Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Ziarah ke Makam Syekh H. Bahauddin Hasibuan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 18 Sep 2022
  • print Cetak

Oleh : Muhammad Isamuddin
Mahasiswa Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas

Berziarah ke kubur bagi masyarakat muslim Indonesia merupakan hal yang lumrah, bahkan menjadi tradisi. Ziarah tidak hanya dilakukan laki-laki, perempuan pun ikut meramaikan kuburan. Tawaran pahala yang besar sebesar dua qiradh dan keinginan untuk mendo’akan kerabat yang telah meninggal menjadi alasan untuk menuju kuburan.

Di Indonesia sebagian besar masyarakat muslim melakukan ziarah kubur dengan berbagai macam motivasi. Ada di antara mereka yang aktif berziarah kubur ke makam orang tua di hari tertentu untuk berkirim do’a, ada juga yang pada bulan-bulan tertentu secara rombongan berziarah ke makam para wali dan kiai dengan tujuan bertabarruk, dan lain sebagainya.

Ada beberapa macam motivasi orang melakukan ziarah kubur:

Pertama, ziarah kubur dengan tujuan untuk mengingat mati dan akhirat. Ziarah dengan motivasi ini bisa hanya dengan melihat kuburan atau komplek pemakaman saja tanpa harus tahu siapa yang bersemayam di dalam kuburan.

Kedua, ziarah kubur dengan tujuan untuk mendo’akan orang yang ada di dalam kuburan. Menurut Syekh Nawawi ziarah dengan tujuan ini disunahkan bagi setiap orang muslim. Tentunya kuburan yang dikunjungi juga kuburan yang di dalamnya bersemayam jenazah orang muslim, pun tidak harus kuburan keluarga sendiri.

Di Indonesia ada beberapa daerah yang memiliki budaya dimana pada waktu-waktu tertentu biasanya menjelang puasa Ramadan masyarakat kampung berkumpul di satu komplek pemakaman untuk bersama-sama mendo’akan ahli kubur yang ada di komplek tersebut, baik ahli kubur itu keluarga sendiri maupun orang lain. Kegiatan semacam ini lazim disebut dengan nyadran.

Kebiasaan berkumpul di makam ini juga terjadi setiap saat di Desa Simaninggir Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utraa yaitu di makam Syekh H. Bahauddin Hasibuan dengan motivasi untuk tabarruk atau mendapatkan keberkahan. Ziarah dengan tujuan ini disunahkan dengan mengunjungi kuburnya orang-orang yang dikenal baik pada waktu hidupnya.

Ziarah dengan motivasi ini juga sangat sering dilakukan oleh masyarakat muslim di Indonesia khususnya warga Nahdliyin.

Pada waktu-waktu tertentu mereka secara berombongan berziarah ke makam para wali dan para kiai yang dipandang memiliki kedekatan dengan Allah dan berjasa dalam berdakwah menebarkan agama Islam di masyarakat.

Selanjutnya, ziarah kubur dengan motivasi untuk memenuhi hak ahli kubur yang diziarahi, seperti ziarah ke makam orang tua.

Di daerah tertentu ada budaya dimana setiap Jumat Kliwon, atau di sore hari Kamis sebelum Jumat Kliwon masyarakat menziarahi makam orang tuanya. Ini dilakukan sebagai tanda bakti seorang anak bagi orangtuanya. Meski mendo’akan orang tua bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja, namun dengan menziarahi kuburnya di waktu tertentu diharapkan akan menjadikan si anak akan selalu ingat dan tidak dengan mudah melupakan akan jasa orang tua.

Namun, akhir-akhir ini kita banyak dihebohkan dengan adanya makam keramat dimana keramat dalam suatu anggapan masyarakat tertentu adalah tempat yang dikeramatkan karena tempat bersemayamnya arwah leluhur yang memiliki kekuatan gaib. Pada suatu waktu di tempat keramat dijadikan pusat kegiatan keagamaan, yakni persembahan-persembahan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Dalam situs religius ini, setiap tingkah laku manusia dikeramatkan yang diiringi dengan suasana hati dan motivasi yang ditimbulkan oleh simbol-simbol sakral dalam diri manusia.

Maka, supaya tidak terjadi hal yang semacam itu pada makam Syekh H Bahauddin Hasibuan, setiap masyarakat atau santri-santri yang datang untuk ziarah diajarkan terlebih dahulu tentang tuntunan syariat Islam dalam berziarah supaya ziarah yang dilakukan berpahala.

