Rabu, 4 Mar 2026
light_mode

2 Truk Terperosok Macet 33 Jam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
  • print Cetak


MADINA-
Dua truk over tonase bermuatan kayu dan cangkang kelapa sawit terperosok di pinggir jalan tikungan tajam dan tanjakan di perbatasan Desa Tombangkaluang, Batang Natal, Madina. Akibatnya arus lalu-lintas macet sekitar 33 jam.
Informasi dihimpun METRO, dua truk tersebut melintas dari arah berlawanan, Rabu (10/8) malam sekira pukul 19.00 WIB. Truk bermuatan kayu datang dari arah Natal, sedangkan truk cangkang melaju dari arah Tapanuli Selatan
Ketika melintas di lokasi jalan yang menanjak selebar enam meter jika dari arah Natal, sopir truk bermuatan kayu tidak bisa mengendalikan laju truknya dan mundur melawan arah yaitu ke arah kanan badan jalan dan terperosok ke parit jalan. Akibatnya, sumbu belakang truk terlihat patah.
Sedangkan sopir truk bermuatan cangkang terpaksa membanting setirnya ke drainase atau parit di pinggir kanan jalan. Kedua truk itu pun sama-sama tak lagi berada di sisi jalan yang seharusnya. Sedangkan lebar jalan yang bisa dilalui tinggal 1,5 meter.
Pantauan METRO, hingga Kamis malam sekira pukul 23.00 WIB, antrean kemacetan kendaraan yang ingin melintasi daerah itu masih tetap terjadi dengan panjang antrean sekitar 4 kilometer. Untuk melewati kemacetan tersebut pengendara harus menunggu hingga sekitar 4 jam. Arus lalu-lintas baru bisa normal Jumat (12/8) pagi sekira pukul 04.00 WIB, setelah kedua truk berhasil keluar dari tempat terperosoknya
Andi (35) salah seorang sopir truk kepada METRO menuturkan, persitiwa seperti itu telah sering terjadi di jalan lintas pantai barat. Penyebabnya karena jalan sempit dan medan jalan yang sulit dilalui. Kondisi ini diperparah lagi dengan medan jalan yang berbukit dan tebing terjal yang mengancam setiap pengendara kendaraan bermotor baik roda dua hingga roda 10.
”Kalau terperosok seperti ini sudah sangat sering Pak. Setiap hari pasti ada kemacetan akibat truk yang nyangkut dan terperosok akibat kecilnya lebar jalan dan tikungan serta tanjakan yang sangat menantang,” ujarnya.
Saat ditanya tonase kendaraan yang melintas, Andi mengakui berat dan beban kendaraan memang tidak sepadan dengan kondisi badan jalan di pantai barat. Namun, kata Andi, dirinya hanya sebagai sopir dan tak tau menahu tentang peraturan tersebut.
Sementara Bupati Madina melalui Kepala Dinas Perhubungan Harlan Batubara SH kepada METRO belum lama ini menegaskan, setiap hari terjadi pelanggaran peraturan di jalan lintas pantai barat terutama kelebihan tonase truk. (wan)
Sumber : Metro_Tabagse

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut HUT Madina, Perayaan Meningkat di Kecamatan

    Sambut HUT Madina, Perayaan Meningkat di Kecamatan

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Jika selama ini kegiatan-kegiatan Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang berskala besar terfokus di Panyabungan, tahun ini ditarget akan ada perubahan. Sejumlah kecamatan akan mendapat gawean besar. Selain itu, HUT Madina ke-13 yang jatuh pada 9 Maret nanti, akan mengambil thema “Melalui hari jadi ke-13 tahun 2012, paiasma rohamu, […]

  • Puluhan Tahun Mencari Keluarga, Bertemu di Huta Pungkut Julu

    Puluhan Tahun Mencari Keluarga, Bertemu di Huta Pungkut Julu

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Alhamdulilah,kegiatan menelusuri dan melacak lokasi kampung dan keturunan keluarga pak Samsudin Ismail Lubis di tanah leluhurnya Mandailing telah berhasil pada hari Jum’at 25 September 2015 di Desa Huta Pungkut Julu Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal, Sumatera Utara. Kegiatan penelusuran keturunan keluarga ini diselenggarakan oleh IMAMI (Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia). Di Malaysia diorganisir oleh IMAMI Indonesia, […]

  • 340 CPNS USU lulus tahap I

    340 CPNS USU lulus tahap I

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Dari 1.295 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang mengikuti tes di lingkungan Universitas Sumatera Utara (USU), hanya 340 peserta yang dinyatakan lulus tes tahap pertama. Untuk tahun 2010 ini, USU akan menerima 91 orang CPNS, 38 orang untuk formasi tenaga pengajar, dan 53 orang untuk tenaga fungsional umum, hal ini dikatakan Humas USU, […]

  • IPW: Kompol M Hasan Dicopot Karena Kasus SIM

    IPW: Kompol M Hasan Dicopot Karena Kasus SIM

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Medan – Kasat Lantas Polresta Medan, Kompol M Hasan, dicopot dari jabatannya dan dimutasi sebagai Perwira Menengah (Pamen) di Rorena Polda Sumut. Hal itu tertuang dalam Telegram Rahasia Kapolda Sumut nomor ST/1208/X/2015, tertanggal 16 Oktober 2015. Menanggapi hal itu Ketua Presidium Indonesi‎a Police Watch (IPW), Neta S Pane, mengatakan bahwa Kompol M Hasan dimutasi, […]

  • Napi Wanita Disetrum Petugas LP

    Napi Wanita Disetrum Petugas LP

    • calendar_month Minggu, 17 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BINJAI- Nora Br Damanik, narapidana (napi) yang tersangkut kasus penipuan yang ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas II A Binjai, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Binjai Barat, distrum petugas LP, hanya gara-gara dituduh meracuni Sri Wardani, penjaga LP di Blok C. Nora yang ditemui wartawan Sumut Pos, Jumat (15/7) mengaku, petugas LP membabi buta menyetrumnya. “Kejadian […]

  • Passing Grade Honorer K2 Lentur

    Passing Grade Honorer K2 Lentur

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pendaygunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar mengaku, dalam penetapan kelulusan honorer kategori dua (K2) tidak diberlakukan passing grade secara nasional. Alasannya, jika diterapkan secara nasional maka akan banyak yang tidak lulus menjadi CPNS. “Jujur saja, passing grade tidak berlaku untuk honorer K2. Kalau diberlakukan, ya banyak yang tidak lulus terutama […]

expand_less