tandem Roller untuk penghamparan hotmix AC-WC. Yang terlihat hanya bekas kerukan bahu jalan dan tumpukan tanah yang menjadi sumber debu.
Jika kontrak 18 Agustus, kini sudah memasuki hari ke-70. Sisa waktu tinggal 20 hari lagi. Mungkinkah hotmix 5 cm + marka termoplastik selesai dalam 20 hari di atas jalan yang masih tanah berdebu.(*)
- Penulis: Muhammad Hanapi