Beberapa tuntutan dalam berziarah ke kubur supaya berpahala sebagai berikut : Mengingat tujuan utama dalam berziarah, tidak boleh melakukan safar dalam berziarah, mengucapkan salam ketika masuk dalam komplek pemakaman, tidak memakai sandal dalam komplek pemakaman, tidak boleh duduk di atas kuburan, tidak mengucapkan al Hujr (ucapan yang bathil), dan mendoakan mayat.

Dengan adanya ajaran tentang tuntunan dalam berziarah mudah-mudahan makam-makam wali Allah terhindar dari masyarakat-masyarakat yang berpikiran bahwa dengan berziarah ke kubur dapat mengabulkan hajat atau keinginan.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Penjelasan Pemkab Madina Terkait Harga dan Regulasi Baru LPG 3kg

    Ini Penjelasan Pemkab Madina Terkait Harga dan Regulasi Baru LPG 3kg

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Langkanya gas LPG 3kg masih jadi isu hangat di tengah masyarakat. Persoalan yang menjadi pemicu kelangkaan dan mahalnya harga terus menjadi sorotan. Kondisi itu diperparah ditemukannya oleh konsumen gas 3 kg isinya diperkirakan hanya 1 kg saja. ” Hanya 10 menitan saja pak, gas nya sudah habis, padahal saya baru beli […]

  • Puncak HUT ke-58 Golkar di Madina Ditandai Tasyakuran dan Masuk Kantor Baru

    Puncak HUT ke-58 Golkar di Madina Ditandai Tasyakuran dan Masuk Kantor Baru

    • calendar_month Kamis, 20 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Partai Golkar Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menandai puncak perayaan HUT (Hari Ulang Tahun) ke-58 partai dengan tasyakuran masuk kantor baru. Puncak perayaan dilaksanakan di halaman kantor partai, Jalan Willem Iskandar, Kelurahan Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut. Selain tasyakuran, DPD Golkar Madina juga memberikan santunan kepada anak […]

  • Kegiatan Penambang Liar Pemkab Harus Antisipasi Dampak Penggunaan Merkuri

    Kegiatan Penambang Liar Pemkab Harus Antisipasi Dampak Penggunaan Merkuri

    • calendar_month Rabu, 11 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Ketua Pam Swakarsa Lembaga Independen Masyarakat Naga Juang, Parimpunan Siregar, meminta Pemkab Madina segera melakukan antisipasi dampak penggunaan air raksa (merkuri) terkait aktivitas penambangan liar di kecamatan itu. “Merkuri menyebabkan kerusakan pada sistem saraf meskipun hanya terpapar dalam tingkat yang relatif rendah. Hal ini terutama berbahaya bagi ibu yang sedang hamil. Perkembangan anak-anak yang […]

  • Model asal Sumbar jadi Putri Indonesia 2013

    Model asal Sumbar jadi Putri Indonesia 2013

    • calendar_month Minggu, 3 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, (MO)- Putri Indonesia Sumatera Barat, Whulandary Herman, secara resmi menyandang gelar Putri Indonesia 2013. “Ini adalah pemilihan terbesar dan mimpi saya sejak kecil. Namun saya rasa ini adalah impian banyak perempuan Indonesia, dan saya bangga bisa mewakili mimpi seluruh perempuan Indonesia,” ujar Whulandary usai final pemilihan Putri Indonesia 2013 di Jakarta, Jumat. Whulandary adalah […]

  • Wabup Atika Buka Seminar Ilmiah di GSG

    Wabup Atika Buka Seminar Ilmiah di GSG

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution membuka Seminar Ilmiah di Gedung Serbaguna, Desa Parbangunan, Panyabungan, Jumat (12/8/2022). Seminar dengan tema ‘Mahasiswa Penting Mahasiswa Peduli Stunting, Ciptakan Generasi Emas, Cerdas, Kreatif, dan Inovatif’ tersebut menghadirkan pembicara yaitu, Drs Askolani Nasution dan Abdul Latif Lubis. Dalam sambutannya, Atika menyampaikan bangga […]

  • Jakfar Sukhairi Calbup Pendaftar Pertama di PKB

    Jakfar Sukhairi Calbup Pendaftar Pertama di PKB

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal Calon Bupati Madina, HM Jakfar Sukhairi Nasution mendaftar di DPC PKB Madina, Rabu (27/11/2019). Beliau balon bupati yang mendaftar di PKB setelah partai ini membuka pandaftaran bagi balon bupati Madina hari ini. Jakfar Sukhairi yang saat ini mejabat wakil bupati Madina. Tercatat juga Jakfar Sukhairi merupakan salah satu […]

expand_less