Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Peluang Bebas Bupati Madina Sangat Kecil

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 27 Sep 2013
  • print Cetak


PANYABUNGAN (Mandailing Online)
– Ketua Perhimpunan Advokad Indonesia (Peradi) wilayah Tabagsel, Ridwan Rangkuti, SH.MH kepada wartawan, Kamis (27/9/2013) memprediksi sangat kecil peluang Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara bebas dari vonis pidana pengadilan.
“Berdasar analisis secara yuridis, sesuai dengan kewenangan KPK, maka dapat disimpulkan sementara bahwa kecil kemungkinannya Hidayat Batubara bebas dari tutuntan jaksa, dalam arti tindak pidana yang dituduhkan kepada Hidayat Batubara tidak terbukti,” katanya.

“Faktanya adalah belum ada satu kasus korupsi yang disidik KPK kemudian dibebaskan hakim di pengadilan, semuanya masih terbukti dan dihukum. Karena KPK dalam menetapkan seseorang menjadi tersangka berdasarkan 2 alat bukti,” katanya.

Jika 2 alat bukti tersebut sudah terpenuhi, maka cukup alasan hukum bagi hakim untuk menetapkan seseorang terbukti melakukan tindak pidana korupsi.

“Dalam kasus Hidayat Batubara, KPK telah menemukan minimal 2 alat bukti, yaitu keterangan saksi Khairul Anwar Daulay (mantan Kadis PU Madina) dan Surumg Panjaitan (kontraktor) serta barang bukti berupa uang suap Rp.1 M, sehingga cukup beradasar hukum bagi penyidik KPK menetapkan Hidayat Batubara sebagai tersangka penerima suap yang dikualifikasikan sebagai tindak pidana korupsi,” lanjutnya.

“Untuk itu saya menghimbau kepada seluruh PNS Madina agar tetap bekerja seperti biasa, jangan terpengaruh oleh issu bahwa kasus yg menimpa Bupati Madina karena karena pengaduan sekelompok orang atau atau ormas tertentu, semua itu tidak benar, kasus yang menimpa Bupati Madina murni hasil kerja intelinjen KPK yang kemudian ditindak lanjuti dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh penyidik KPK,” imbuhnya.

“Jadi bukan karena pengaduan siapapun ke KPK, jangan ada yang merasa pahlawan atau berjasa dalam kasus ini. Biarkan proses hukum berjalan. Para PNS dan masyarakat jangan mudah dipengaruhi oleh orang yang ingin mengeruk keuntungan pribadi atau kelompok dalam kondisi Madina yang terpuruk seperti sekarang ini, PNS harus tunjukkan loyalitas, kesetiaan kepada siapapun yang menjadi Bupati Madina nantinya dan mayarakat butuh layanan yang prima, yang pasti Dahlan Hasan Nasution tidak lama lagi akan menjadi plt. Bupati Madina,” katanya.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 900 guru non PNS menanti tunjangan

    900 guru non PNS menanti tunjangan

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Sekitar 900-an guru non pegawai negeri sipil yang terdiri guru-guru madrasah di bawah lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal menanti realisasi dicairkannya dana tunjangan fungsional dari Kantor Perbendaharaan Negara ( KPN) yang akan ditrasfer ke rekening masing-masing. Keterangan diperoleh dari para guru non PNS ini di Panyabungan, siang tadi mengakui, pihak kantor […]

  • Ruangan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Disegel Anggota Dewan

    Ruangan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Disegel Anggota Dewan

    • calendar_month Selasa, 18 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Gara-gara Pimpinan DPRD Dinilai Tidak Istiqomah Panyabungan (MO) – Dua dari tiga ruangan pimpinan DPRD plus ruang Sekretaris DPRD hingga hari ini, Selasa (18/9) masih tutup akibat disegel oleh sejumlah anggota dewan Jum’at pekan lalu. Kedua ruangan yang tersegel masing-masing ruang kerja Ketua DPRD Madina As Imran Khatamy Daulay (politisi Golkar) dan Wakil Ketua DPRD […]

  • Akhirnya! DK PBB Keluarkan Resolusi Penghancuran Senjata Kimia Suriah

    Akhirnya! DK PBB Keluarkan Resolusi Penghancuran Senjata Kimia Suriah

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    NEW YORK, – Dewan Keamanan PBB akhirnya mengesahkan resolusi yang memerintahkan penghancuran senjata kimia Suriah. Dengan suara bulat, negara-negara anggota DK PBB juga mengecam serangan gas beracun di Damaskus, Suriah bulan Agustus lalu. Ini merupakan resolusi DK PBB pertama mengenai konflik Suriah yang telah berlangsung 30 bulan. Sebelumnya, tiga resolusi mengenai Suriah selalu digagalkan oleh […]

  • Gagalnya Revisi UU ITE

    Gagalnya Revisi UU ITE

    • calendar_month Kamis, 25 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Susi Ummu Ameera Pegiat literasi tinggal di Medan “Iklim demokrasi pasti mati” begitulah ungkapan Muslim Arbi sebagai pengamat sosial politik dalam menanggapi hasil survey Indikator Politik Indonesia yang memperlihatkan bahwa 53,7 persen anak muda setuju UU ITE direvisi. Ungkapan seperti ini adalah wajar. Kita bisa melihat semakin banyak masalah yang muncul dan demokrasi tidak […]

  • Yang Mencuat, Yang Menguat, Yang Mengkerucut

    Yang Mencuat, Yang Menguat, Yang Mengkerucut

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan: Ludfan Nasution Momentum Pilkada Madina 2015 makin dekat. Diperkirakan Juni 2015 KPU Madina sudah mengawali tahapannya. Wacana tentang Balon memanas. Suasana makin hangat. Beberapa nama baru tampak mencuat, seperti Ikhsan Batubara, Irwan Daulay, Aspan Sofiyan Batubara (mantan Plt. Bupati Madina pasca Amru Daulay) dan Iskandar Siregar (PNS di Pemkab Madina yang juga didukung […]

  • Ada Tiga Skenario yang Bisa Batalkan Jokowi Jadi Presiden

    Ada Tiga Skenario yang Bisa Batalkan Jokowi Jadi Presiden

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Walau telah ditetapkan sebagai pemenang Pemilu Presiden 2014 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), masih ada beberapa hal yang bisa mengganjal Joko Widodo sebelum dilantik sebagai Presiden RI. Setidaknya, kata Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman, ada tiga skenario yang dapat batalkan pelantikan Jokowi. Pertama, permohonan untuk mundur dari posisinya sebagai Gubernur […]

expand_less