Senin, 21 Sep 2026
light_mode

E-Voting salah satu alat Pemilu yang syah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 21 Sep 2010
  • print Cetak

Kepala Badan Pengkajian danPenerapan Teknologi (BPPT), Dr Marzan A. Iskandar mengatakan,pemilihan umum secara elektronik atau e-voting menjadi alternatif,karena berdasarkan hasil Yudisial Review dari Mahkamah Konstitusi,bahwa e-voting merupakan salah satu alat pemilihan yang syah.

Oleh karena itu, mulai saat ini metodologinya akan disusun,karena pada Mei 2010 yang lalu sudah diadakan dialog nasionalmengenai e-voting, dan salah satu rekomendasinya adalahmemasyarakatkan e-voting.

Salah satu yang kita tempuh disini adalah melakukan lombarancang bangun e-voting yang didesain kas oleh bangsa Indonesiasendiri, kata Marzan di sela-sela pelaksanaan seleksi final lombarancang bangun TIK untuk Pemilu e-voting yang diadakan di BPPT,Jakarta, Selasa (21/9).

Seleksi final lomba rancang bangun e-voting tersebut dikuti 8nominator, lima nominator peserta perorangan, yakni Eki dari timSarang-Tawon Surabaya, Fajar dari tim Tigger Australia, SalmanSalsabila merupakan tim 1337 Depok, Bagus Karuniawan dari timLukman 1214 Surabaya, dan Kristian Ibrahim dari tim Angin Mammiri,Jakarta.

Sedangkan tiga nominator peserta institusi, Pemda Jembrana Bali,CV Multi Computer System Bali, dan eDemocracy & GovernanceInstitute asal Cimahi Jawa barat.

Menurut Marzan, dari presentasi yang telah dilakukan oleh limanominator peserta perorangan tersebut dinilai baik, dan nanti akandiseleksi, kemungkinan satu desain atau dikombinasikan dengandesain yang lain, sehingga nanti akan menghasilkan satu desaine-voting kas Indonesia.

Hasil desain dan produk sistem informasi dari peserta lombarancang bangun e-voting dengan kategori perorangan dan institusiakan dilakukan pengkajian dan pengembangan lebih lanjut agar layakmasuk dalam skema industri, sehingga diproduksi secara ekonomisoleh industri lokal Indonesia setelah dinyatakan layak untukdigunakan dalam pemilihan umum 2014.

Kita punya rencana, para peserta yang masuk final tersebut akandijadikan sebagai suatu tim yang bisa memberikan masukan untukperbaikan atau revisi UU Pemilu, misalnya tata caranya apakah perluada perbaikan-perbaikan yang disesuaikan dengan kemajuan teknologi,ungkapnya.

Disamping mereka bisa bekerja untuk menyempurnakan sistem, jugadiharapkan menjadi desain nasional, dan BPPT akan memfasilitasi.Setelah desain jadi, akan dibuat prototipe, selanjutnya prototipetersebut diuji, diaudit, diverifikasi, kemudian diusulkan sebagaidesain nasional untuk sistem pemilihan di Indonesia, paparnya.

Lomba tersebut bertujuan untuk menggali potensi kreativitas daninovatif dari seluruh masyarakat Indonesia guna mengembangkansistem dan perangkat e-voting yang bisa digunakan dalam pelaksanaanPemilu di Indonesia yang memenuhi azas LUBER (langsung umum, bebasdan rahasia) dan JURDIL (jujur dan adil).

Sementara itu, yuri terdiri dari pakar teknologi/Kepala BPPT,Dr. Ir. Marzan A. Iskandar, pakar hukum tata negara/Watimpres,Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, pakar teknis pemilu/Anggota KPU, Drs.Abdul Azis, MA
sumber:Kominfo

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Umumkan 10 Nama Calon Anggota KPU Madina

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim Seleksi Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mandailing Natal (Madina) telah mengumumkan 10 nama hasil penyaringan, Rabu (18/9/2013). Ketua Tim Seleksi, M. Yusuf Nasution, M.si kepada wartawan mengatakan 10 nama ini hasil penyaringan dari 17 orang di tahapan seleksi wawancara. “Jadi 10 orang inilah yang lolos dan memenuhi persyaratan untuk […]

  • Satu Rumah Terbakar di Kayu Jati

    Satu Rumah Terbakar di Kayu Jati

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kebakaran menghanguskan satu unit rumah kediaman Hakim Sihombing di kawasan Banjar Gereja, Kelurahan Kayu Jati, Panyabungan, Mandailing Natal, Jum’at (11/09). Sejumlah warga menyatakan, peristiwa terjadi sekira pukul 08.30 WIB. Kebakaran diduga akibat arus pendek listrik. Saat kejadian, pihak keluarga sedang tidak  berada di rumah, Hakim Sihombing sendiri saat itu dikabarkan berada […]

  • Pemuda LIRA Madina Gelar Aksi Peduli dan Berbagi

    Pemuda LIRA Madina Gelar Aksi Peduli dan Berbagi

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di masa pandemi covid-19 dan pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), berbagai upaya sosial dilakukan sejumlah kalangan untuk membantu masyarakat yang terdampak, sekaligus melakukan himbauan pentingnya menjaga kesehatan. Seperti yang dilakukan pengurus DPD Pemuda LIRA Kabupaten Mandailing Natu (Madina), Kamis (03/09/2021) di Panyabungan. Pemuda LIRA turun ke jalan di bawah teriknya sinar […]

  • Kursi Kosong DPRD Madina Akan Diisi Ludfan Nasution

    Kursi Kosong DPRD Madina Akan Diisi Ludfan Nasution

    • calendar_month Kamis, 19 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu kursi DPRD Mandailing Natal (Madina) akan diisi oleh Ludfan Nasution,S.Sos. Kursi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu kosong setelah ditinggalkan Muhammad Jafar Sukhairi Nasution yang mengundurkan diri karena mencalon sebagai calon wakil bupati Madina pada Pilkada Madina 2015. Kepastian Ludfan Nasution yang akan mengisi kursi kosong itu berdasarkan surat Ketua DPRD […]

  • Guru di Kota Berlebih, di Desa Terpencil Kekurangan

    Guru di Kota Berlebih, di Desa Terpencil Kekurangan

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penyebaran tenaga pendidik di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tidak  proporsional. Guru menumpuk di sekolah-sekolah daerah perkotaan, sementara di  daerah pinggiran dan pedalaman banyak sekolah yang kekurangan guru, bahkan  banyak sekolah dasar yang hanya dididik oleh 2 atau 3 orang guru saja. “Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan. Dan pemerintah terkesan mengabaikan […]

  • Kenangan Huraba Desa Penghasil Bebek

    • calendar_month Minggu, 26 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Desa Huraba Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal sudah sejak zaman dahulu terkenal sebagai penghasil bebek petelur, namun sekarang ini akibat perkembangan zaman hal tersebut hanya tinggal kenangan saja. Dalam rentang 5 tahun terakhir, jumlah peternak bebek petelur di desa ini sudah turun tajam. Itu kontras sekali dengan 5 tahun lalu, dimana […]

expand_less